HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

6 Bibit Tebu Yang Banyak Digunakan Untuk Budidaya Tebu

Produsen & Distributor Mulsa Plastik - Lim Corporation

Perencanaan pengelolaan tebu harus memperhitungkan ketersediaan bahan tanam berupa bibit tebu sebelum mengusahakan budidaya tebu giling. Dampak dari pemakaian bibit tebu yang baik secara langsung akan mendukung perolehan produktivitas tebu sepanjang masukan input lainnya terjamin.

Baca Juga :
Standar bibit yang baik diarahkan buat memperoleh bibit dengan kualifikasi varietas yang terjamin kebenarannya, bibit bebas dari infeksi hama serta penyakit. Bibit yang didapatkan dihasilkan dari pengelolaan kebun bibit secara berjenjang adalah kebun bibit nenek (KBN), kebun bibit induk (KBI), dan kebun bibit datar (KBD). Kebun bibit nenek (KBN) ialah kebun bibit tingkat II yang menyediakan bahan tanam untuk KBI. Kebun bibit induk (KBI) ialah kebun bibit tingkat III yang menyediakan bahan tanam untuk KBD. 

Varietas yang ditanam pada KBI mencerminkan komposisi jenis pada tanaman tebu giling yang akan tiba. Kebun bibit datar (KBD) ialah kebun bibit tingkat IV yang menyediakan bahan tanaman untuk kebun tebu giling (KTG).  Bibit berasal dari kebun bibit dengan kondisi tanaman tebu sudah berumur 6 hingga 7 bulan pada semua penjenjangan.

Diperlukan perencanaan yang jelas supaya ketika waktu bibit tebu telah mencapai umur tebang dapat dipakai buat kebutuhan pembibitan jenjang selanjutnya ataupun mencukupi keperluan tebu giling. Bibit tebu adalah pertumbuhan dari tunas yang ada disetiap ruas batang. Macam-macam bibit tebu ialah sebagai berikut :

1. Bibit Pucuk

Bibit pucuk dipilih tebu yang baik nan sehat, dan yang tidak banyak bercampur sama jenis-jenis tebu lain. Jumlah mata yang diambil ialah 3 hingga 5 mata. Daun kering yang membungkus bibit tidak diklentek, agar bisa melindungi mata dari kerusakan, bibit pucuk diikat buat bisa dikirim. Bibit pucuk dipakai bila kekurangan bibit dari KBD. Bibit pucuk lebih mudah diangkut, sebab mata tidak mudah rusak.

2. Bibit Rayungan

Bibit rayungan adalah bibit stek tebu dimana mata yang ada pada buku dengan sengaja ditumbuhkan lebih dulu menjadi tunas yang berdaun 4 hingga 5 helai. Bibit rayungan diambil dari batang tebu yang sudah berumur 35 hingga 45 hari. Batang bibit tebu dipotong antara ruasnya serta bisa dibuat bibit rayungan bertunas 1 ataupun tunas 2 sesuai sama kebutuhan. Bibit rayungan yang baik (tidak rusak) bisa didapatkan dengan pemotongan yang hati-hati serta dipakai alat pemotong (pisau ataupun gergaji) yang tajam.

Bibit rayungan dipakai buat tanaman di lahan basah dengan pengairan cukup. Bibit rayungan sekarang telah jarang dipakai disebabkan jarak antara kebun bibit serta kebun tebu giling yang jauh. Hal itulah mengakibatkan tingkat kerusakan tinggi dan ketersediaan air yang kurang.


3. Bibit Dederan

Lahan tidak terpakai yang berada di tepi kebun bisa dipakai buat kebun bibit. Tanah dibersihkan dari rerumputan serta kotoran-kotoran, tanah dicangkul yang dalam dan dihancurkan supaya tidak berbongkahan. Tanah dipupuk dengan pupuk kandang supaya subur serta mudah menyerap air. Tanah diberi pupuk ZA sebanyak ½ kg/ha sesudah tanaman tampak sehat. Bibit diambil dengan didongkel (dicabut), beserta tanahnya. Bibit mulai bisa diambil sesudah berumur 18 sampai 20 hari.

