HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Ingin Atasi Hama Burung di Sawah Anda? Pakai 5 Cara Ini

Jual Mulsa Plastik untuk Pertanian - Lim Corporation

Untuk pertanian padi secara global, data menunjukkan bahwa 30-50% hasil panen padi berkurang sebab disebabkan oleh hama burung. Di negara Indonesia, masalah yang berkaitan tentang hama burung yang mengganggu padi petani juga masih kerap terdengar. Padahal, padi adalah sumber makanan pokok masyarakat di negara ini.

Oleh sebab itu, sudah seharusnya petani melakukan metode-metode kreatif untuk mengurangi bahkan memusnahkan hama burung. Selain menggunakan orang-orangan sawah, berikut inilah cara mengendalikan hama burung pada padi:

Baca Juga:
1. Melakukan Penanaman Serentak

Para petani biasanya padi yang ditanam tidak sesuai dengan jadwal penanaman padi sebab lebih rentan diserang hama burung. Hal ini disebabkan saat bukan musim panen, burung-burung lebih sukar mendapatkan makanan, sehingga padi yang ditanam di luar musim akan menjadi salah satu sumber makanan yang paling besar bagi mereka.

Di Indonesia, hal demikian sering menjadi keluhan para petani padi yang menanam padinya di luar musim tanam. Jika padi ditanam serentak, memang masih ada kemungkinan padi tersebut diserang burung pipit. Tetapi jumlahnya tidak akan banyak. Oleh sebab itu, lakukanlah penanaman padi pada musimnya.

2. Menanam Tanaman Berwarna Mencolok

Biasanya burung pipit tidak suka dengan warna-warna yang mencolok, misalnya warna kuning. Maka, bunga matahari dan bunga lantana camara dapat dijadikan sebagai tanaman penolak hama burung di sawah. Kedua tanaman ini dapat ditanaman dengan rapat di pematang sawah. Dengan cara seperti ini, hama burung akan menghindar dari tanaman padi.

3. Menggunakan Benda-benda yang Mengkilap 

Seperti ketidaksukaannya terhadap tanaman berwarna mencolok, burung pipit juga tidak suka benda-benda yang mengkilap seperti kaleng. Oleh sebab itu, bila tidak memungkinkan untuk menanam tanaman mencolok di sekitar lahan, tanaman tersebut dapat diganti dengan benda-benda mengkilap, misalnya plastik mengkilap.

Caranya dapat dilakukan dengan cara menancapkan kayu setiap 5 meter (atau disesuaikan dengan lokasi),  kemudian mengikatkan plastik mengkilap pada kayu tersebut. Plastik yang mengkilap akan memantulkan sinar matahari yang datang, dan burung pipit akan menghindar.

Tetapi, metode ini mempunyai kelemahan. Saat pagi dan sore hari, juga pada saat mendung, biasanya sinar matahari yang datang ke bumi hanya sedikit. Hal ini membuat plastik kilap tidak berfungsi secara efektif sehingga memungkinkan burung pipit datang lagi.

4. Menggunakan Jaring sebagai Perangkap

Dalam pertanian, perangkap memang mempunyai banyak manfaat, termasuk untuk mengurangi hama burung yang mengganggu padi.

Perangkap yang digunakan untuk mengendalikan hama burung bisa berupa jaring khusus penangkap burung atau bekas jaring penangkap ikan. Kemudian petani dapat menancapkan beberapa kayu atau bambu di pematang sawah. Lalu, jaring diikatkan ke kayu atau bambu tersebut dengan posisi jaring membentang.

Metode ini mungkin membutuhkan biaya yang mahal, sebab petani pasti membutuhkan banyak jaring. Keunggulannya, jaring cukup efektif untuk mengurangi populasi hama burung yang mengganggu padi. Jaring tersebut juga masih dapat digunakan beberapa kali (bahkan hingga panen berikutnya) bila kerusakan jaring tidak terlalu parah.


5. Memanfaatkan Jengkol

Tahukah anda bahwa jengkol sangat ampuh untuk mengusir hama burung? Hal ini disebabkan burung pipit tidak menyukai aroma jengkol. Oleh sebab itu, ia akan menjauh jika mencium aroma jengkol di sekitar tanaman padi.

Menggunakan jengkol sebagai pengendali hama burung bukan berarti anda harus menanam tanaman jengkol di sekitar sawah. Anda hanya perlu merendam buah jengkol selama beberapa hari, kemudian menunggu hingga rendaman jengkol tersebut mengeluarkan bau yang sangat menyengat.

Setelah itu, masukkan air rendaman jengkol ke dalam botol yang nantinya akan diletakkan di beberapa sudut sawah. Selain itu, air rendaman jengkol tersebut juga dapat disemprotkan ke tanaman padi.

Hal ini tentu saja cukup mudah dilakukan, apalagi pohon jengkol adalah pohon yang umum ditemukan di wilayah tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Oleh sebab itu, anda tidak perlu kesulitan mencarinya.

Mulsa Plastk Untuk Tambak

*Info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik
 DISINI

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Mulsa Plastik atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

CATATAN:
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ingin Atasi Hama Burung di Sawah Anda? Pakai 5 Cara Ini"

Posting Komentar