HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Cara Praktis Menanam Kangkung Hidroponik dengan Baskom


Jual Mulsa Plastik di Sidoarjo - Lim Corporation

Kangkung memiliki nama latin Ipomoea aquatica Forsk adalah jenis sayuran yang cukup populer di Indonesia. Setiap orang bisa memperoleh kangkung dengan membeli di pasar atau juga menanam sendiri. Kangkung yang cukup umum dimakan ialah kangkung darat dan kangkung air. Kedua jenis kangkung tersebut memiliki rasa dan gizi yang tidak jauh berbeda. Tumbuhan yang termasuk jenis sayur-sayuran ini banyak tumbuh di kawasan Asia, seperti Indonesia, Australia, dsb. Kangkung merupakan tanaman yang mempunyai kemampuan tumbuh dalam waktu cepat dan serempak. Hanya dalam waktu 4 – 6 minggu setelah benih, kangkung sudah dapat dipanen dan dinikmati. Kecepatan produksi tanaman kangkung yang membuat harganya menjadi terjangkau untuk semua kalangan. Keunggulan tersebut juga dapat dijadikan peluang usaha yang cukup menjanjikan. Tidak heran banyak orang yang ingin menginvestasikan uangnya hanya demi mempersiapkan lahan untuk menanam kangkung yang kemudian dipasarkan.

Baca Juga:
Cara Menanam Kangkung Hidroponik

Bila Anda tertarik untuk menanam kangkung sendiri, maka itu lebih baik. Kami menyarankan Anda untuk menanam kangkung secara hidroponik. Sebab, kangkung hidroponik mempunyai kualitas yang lebih baik dibandingkan kangkung yang ditanam di lahan dengan media tanam berupa tanah. Kualitas yang dikantongi oleh kangkung hidroponik juga tidaklah sembarangan. Segalanya dipengaruhi oleh cara penanaman, perawatan, dan juga pemilihan bibitnya. Sebab, jika Anda masih tergolong baru di dunia hidroponik, ada baiknya untuk mengetahui cara menanam kangkung hidroponik di baskom berikut ini.

Persiapan Bahan dan Peralatan

Peralatan hidroponik kangkung yang diperlukan tidak banyak dan tidak akan menghabiskan isi dompet Anda. Berikut ini bahan dan alat yang perlu Anda siapkan terlebih dahulu sebelum memulai budidaya kangkung hidroponik di rumah.

Bahan-bahan yang diperlukan:
  • Benih kangkung, benih ini bisa Anda dapat di toko pertanian dekat rumah Anda.
  • Pupuk hidroponik yaitu AB Mix hidroponik sayur yang juga Anda dapat membelinya di toko-toko pertanian. Atau Anda dapat menggunakan pupuk organik cair buatan sendiri.
  • Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) yaitu Atonik yang nanti akan digunakan pada saat merendam benih. Tujuan penggunaan ZPT sudah pasti untuk memberi dukungan terhadap tanaman supaya lebih cepat berkecambah dan tumbuh.
Alat-alat yang diperlukan:
  • Besek plastik yang tampak seperti saringan dengan ukuran yang besar.
  • Baskom dengan diameter seperti besek plastik untuk nantinya besek tidak mengapung di atas baskom. Atau jika tidak ada, Anda bisa mencari wadah lain yang bersih dengan diameter yang dapat menampung besek tanpa bergeser banyak.
* Penggunaan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) tidak wajib.

Pemilihan Benih Kangkung Berkualitas

Saat Anda menginginkan hasil produksi tanaman kangkung yang cukup baik, maka dalam menentukan benih kangkung yang hendak ditanam atau digunakan haruslah yang berkualitas. Kami menyarankan Anda untuk menggunakan bibit kangkung yang unggul atau bibit kangkung yang idaman.

Bibit kangkung idaman menyimpan beberapa kelebihan yaitu pemanenan dengan cara dicabut atau dipotong, pertumbuhan tanaman tak mudah disertai bunga, dan pertumbuhan serempak serta tidak merambat. Dengan memilih bibit kangkung yang berkualitas, maka pada proses budidaya kangkung akan semakin bertambah dengan tingkat kualitas tanaman yang dihasilkan.

Penyemaian Bibit Kangkung

Sebenarnya ada dua cara menanam kangkung hidroponik, yakni dengan teknik semai benih atau teknik tanam langsung. Anda dapat menanamnya di dalam baskom, atau dengan paralon, atau juga dengan botol bekas, ataupun dengan metode bercocok tanam di lahan luas menggunakan bedengan tanah, semuanya bisa dengan teknik tersebut dan hasil yang diperoleh juga tidak berbeda.

