HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

5 Metode Ini Bisa Kamu Gunakan Saat Perbanyakan Tanaman

Produsen & Distributor Mulsa Plastik - Lim Corporation

Perbanyakan secara vegetatif ialah proses perbanyakan tanaman dengan memakai bagian-bagian tertentu pada tanaman seperti, daun, batang, umbi, serta akar buat menghasilkan tanaman baru yang mirip sama induknya. Prinsip dari perbanyakan vegetatif ialah merangsang tunas adventif yang terdapat di bagian-bagian tersebut supaya berkembang menjadi tanaman sempurna yang mempunyai akar, batang, serta daun sekaligus.

Baca Juga : 
Berikut ialah berbagai macam cara perbanyakan tanaman secara vegetatif :

1. Stek
Perbanyakan tanaman dengan stek yakni dengan cara menanam ataupun menumbuhkan salah satu bagian pada tanaman. Bagian yang bisa di tumbuhkan buat perbanyakan tanaman antara lain batang, akar, serta daun. Stek lebih banyak dipilih para petani sebab bahan yang dibikin buat membikinya hanya sedikit serta bisa didapatkan jumlah bibit dalam jumlah yang banyak. Tanaman yang dihasilkan dari stek umumnya mempunyai persamaan pada umur, tinggi, serta ketahanan pada penyakit. Selain itu kita juga mampu memndapatkan tanaman yang sempurna dalam waktu yang lumayan singkat.

Stek banyak dipilih orang sebab caranya yang gampang serta tidak membutuhkan teknik yang rumit, sehingga bisa dilakukan bgi siapa saja. Jenis tanaman yang dapat di stek ialah semua tanaman dikotil, hal itu disebabkan dari tumbuhan dikotil mempunyai kambium. Tetapi keberhasilan dalam teknik perbanyakan ini tergantung dari bagaimana cara penyetekan yang dilakukan. Stek bisa dibedakan menjadi stek batang, seperti tanaman kangkung serta brotowali, stek akar, seperti pohon beringin, serta stek daun, seperti tanaman cocor bebek.

2. Cangkok
Perbanyakan tanaman menggunakan cangkok yakni dengan cara menumbuhkan akar sebelum batang di potong serta di tanam. Cara ini buat meminimalisasi tingkat kegagalan pada perbanyakan tanaman.  Cara ini dipilih buat menghasilkan tanaman baru yang mempunyai sifat persis seperti induknya. Sifat ini seperti ketahanan pada hama serta penyakit, rasa buah, serta keindahan bunga. Hal ini sebab seperti hasil cangkok dapat disebutkan nyaris 100 % serupa sama induknya, namun bila hasilnya menyimpang dari induknya pada umumnya diakibatkan dari mutasi gen.

Cara perbanyakan ini mempunyai tingkat kegagalannya lumayan tinggi. Kegagalan ini bisa dilihat pada bagian tanaman di atas keratan atau luka yang kering ataupun mati. Buat menghindari kejadian seperti ini harus diperhatikan bagaimana cara mencangkok dengan benar nan teliti. Cara ini dapat diaplikasikan terhadap tanaman jenis kayu, pohon mangga, beberapa jenis jeruk, berbagai jenis jambu, delima, serta belimbing.


3. Okulasi
Perbanyakan tanaman memakai okulasi yakni menggabungkan 2 tanaman yang sejenis. Ada 2 jenis okulasi yakni dengan cara menempel serta cara menyambung. Okulasi menempel yakni menempelkan tunas terhadap batang bawah ataupun batang induk, sedangkan okulasi menyambung yakni menyambung 2 batang pohon. Okulasi ini umumnya memakai batang bawah serta atas dari satu spesies ataupun satu varietas. Penyambungan tanaman dari satu varietas ataupun satu spesies memang bisa dilakukan buat meminimalisasi kerusakan.

Cara perbanyakan okulasi mempunyai kelebihan bila dibandingkan sama stek serta cangkok. Hasil okulasi mempuyai mutu lebih bagus ketimbang induknya. Itu sebab okulasi dilakukan terhadap tanaman yang misalnya mempunyai perakaran yang bagus serta tahan dari penyakit serta dipadukan sama tanaman yang mempunyai rasa buah lezat, namun perakarannya kurang bagus.

4. Kultur Jaringan
Perbanyakan tanaman memakai kultur jaringan yakni teknik perbanyakan tanaman dengan cara memperbanyak jaringan mikro tanaman yang ditumbuhkan dengan cara in vitro menjadi tanaman yang sempurna pada jumlah yang tidak terbatas. cara ini mempunyai dasar sifat totipotensi sel, yakni kemampuan buat membelah diri sama kondisi lingkungan yang sesuai.

Cara perbanyakan kultur jaringan mempunyai banyak kelebihan, seperti tidak bergantung terhadap musim, bisa memproduksi bibit pada jumlah besar serta seragam, dan prosesnya terbebas oleh hama serta penyakit. Tetapi di samping itu cara ini mempunyai kekurangan sebab memerlukan biaya yang cukup besar serta keahlian yang khusus.

5. Tunas
Perbanyakan tanaman memakai tunas yakni ialah cara alami yang dipunyai dari tanaman tertentu buat berkembang biak melewati anakan ataupun tunasnya. Perbanyakan ini prosesnya tidak dapat dikendalikan manusia sepenuhnya. Tunas yang nantinya akan diambil tumbuh dengan sendirinya pada tanaman ataupun pohon yang telah tua. Sesudah tunas tumbuh besar, bisa dipindahkan ke tempat lain buat menghindari kepadatan populasi terhadap areal tersebut. Salah satu contoh tanaman yang dapat mempunyai tunas ialah pisang.

Produsen Plastik Mulsa

Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan budidaya tanaman yang bertujuan untuk melindungi permukaan tanah dari erosi, menjaga kelembaban dan struktur tanah, serta menghambat pertumbuhan gulma. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Metode Ini Bisa Kamu Gunakan Saat Perbanyakan Tanaman"

Posting Komentar