HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

5 Tips Mengatasi Masalah yang Sering Terjadi Pada Hidroponik

Produsen & Distributor Mulsa Plastik - Lim Corporation

Perkembangan teknologi hidroponik sekarang ini meningkat tajam. Hal ini diakibatkan oleh sistemnya yang hanya membutuhkan sedikit lahan serta kebanyakan tidak memakai tanah sehingga lebih efisien.

Tetapi, harus diingat bahwa pada membudidayakan tanaman dengan teknologi hidroponik ini, jangan hanya terpaku terhadap segi keuntungan semata, namun juga harus mengetahui masalah apa saja yang nantinya muncul selama pengelolaan tanaman. 

Baca Juga : 
Buat mengetahui berbagai permasalahan pada teknologi hidroponik, berikut ini akan diuraikan beragam masalah yang melingkupi budidaya dengan teknologi hidroponik serta juga tips jitu yang bisa dilakukan buat mengatasi masalah tersebut.

1. Perubahan kepekatan larutan
Membudidayakan tanaman dengan teknologi hidroponik di tempat terbuka membutuhkan kehati-hatian yang ekstra. Pasalnya, Bila musim hujan datang, air hujan yang turun akan masuk ke sela-sela instalasi yang menampung larutan nutrisi. Parahnya lagi, air hujan dapat mengubah kepekatan larutan nutrisi sehingga mengakibatkan kepekatan larutan berubah, salah satu sebabnya ialah pH larutan menjadi turun.

Selain itu, unsur-unsur penting yang terkandung pada larutan seperti Kalium akan mengendap di dasar larutan sehingga tidak dapat diserap sama akar tanaman.

Bila peristiwa ini telah terjadi, solusi yang bisa dilakukan buat mencegahnya ialah dengan membuat bak penampungan yang dapat dibuka serta ditutup. Selain itu, dapat juga membuat saluran alternatif sehingga air hujan bisa keluar.

2. Temperatur larutan yang tinggi
Temperatur larutan sangat berkaitan erat sama kadar oksigen. Semakin tinggi suhu dari larutan nutrisi, semakin sedikit kadar oksigennya. Bila kandungan oksigen dalam nutrisi sedikit, hal ini pasti berpengaruh terhadap perkembangan tanaman.

Solusi buat mengatasi permasalahan ini ialah dengan meletakkan tendon penampung larutan di dalam tanah. Hal ini bertujuan supaya tendon terlindung terhadap sinar matahari serta suhu larutan tetap stabil.

3. Pengaruh sinar matahari
Pada pertanian dengan teknologi hidroponik, sinar matahari yang berlebihan bisa menjadi ancaman yang serius. Hal ini diakibatkan oleh sinar matahari bisa memanaskan pemanasan tutup talang sehingga menyebabkan tanaman yang menempel menjadi rusak bahkan gosong.



Selain itu, sinar matahari yang berlebihan juga bisa membuat aktivitas fotosintesis terlalu tinggi sehingga karbohidrat yang diproduksi menjadi berlebihan pula. Hal ini menyebabkan tanaman muda mempunyai rasa pahit serta getir.

Solusi buat mengatasi permasalahan ini ialah dengan memberikan naungan seperti paranet ataupun jaring peneduh pada area budidaya tanaman hidroponik.

4. Pengendapan larutan nutrisi
Masalah ini terjadi bila penerapan pertanian dengan teknologi hidroponik tidak dilakukan dengan memakai listrik. Sebabnya, larutan nutrisi yang berada di instalasi akan statis serta unsur-unsur hara mengendap sehingga tidak bisa terserap sama akar.

Solusi buat mengatasi permasalahan ini ialah dengan melakukan pengadukan rutin sebanyak 3 kali sehari. Pengadukan ini bisa dilakukan dengan memakai tangan.

5. Gangguan Listrik
Masalah ini sering terjadi pada sistem teknologi hidroponik yang memakai listrik. Pompa yang dibiarkan menyala terus menerus selama 1 x 24 jam akan mengalami pemanasan serta akhirnya mati. Bila ini terjadi, sudah pasti akan menimbulkan masalah besar buat tanaman hidroponik sebab nutrisi tidak dapat dialirkan ke akar tanaman.
Bila gangguan listrik terjadi selama 2 jam, maka kemungkinan besar tanaman akan mati serta mendatangkan kerugian buat Anda.

Solusi yang tepat buat menangani masalah ini ialah dengan menerapkan sistem hidroponik yng minim pemakaian listrik seperti jaring apung ataupun sumbu. Solusi lain yakni dengan memakai media tanam yang dapat mengikat air lebih banyak, salah satu jenis yang sering dipakai ialah rockwool.

Teknologi hidroponik memang mempunyai banyak keunggulan. Tetapi, kurangnya informasi mengenai berbagai masalah pertanian hidroponik dan cara penanganannya bisa menjadi boomerang tersendiri buat Anda yang berencana membudidayakan tanaman dengan teknologi hidroponik.

Oleh sebab itu, dengan adanya tips-tips ini, diharapkan Anda bisa berlaku cepat serta tanggap dalam menangani berbagai permasalahan yang terjadi selama membudidayakan tanaman dengan memakai teknologi hidroponik sehingga kerugian bisa diminimalisir.

Produsen Plastik Mulsa

Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan budidaya tanaman yang bertujuan untuk melindungi permukaan tanah dari erosi, menjaga kelembaban dan struktur tanah, serta menghambat pertumbuhan gulma. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Tips Mengatasi Masalah yang Sering Terjadi Pada Hidroponik"

Posting Komentar