Lalu mana yang terbaik? Keduanya baik, tetapi yang teknik semai benih melewati dua proses. Untuk membudidayakan tanaman kangkung berkonsep hidroponik, kami akan mengajak Anda untuk menggunakan teknik semai. Sebelum menyemai, Anda harus membedakan benih untuk mengetahui mana benih yang layak pakai dan tidak. Bagaimana caranya?
  1. Sediakan wadah seperti baskom dan tuang dengan air bersih.
  2. Tuang benih ke dalam wadah berisi air, lalu biarkan seharian.
  3. Setelah itu, Anda akan melihat benih yang mengapung dan tenggelam.
  4. Buang benih kangkung yang mengapung sebab tandanya benih tersebut tidak mampu berkecambah dan mengalami pertumbuhan yang lambat.
Setelah mendapatkan benih yang benar-benar layak pakai, kemudian Anda bisa memulai kegiatan semai benih. Berikut inilah panduannya: 
  1. Ambil kain dengan ketebalan yang cukup untuk menahan air.
  2. Bungkus benih yang telah direndam tadi dengan kain.
  3. Siram kain dengan air hangat seperlunya. Tujuannya supaya kain sekadar basah supaya dapat menjaga kelembabannya untuk mempercepat benih kangkung pecah agar menjadi kecambah.

Pemberian Nutrisi Hidroponik

Nutrisi yang diperlukan oleh kangkung juga tidak berbeda dengan nutrisi kebanyakan tanaman. 
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, Anda dapat membuat nutrisi hidroponik dengan menggunakan bahan-bahan organik dari sekitar, atau bila ingin praktis bisa dengan meracik pupuk organik yang dibeli di toko pertanian. Ketika Anda lebih memilih menggunakan nutrisi hidroponik dari pupuk AB Mix, maka berikut cara membuatnya:
  1. Ambil 1 liter air, kemudian tambahkan 5 ml nutrisi A dan 5 ml nutrisi B. Begitu takarannya.
  2. Aduk-aduk sampai pupuk tercampur dengan rata dan masukkan larutan nutrisi ke dalam baskom dengan ketinggian mencapai permukaan batas bawah besek.
  3. Usahakan untuk tidak membiarkan benih terendam sebab akan busuk nantinya.

Perancangan Wadah Tanam

Pindahkanlah semua benih yang sudah berkecambah ke dalam besek. Anda dapat melapisi bagian bawah besek dengan busa filter akuarium ataupun tidak, tidak masalah. Budidaya kangkung hidroponik tidak menggunakan media tanam juga tidak masalah sebab kangkung memiliki akar tunggang yang akan menopang kangkung agar berdiri tegak.
Tuangkanlah larutan nutrisi ke dalam baskom hingga mengenai permukaan besek dan benih. Bila Anda 

menggunakan busa filter akuarium maka cukup sampai terkena busa tersebut.
Letakkan besek ke atas baskom dengan berisikan larutan nutrisi tadi.
Kemudian, Anda bisa langsung memperkenalkan benih pecah ke bawah sinar matahari. Atau Anda juga dapat membiarkan tanaman melakukan gerak pertumbuhan (fitotropisme) dengan menutup besek dan baskom dengan plastik hitam selama satu hari.
Jika Anda dari awal langsung menginginkan hidroponik kangkung dengan menggunakan besek lebih dari satu (langsung banyak), maka ada hal yang harus Anda ketahui. Benih kangkung akan mengalami pertumbuhan yang lebih baik dan efisien bila benih-benih tersebut berjumlah banyak dalam satu wadah, dan hampir tidak ada ruang kosong di antaranya.

Jual Mulsa Plastik Hitam Perak

Perawatan Tanaman Kangkung

Tahap perawatan ini cukup mudah. Anda hanya perlu memperhatikan kebutuhan nutrisi kangkung dan jangan sampai kangkung hampir tidak mendapatkan nutrisi dari larutan di bawahnya. Saat tanaman telah berumur 2 minggu, konsentrasi larutan akan bertambah. Anda harus meningkatkan jumlah pupuk yang tadinya 5 ml per 1 liter menjadi 7 – 9 ml per liter. Ganti larutan nutrisi bila sudah berbau. Begitu seterusnya sampai memasuki masa panen.

Masa Panen

Kangkung termasuk tanaman yang mengalami pertumbuhan dalam waktu yang singkat. Itulah salah satu keunggulannya selain dapat tumbuh di berbagai cakupan kondisi ladang tanam. Pemanenan kangkung sudah bisa Anda lakukan setelah 4 – 6 minggu (sekitar 1 bulan atau lebih) saat terlihat masih segar dan belum tua. Lalu, Anda bisa olah dan nikmati kangkung hidroponik yang nikmat dan menyehatkan tersebut bersama keluarga tercinta.

Kami memilih cara menanam kangkung hidroponik di baskom dan bukan dengan botol bekas ataupun media seperti paralon. Alasannya selain lebih mudah dan praktis, Anda juga tidak perlu lebih banyak mengeluarkan uang untuk membeli paralon misalnya.

*Info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik DISINI

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Mulsa Plastik untuk budidaya, untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

CATATAN:
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Praktis Menanam Kangkung Hidroponik dengan Baskom"

Posting Komentar