HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

6 Langkah Cara Budidaya Tomat Cherry, Tertarik Mencoba?

Produsen & Distributor Mulsa Plastik- Lim Corporation

Tomat Cherry merupakan salah satu jenis varietas terbaru dari tanaman tomat yang cukup diminati. Budidaya tanaman ini sendiri masih cukup terbuka lebar. Sekaligus bisa menjadi sebuah peluang usaha yang potensial nan menjanjikan.

Baca Juga : 
Sebagaimana bila dibudidayakan secara konvensional supaya kurang dalam hal produktivitas. Sebaliknya bila dibudidayakan sama sistem hidroponik hasil panen yang dihasilkan dapat 2 kali lipat daripada budidaya secara konvensional. Inilah yang lalu menjadi alasan mengapa tomat cherry banyak dibudidayakan memakai sistem hidroponik.

Dari berbagai sistem hidroponik yang ada, fertigasi menjadi salah satu pilihan yang pas yang dipilih untuk sistem hidroponik pada budidaya tomat Cherry. Buat beberapa kalangan tomat Cherry dinilai lebih mempunyai nilai ekonomis yang tinggi daripada sama tomat biasa. Mengingat bahwa secara visual telah pasti sangat menarik, mempunyai warna yang merah menyala, ukuran buah yang lebih kecil dan rasa yang lebih manis nan teksturnya renyah. Tidak salah memang bila lalu keberadaannya dipasaran bisa mengancam keberadaan tomat lokal.

Sistem hidroponik selain memberikan manfaat untuk peningkatan produktifitas panen, ternyata juga dapat menghasilkan produk yang mempunyai kualitas yang cukup baik, pada segi higenis nan visualnya namapak lebih menarik. Maka tidak heran bila lalu produk hasil pertanian hodroponik termasuk tomat cherry ini mempunyai harga yang tinggi. Oleh sebab itu, bila anda ingin mencoba peruntungan pada budidaya tomat cherry. Sebaiknya simak 6 cara menanam tomat cherry hidroponik sistem fertigasi paling menguntungkan.

1. Memilih Benih

Tahap pertama pada budidaya yang paling penting pastinya ialah memilih serta menyiapkan benih tanaman yang akan dibudidayakan. Dalam hal ini, buat mendapatkan benih tomat cherry maka anda dapat membekinya di toko pertanian.

Atau anda juga bisa memakai alternatif lain yaitu dengan cara pemesanan melewati toko daring ataupun online. Pastinya perhatikan tanggal kadaluwarsa benih yang dibeli dan varietas serta prosuktifitas yang dihasilkan. Sebab benih yang dapat menghasilkan produktifitas tinggi pasti akan bisa memberikan hasil panen yang melimpah.

2. Menyemai Benih

Sesudah benih siap maka tahapan berikutnya adalah menyemai benih. Sebab budidaya dilakukan secara hidroponik, maka langkah menyemai benih akan berbeda sama cara menyemai konvensional.

Berikut tahapan menyemai benih pada tanaman tomat cherry.
  • Pakai media tanam Rockwoll, buat memudahkan persemaian nan pemeliharaan.
  • Sebelum di semai sebaiknya rendam benih dalam air buat mengetahui serta memyeleksi benih yang berkualitas nan tidak.
  • Pakai hanya benih yang terendam di dalam air serta buang benih yang mengapung.
  • Potong rockwoll dengan ukuran 3×3 cm.
  • Lalu rendam potongan dalam air, angkat sesudah media basah serta air tidak menetes lagi. 
  • Tata rockwoll kedalam tray semai, lalu buat lubang tanam memakai tisuk gigi, jangan terlalu dalam.
  • Lalu masukkan benih kedalam lubang tanam.
  • Letakkan tray semai kedalam ruangan yang sejuk serta tutup permukaan tray memakai hitam ataupun kertas koran.
  • Sesudah 4 hingga 5 hari, buka penutup serta letakkan tray semai di luar ruangan, sambil terus dipelihara sampai tanaman siap dipindahakan ke instalasi hidroponik.
3. Menyiapkan Media Tanam Hidroponik

Sambil menunggu bibit siap ditanam, maka sebaiknya anda mulai menyiapkan instalasi hidroponik sistem fertigasi. Sehingga saat bibit siap nan media tanam siap bisa segera dilakukan penanaman. Pada prinsipnya sistem NFT ini memakai penopang ataupun wadah untuk tempat tanaman akan di tanam.


Berikut tahapan menyiapkan instalasi Hidroponik fertigasi :
  • Siapkan media tanam berupa arang sekam, lalu siapkan juga polibag berukuran besar diameter 30 cm.
  • Lalu masukkan media tanam kedalam polibag, isi sampai penuh.
  • Susun dengan rapi polibag yang sudah diisi.
  • Lalu buat instalasi fertigasi, dengan menempatkan jalur pipa di bagian kanan polibag.
  • Setelah itu pasang selang nan stik fertigasi disetiap polibag.
  • Sambungkan dengan jalur pipa yang sudah dibuat tadi.
  • Atur pompa buat mengalirkan larutan nutrisi setiap 2 jam sekali, serta kemudian matikan total ketika malam hari.
  • Siapkan juga bak ataupun wadah penampungan buat larutan nutrisi yang kemudian disambungkan sama jalur pipa induk buat di alirkan pada jalur pipa fertigasi.
4. Menanam Bibit Tomat Cherry

Sesudah bibit berumur 1 bulan sesudah tanam ataupun bibit sudah mencapai tinggi 15 cm. Maka bisa dipindahkan langsung dengan cara di tanam kedalam media tanam yang lebih besar.

