HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Begini Cara Asik Menanam Cabai Hijau, Dijamin Ciamik!!

Distributor Mulsa Plastik Hitam Perak - Lim Corporation

Tanaman cabai tumbuh dengan optimal di tanah yang gembur, subur dan juga mengandung bahan organik di ketinggian dibawah 1400 m dpl. Di daerah dataran tinggi tanaman cabai dapat tumbuh tetapi, tidak mampu berproduksi secara maksimal serta curah hujan 800-2000 mm/tahun. Penyinaran matahari secara penuh dengan suhu ideal sekitar 24-28° Celcius serta dejarat keasamaan sekitar 6-7 pH.

Persiapan Lahan dan Jarak Lubang Tanam 

Pengolahan lahan dapat dilakukan dengan cara manual (cangkul) atau dengan mesin (pembajakan) lahan dicangkul pada kedalaman ± 30 cm. Lahan tegalan lakukan pengolahan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak sedalam 30-40 cm sampai gembur, kemudia ratakan dan bersihkan. Kemudian dilanjutkan dengan membuat bedengan dengan lebar 1-1,2 meter, tinggi 30 cm dan jarak antar bedengan sekitar 30-50 cm, dengan jarak lubang tanam 50 x 70 cm. Sedangkan untuk pengolahan untuk jenis lahan sawah dapat dimulai dengan mencangkul atau dibajak, kemudian dilanjutkan dengan membuat sejumlah bedengan lebar 1,5 m dan untuk setiap jarak bedengan sekitar 50 cm, kemudian lebar dengan 50 cm dengan jarak lubang tanam 50 x 40 cm.

BACA JUGA:

Pemilihan Benih Cabai Hijau

Keberhasilan dalam budidaya cabai hijau sangat dipengaruhi oleh kualitas benih yang digunakan, resisten terhadap hama dan penyakit dan kemampuan adaptasi tinggi. Perbanyakan cabai diperoleh dengan cara generatif (benih) yang dapat dibuat sendiri atau membeli langsung benih yang telah siap tanam. Terdapat jenis varietas cabai unggul yang dapat kita temui, keberadaan di setiap distributor benih di kios-kios pertanian, apabila perbanyakan cabe membuat sendiri dianjurkan untuk memilih indukan yang sehat, produktivitas tinggi dan resisten terhadap hama dan penyakit.

Persemaian cabai dapat dilakukan dengan cara menyayat kulit buah, lalu mengambil biji pada bagian tengah untuk dikeringkan di bawah terik matahari kurang lebih 3 hari. Penyemaian dapat menggunakan polybag atau plastik transparan kecil berkomposisi bahan berupa tanah, arang sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Sebelum dilakukan kegiatan persemaian, lakukan terlebih dahulu dengan merendam benih ke dalam air hangat selama 3 jam, kemudian buang benih terapung dan gunakan bibit yang tenggelam.

Masukkan benih ke dalam polybag dengan dalam 1/2 cm, kemudian siram supaya kelembabannya terjaga, kemudian  susun polybag dengan rapi dan berikan naungan sederhana untuk menjaga bibit dari sinar matahari secara langsung dan air hujan. Lakukan penyiraman pagi dan sore hari setelah bibit cabe berumur 21-24 hari, barulah bibit cabai dapat dipindah untuk ditanam.

Penanaman Cabai Hijau di Lahan

Dimulai dengan mempersiapkan bibit cabai berumur ± 3 minggu (21-24 hari) dari bedengan persemaian ke lokasi penanaman. Waktu penanaman sangat dianjurkan pada saat memasuki awal musim penghujan kondisi cerah dipagi hari, dengan cara memasukkan bibit pada tiap lubang tanam yang telah dibuat yang telah terlepas dari polybag, kemudian lakukan penyiraman secukupnya supaya kelembabannya tetap terjaga.

Produsen Mulsa Plastik Hitam Perak
Pemeliharaan Tanaman, Mulai Penyiraman Hingga Pemasangan Ajir

Lakukan penyiraman sebab cabai tidak tahan terhadap kekeringan jenuh dan kondisi lahan yang tergenang, oleh sebab itu penentuan waktu musim tanam bisa menjadi kunci faktor keberhasilan dalam budidaya.

Kebutuhan jumlah air pada masa pertumbuhan vegetatif sekitar 250 ml dan mengalami peningkatan setiap 2 harinya mejadi 450 ml pada masa pembungaan dan pembuahan.

Kegiatan penyiraman dapat dilakukan dengan alat berupa gembor setiap 2 minggu sekali.

Penyulaman bibit cabai untuk menganti bibit cabai yang mati di lokasi budidaya dengan tanaman baru yang sehat. Penyulaman baiknya dapat dilakukan pada pagi atau sore hari yang dilakukan pada minggu 1-2 apabila telah diketahui kondisi tanaman.

Pemasangan ajir juga perlu gunanya sebagai penopang supaya tanaman cabai dapat berdiri tegak. Tahapan pemansangan ajir dengan menamcapkan ajir dengan jarak minimal 4 cm dari pangkal batang pada hari ke 7 setelah tanam dilakukan.
Pemangkasan yang bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan cabang gunanya dapat berproduksi secara optimal dengan cara memotong tunas yang tumbuh diketiak daun, tunas bunga pertama atau bunga kedua yang dilakukan sekitar 17-21 HST di dataran rendah, 25-30 HST di dataran tinggi dan daun-daun yang telah tua kira-kira 75 HST.