Bibit dederan berfungsi sebagai bahan tanam sulam yang tanaman mati. Bibit dederan memiliki kelebihan yakni bibit bisa langsung tumbuh sehingga resiko penyulaman semakin kecil. Bibit dederan sebelum ditanam, sebagian daunnya dipotong buat mengurangi penguapan air.

4. Bibit Ceblok

Bibit ceblok adalah bibit yang terdiri atas beberapa ruas, antara 6 sampai 8 ruas. Tanah di dalam lubang tanaman dihaluskan serta disirami, bibit-bibit ditanam secara merapat. Satu lubang tanaman bisa ditanami dua baris ataupun lebih. Bibit ceblokan bisa juga dipakai buat persediaan sulaman. Bibit ceblokan diambil saat berumur ± 3 hingga 4 minggu. Bibit ceblokan agak susah pada penyediaannya sebab kondisi kebun bibit perlu selalu dijaga kelembapannya.

5. Bibit Bagal

Bibit bagal berasal dari tanaman berumur 6 sampai 7 bulan, bibit dipotong serta lalu diikat tanpa mengklentekkan daun pembungkusannya supaya mata-mata tunas tidak rusak. Pengiriman jarak jauh, umumnya bongkokan tebu dibungkus sama daun pucuknya. Bibit bagal lebih khusus dipakai untuk lahan kurang air.

6. Bibit Bud Chip

Metode bud chips ialah teknologi percepatan pembibitan tebu dengan satu mata tunas yang disapatkan dengan memakai alat mesin bor. Teknologi pembibitan tebu yang mengadopsi dari Kolumbia ini diharapkan akan tumbuh banyak anakan dengan pertumbuhan yang seragam. Pemakaian benih unggul tebu dengan pembenihan bud chips terus digalakkan di tingkat penangkar Kebun Benih Datar (KBD) serta petani pengembang buat memenuhi permintaan bibit dalam mendukung program bongkar ratoon serta tanam tebu baru/plant cane (PC).

Akselerasi  pemakaian bahan tanam tebu bud chips ialah penerapan teknologi budidaya tebu pada upaya pencapaian program swasembada gula nasional. Pemakaian benih unggul tebu bud chips dalam 1 hektar (KBD) menghasilkan benih 50 hingga 60 ton setara 350.000 hingga 420.000 mata tunas bud chips. Keperluan bibit bud chips dalam satu hektar pertanaman PC dibutuhkan 12.000 hingga 18.000 batang bibit setara 2 sampai 2,5 ton bagal.

Sehingga dalam 1 ha luasan (KBD) dapat memenuhi keperluan areal tanam baru/PC mencapai 29 hingga 35 ha. Pembuatan kebun bibit datar membutuhkan biaya besar, dengan pemakaian bibit tebu bud chips ini cukup efisien serta dapat menekan luas areal (KBD) mencapai 75 hingga 80%.

Keunggulan benih tebu bud chip bagaikan ‘pendekar satu mata’ sebab, sesudah dipindahkan ke lapang, tebu dapat membentuk 10-20 anakan. Anakan benih bud chips akan tumbuh sempurna hingga panen 8 sampai 10 batang per rumpun sedangkan benih bagal yang terbentuk 1 sampai 4 anakan. Yang lebih membanggakan bahwa benih budchips pada pembentukan anakan serempak saat umur 1 sampai 3 bulan.

Produsen Plastik Mulsa

Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan budidaya tanaman yang bertujuan untuk melindungi permukaan tanah dari erosi, menjaga kelembaban dan struktur tanah, serta menghambat pertumbuhan gulma. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "6 Bibit Tebu Yang Banyak Digunakan Untuk Budidaya Tebu"

Posting Komentar