HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Cara Tumpangsari Kopi dan Jahe yang Perlu Petani Ketahui

Distributor Mulsa Plastik Harga Murah di Sidoarjo - Lim Corporation

Kopi gayo tumbuh subur di Takengon, Aceh Tengah. Selain itu, daerah ini juga prospektif buat pengembangan jahe. Masyarakat Gayo mengenal jahe sama sebutan bing. Tumpang sari kopi serta jahe memberikan keuntungan tambahan, tidak hanya pada tanaman kopi, juga terhadap petani kopi itu sendiri.

Baca Juga : 
“Saya telah bertahun-tahun menanam jahe di pinggirr-pinggir tanaman kopi. Juga kunyit. Karena sebaba itulah kopi gayo yang kami tanam mempunyai cita rasa yang khas serta unik sehingga menjadi kopi nomor satu di dunia,” kata salah seorang petani.

Dia menngatakan, pertanaman bersama jahe serta kopi tidak mengganggu produktivitas. Apalagi, tanaman jahe menggemburkan tanah di sekeliling pertanaman kopi.

Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah, Thamrin menjelaskan, salah satu tantangan yang dihadapi petani saat menanam bersama kopi dengan jahe ialah pemasaran yang belum kontinu. Selain itu, masih terbatas buat kebutuhan pasar lokal Takengon.

Pada 2018 lalu telah ada toko ataupun pedagang pengumpul di daerah ini yang mematok harga jahe segar kurang lebih Rp5 sampai 6 ribu per kg di tingkat petani. Tahun ini tidak lagi berjalan sebab kesulitan finansial.


Tantangan yang kedua, belum ada hilirisasi produk turunan jahe di Takengon. Contohnya jahe instan, kopi jahe instan, serta lainnya. Dengan begitu, jahe belum menjadi komoditas primadona di Aceh Tengah.

“Padahal jahe potensinya cukup luar biasa. Berdasarkan data BPS Kabupaten Aceh Tengah, ketika 2018 luas kebun kopi rakyat 49.365 hektare, minimal 25 ribu hektare bisa ditanami jahe ataupun kunyit.

Direktur Sayuran serta Tanaman Obat, Moh. Ismail Wahab memberitahukan bahwa ke depan pengembangan tanaman obat khususnya jahe perlu terus dilakukan.

“Tanaman obat diperlukan tidak hanya untuk bumbu dapur serta minuman beraroma jahe, juga untuk bahan baku buat jamu serta fitofarmaka, dan komoditi ekspor. Bahkan, pemanfaatan obat tradisonal sebagai peningkatan kesehatan masyarakat sedang digalakkan oleh pemerintah.

Produsen Plastik Mulsa

Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan budidaya tanaman yang bertujuan untuk melindungi permukaan tanah dari erosi, menjaga kelembaban dan struktur tanah, serta menghambat pertumbuhan gulma. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Cara Tumpangsari Kopi dan Jahe yang Perlu Petani Ketahui"

Posting Komentar