HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Beberapa Fakta Unik Mengenai Pertanian di Indonesia, Tahu Nggak?

Jual Mulsa Plastik Harga Murah - Lim Corporation

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang terletak di antara 2 benua, Asia dan Australia, serta di antara 2 samudera, Pasifik dan Hindia. Jarak titik paling barat Indonesia ke titik paling timur sekitar 5.500 km dan dari utara ke selatan sekitar 1.900 km. Indonesia terdiri atas lebih dari 17.000 pulau. Luas wilayah daratan Indonesia yaitu sekitar 1.9 juta km2 serta luas wilayah perairannya sekitar 3.2  juta km2.

Dengan keadaan geografisnya yang seperti ini, Indonesia mempunyai iklim tropis, sangat kaya akan keanekaragaman hayati, dan termasuk negara agraris. Pertanian di Indonesia tidak pernah kehilangan peran untuk menyumbang GDP negara. Setengah dari jumlah seluruh tenaga kerja di Indonesia, baik secara langsung serta tidak langsung, bekerja di sektor pertanian.

Kondisi Sistem dan Lahan Pertanian di Indonesia

Sistem pertanian di negara Indonesia sangat beragam, tergantung dari komoditas yang ditanam dan ekosistemnya yang secara umum dapat dikategorikan ke dalam 4 jenis, yaitu tanaman padi dataran rendah, tanaman dataran tinggi (misalnya, hortikultura), tanaman industri, hingga agroforestri.

Seperti kebanyakan negara di Asia Tenggara, padi adalah makanan pokok di daerah ini. 80% masyarakat Indonesia mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok serta bertani padi adalah sumber penghasilan sebagian besar petani Indonesia.

Sebab beriklim tropis, kegiatan bertani bisa dilakukan sepanjang tahun di Indonesia. Tetapi demikian, rata-rata indeks panen Indonesia sejauh ini telah mencapai 1,6 untuk lahan yang diirigasi dan 1,2 untuk lahan non-irigasi. Hal ini dikarenakan oleh mayoritas pertanian di Indonesia yang masih merupakan pertanian konvensional.


Pemupukan

Ketika saat revolusi hijau, penggunaan pupuk kimia di Indonesia meningkat dengan sangat dramatis. Pupuk kimia yang digunakan pada tahun 1990 telah mencapai 5 kali jumlah pupuk kimia yang digunakan pada tahun 1975. Sebab krisis ekonomi pada tahun 1998, pemerintah mengurangi subsidi pupuk kimia, akhirnya biaya input pertanian meningkat. Oleh sebab itu, petani mengurangi penggunaan pupuk kimia serta mulai menggantinya dengan pupuk organik.

Di tahun 2002, penggunaan pupuk kimia kembali meningkat, sebab kebanyakan terdapat pada sektor pertanian industri. Namun, dibandingkan dengan daerah lain di dunia, penggunaan pupuk kimia di Indonesia masih tergolong rendah.

Masalah Populasi dan Demografi

Indonesia adalah negara dengan penduduk terpadat nomor 4 di dunia setelah China, India, serta Amerika Serikat. Menurut BPS tahun 2015, jumlah penduduk Indonesia mencapai 250 juta jiwa hingga kemungkinan akan terus meningkat sekitar 1,45% per tahun. Tetapi, semakin tinggi jumlah populasi, semakin sulit pula usaha untuk berkembang secara berkelanjutan.

Urbanisasi terjadi dengan sangat cepat di Indonesia sebab sektor industri berkembang lebih cepat daripada sektor pertanian. Pada tahun 1950-an, populasi urban Indonesia cuma mencapai 12%, bertambah menjadi 16% pada tahun 1960-an, serta mencapai 20% pada tahun 1980-an. Saat ini, populasi urban Indonesia telah mencapai sekitar setengah dari total populasi.

Pada umumnya, populasi rural di negara Indonesia berhubungan dengan sektor pertanian. Jumlah pekerja pertanian semakin menurun dengan peningkatan jumlah pekerja wanita. Pada tahun 1960-an, jumlah pekerja di sektor pertanian telah mencapai 70% dan saat ini hanya 35%. Selain itu, persebaran penduduk yang tidak rata antara Jawa-Bali dan daerah lainnya telah menjadi masalah dan tantangan yang harus dihadapi Indonesia.

Artikel Terkait:
Produksi Pertanian

Indonesia juga termasuk ke dalam salah satu negara nomor 1 dalam hal produksi komoditas pertanian, terlebih lagi komoditas tropis. Indonesia adalah negara penghasil sawit, kelapa, serta karet terbesar di dunia serta menduduki peringkat 3 penghasil padi, kakao, biji kopi, dan rempah-rempah.

Di sisi lain, Indonesia juga merupakan negara pengimpor kedelai, jagung, dairy products, serta beberapa processed food. Ekonomi dan populasi yang berkembang secara stimulan juga berakibat pada konsekuensi lingkungan dan penggunaan sumber daya alam, apalagi penggunaan lahan guna pertanian, perumahan, dan industri.

Distribusi dan konsumsi antar wilayah produk pertanian yang beragam terkadang tidak cukup dalam skala lokal. Produktivitas pertanian Indonesia sebagian masih tergantung pada impor guna memenuhi permintaan domestik, seperti jagung dan kedelai.

Mengacu pada kondisi pertanian Indonesia saat ini yang diupayakan supaya terus berkembang, tetapi di sisi lain tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta sumber daya alam, kita harus memahami dan mempunyai strategi guna mengembangkan pertanian yang lebih baik dan berkelanjutan.

Pertanian berkelanjutan di Indonesia dibutuhkan guna meningkatkan produktivitas dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. Strategi pendekatannya bisa berupa produksi dan praktek manajemen (input yang teliti, teknologi yang sesuai, sistem pertanian campuran, siklus limbah, dll), sosio-ekonomi (skala produksi, modal, efisiensi, produktivitas, dll), kebijakan (investasi, kompetisi, eco-labeling, dll), sosio-kultur (kearifan dan budaya lokal), serta jaringan dan kerja sama nasional-internasional.

Jadi, pertanian harus mempunyai 3 komponen, yaitu ekonomi (teknologi), sosial (manusia), dan agro-ekologi (lingkungan).

Jual Mulsa Untuk Tambak

* Ingin info lengkap mengenai harga Mulsa Plastik silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargamulsaplastik

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Mulsa Plastik atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya, untuk menutupi bedengan atau untuk menjaga buah tidak atau mengenai tanah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

CATATAN:
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Beberapa Fakta Unik Mengenai Pertanian di Indonesia, Tahu Nggak?"

Posting Komentar