Tahapan penanamam ini cukup mudah, bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  • Pilih bibit yang benar-benar sehat, tidak terpapar hama serta penyakit dan mempunyai pertumbuhan yang optimal.
  • Buat lubang tanam seukuran 3-5 cm.
  • Lalu, tanam bibit kedalam media sekam, sertakan juga rockwollnya.
  • Tutup kembali lubang tanam sampai bagian akar nan dasar tanaman tertutup rata.
  • Lakukan hal yang sama buat polibag lainnya.
  • Setelah itu, biarkan selama 3 hari sesudah itu lalu, alirkan larutan nutrisi pada tanaman dalam durasi 5 hingga 10 menit.
5. Perawatan dan Pemeliharaan

Perawatan serta pemeliharaan harus dilakukan secara intensif. Karena kualitas nan hasil panen sangat ditentunkan pada proses ini. Beberapa tahapan perawatan serta pemeliharaan yang dilakukan antara lain ialah :
  • Penyiraman
Penyiraman dilakukan setiap 2 hari sekali secara otomatis . Sesuaikan penyiraman sama cuaca serta kondisi. Bila memang terik maka buka pompa pada instalasi sprikle sesering mungkin. Karena media arang sekam tidak mempunyai kemampuan pada memegang air. Sehingga tentunya harus dilakukan penyiraman dengan teratur nan rutin supaya tanaman tak mengalami kekeringan.
  • Pemberian Larutan Nutrisi
Larutan nutrisi perlu diberikan setiap hari buat memompa pertumbuhan serta produktifitas panen supaya optimal. Karena media tanam arang sekam sama sekali tidak dapat memberikan unsur hara yang diperlukan sama tanaman. Pakai nutrisi AB Mix buah dengan dosis yang sudah tertera di label. Setiap 3 hari sekali ganti larutan nutrisi didalam tandon penampungan. Sehingga sebaiknya anda membuat larutan sesuai sama keperluan sebab akan sayang bila sampai banyak yang terbuang.
  • Sanitasi Lingkungan
Sanitasi lingkungan juga amat penting diperhatikan. Karena hal ini akan membantu tanaman terhindar dari serangan hama serta penyakit. Lingkungan yang bersih akan membuat hama ataupun penyakit enggan hidup nan berkembang biak. Sebaliknya lingkungan yang kotor nan lembab ialah sarang serta tempat tumbuh yang sangat disenangi sama hama serta penyakit. Jadi lakukan pemebersihan lingkungan dan lokasi tanam secara rutin.
  • Pemangkasan
Pemangkasn dimaksudkan buat mengefisienkan pertumbuhan serta memeprcepat proses pembuahan. Buang cabang yang terlalu rimbun serta tidak produktif. Ketika waktu tinggi tanaman sudah mencapai 2 meter maka pangkas bagian ujung tanaman buat mengendalikan pertumbuhan keatasnya .
  • Pemasangan Tali Rambatan
Mengingat tomat cherry sendiri bisa mencapai ukuran tinggi maksimal sampai 3 meter lebih . Maka agar tanaman tidak mudah tebah ketika di terpa angin sangat penting buat di pasang lanjaran ataupun ajir. Pada sistem budidaya hidroponik ajir yang dipakai terbuat dari benang nilon. Yang dikaitkan di bagian atap bagunan lalu bagian bawahnya ditali kekayu yang ditancapkan ke media tanam. Ini ialah upaya buat merapikan bentuk tanaman serta menguatkan tanaman supaya tidak gampang rebah.
  • Penanggulangan Hama dan Penyakit 
Penanggulangan hama nan penyakit dilakukam dengan cara menyemprotkan cairan pestisida serta fungisida secara teratur. Dosis yang dipakai adalah dosis anjuran. Minimal penyemprotan dilakukan setiap satu minggu sekali serta dihentikan ketika tanaman akan mulai dipanen. 

6. Masa Panen

Ketika umur 2-3 bulan maka tomat cherry telah menghasilkan buah serta bisa dipanen. Pemanenan dilakukan ketika buah sudah memcapai ukuran maksimal serta warna buah sudah kuning kemerahan.

Maka segera petik nan panen buah dengan cara memetik dompolan buah pada batangnya. Letakkan hasil panen di tempat yang sejuk serta pisahkan bila ada buah yang busuk ataupun rusak.

Itulah tadi 6 cara menanam tomat cherry hidroponik sistem fertigasi. Tentu akan semakin membantu anda buat mencoba menekuni peluang bisnis yang amat menjanjikan ini. Manfaatkan semua peluang buat dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah. Selamat mencoba semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Produsen Plastik Mulsa

Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan budidaya tanaman yang bertujuan untuk melindungi permukaan tanah dari erosi, menjaga kelembaban dan struktur tanah, serta menghambat pertumbuhan gulma. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "6 Langkah Cara Budidaya Tomat Cherry, Tertarik Mencoba?"

Posting Komentar