Cara Pemupukan Tanaman Cabai Hijau

Bertujuan untuk memberikan unsur hara tambahan ke dalam tanah untuk mengoptimalkan pertumbuhan cabai. Pemupukan diberikan 10-14 hari sekali yaitu jenis pupuk daun yang sesuai misalnya Complesal special tonic sedangkan untuk bunga dan buah dapat diberikan pupuk kemiral red pada umur 35 HST.

Pemupukannya dengan melalui akar dengan mencampurkan pupuk Urea, TSP, KCL dengan perbandingan 1:1:1 dengan dosis 10 gr/tanaman yang dilakukan dengan cara ditugal diantara dua tanaman dalam satu baris. Pemupukan cara ini dilaksanakan saat umur 50-65 HST dan pada umur 90-115 HST.


Pengendalian Hama dan Penyakit 

Faktor penghambat dalam peningkatan produksi cabai ialah adanya serangan hama dan penyakit yang fatal. Oleh sebab itu sebagai pembudidaya yang cerdas dalam upaya pengendalian harus tepat dan bijaksana.

Terdapat Pengendalian Hama dan Penyakit yang kerap untuk menyerang tanaman cabai anatara lain Ulat Grayak (Spodoptera litura), Kutu Daun (Myzus persicae Sulz), Lalat Buah (Bactrocera dorsalis), Trips (Thrips sp), Bercak Daun (Cercospora capsici heald et walf),  dan Antraknosa, Layu Bakteri (Pseudomonas solanacearum (E.F) Sm), Layu Fusarium (Fusarium oxysporium F. sp. Capsici schlecht), Rebah Semai (Phytium debarianum Hesse dan Rhizoctonia soloni Kuhu).

Waktu dan Cara Panen Cabai Hijau

Waktu panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Hal ini bobot buah dalam keadaan optimal akibat penimbunan zat pada malam hari dan belum terjadi penguapan. Cabai dapat panen pada saat tanaman memasuki umur 75 – 85 hst ,ditandai dengan buahnya yang padat dan berwarna hijau (panen dini) dipanen setiap 2 – 5 hari sekali tergantung dari luas penanaman dan kondisi pasar. Pemanenan dengan cara memetik buah beserta tangkainya yang bertujuan supaya cabai dapat disimpan lebih lama.

Tips Cara Mengatasi Kerontokan Buah Cabai

Penyebab Bunga dan Buah Cabe Rontok:

  • Kelembaban udara yang sangat rendah.
  • Tanah terlalu kering
  • Tanaman cabai ternaungi
  • Suhu udara terlalu tinggi
  • Serangan penyakit virus (CMV)
  • Serangan hama trips atau kutu-kutuan yang lain
  • Serangan penyakit pada cabai
  • Terlalu banyak atau kekurangan unsur Nitrogen
  • Kekurangan Kalsium
  • Kekurangan salah satu unsur mikro 

Cara mencegah kerontokan bunga dan buah tanaman cabai ini dilakukan dengan tips dibawah ini:
  • Jaga pengairan tanaman cabai, hal ini bertujuan supaya mudah menjaga kelembaban udara dan tanahnya. Tapi perlu diingat bahwa cabai tidak suka diairi berlebihan, sebab bisa menyebabkan layu.
  • Usahakan tanaman cabai dapat terkena matahari langsung. Bebaskan tanaman cabai dari naungan bangunan ataupun tanaman lain yang lebih besar
  • Dalam pemupukan tanaman cabai harus diperhatikan terhadap pemberian unsur nirtogen, bila pemberiannya terlalu banyak bisa sangat membahayakan kehidupan tanaman cabai. Bukan hanya dari kerontokan bunga dan buah saja, tetapi juga menjadi rentan dari serangan hama dan penyakit. Kekurangan unsur N juga kurang bagus sebab tanaman cabai menjadi kurang subur
  • Hati-hati terhadap serangan virus, cegah dengan mengendalikan vektor penyebarnya diantaranya adalah kutu kebul dan aphids. Selain itu sebelum menanam kita harus memastikan bahwa lahan kita harus bebas dari bebagai virus (bukan bekas tanaman yang terserang virus) atau hindari menanam cabai pada areal yang berdekatan dengan tanaman lain yang terkena virus.
  • Cegah sedini mungkin serangan hama-hama penghisap (kutu-kutuan) dengan manipulasi lingkungan maupun menggunakan insektisida, terutama pada saat musim kemarau
  • Kendalikan serangan penyakit tanaman cabai, terutama penyakit patek
  • Pada awal penanaman usahakan pemberian kalsium, bisa juga dengan pemberian kalsium dengan cara penyemprotan
  • Bila syarat-syarat diatas sudah dipenuhi namun ternyata masih terjadi kerontokan bunga dan buah besar kemungkinan bisa jadi tanaman cabai anda kekurangan salah satu unsur mikro. Pemberian unsur mikro dapat dilakukan dengan menyemprotkan pupuk daun yang mengandung unsur mikron lengkap melalui daun.
Mulsa Plastik Cap Kuda

# Ingin info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargamulsaplastik

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Mulsa Plastik untuk budidaya, untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan:
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Begini Cara Asik Menanam Cabai Hijau, Dijamin Ciamik!!"

Posting Komentar