HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Mengenal Apa Itu Rain Garden dan Cara-cara Membuatnya

Produsen & Distributor Mulsa Plastik - Lim Corporation

Rain Garden ialah area dangkal berupa taman yang dibikin buat menangkap air hujan. Taman ini terdiri dari tanaman yang tahan dengan genangan air selama beberapa jam. Bila dirancang dengan benar, semua air dari limpahan hujan akan meresap ke tanah dalam waktu 48 sampai 72 jam. Rain Garden ialah suatu cara buat mengatasi resapan-resapan yang sekarang ini mulai sedikit sebab banyaknya pembangunan. 

Secara teknis taman menerima aliran air hujan yang tercemar pada permukaan yang keras seperti atap, trotoar, serta jalan. Fungsinya bisa menahan air hujan buat waktu yang singkat, dengan dibiarkan meresap ke tanah secara alami. Selain itu tanaman serta tanah menghilangkan sebagian besar polutan sehingga air hujan bisa mengisi ulang air tanah dengan air bersih yang sehat.

Baca Juga : 
Keuntungan Rain Garden

Menurut Warren County SWCD, Rain Garden meningkatkan jumlah air yang masuk ke tanah dan menghilangkan polutan serta mengisi ulang air tanah. Hal ini membantu melindungi danau serta sungai dengan mencegat air hujan di perkotaan yang meninggalkan permukaan kedap air serta mengambil polutan di sepanjang jalan. Polutan ini termasuk pupuk, daun serta rumput, sedimen, pestisida, oli serta cairan otomotif lainnya, nan bakteri dari hewan peliharaan dan kotoran satwa liar. Rain Garden juga mengurangi hilangnya hara tanah dari top soil, meningkatkan keindahan pekarangan serta menyediakan habitat yang berharga buat burung, kupu-kupu serta banyak serangga yang bermanfaat.

Langkah-Langkah Membuat Rain Garden

1. Mengamati Lokasi

Pertama, sekeliling lahan dilihat serta dicari tahu dari mana arah air yang akan datang  (tandon, selokan,  jalan, teras ataupun trotoar). Rain Garden harus dekat sama sumber limpasan, setidaknya 5 hingga 10 meter dari bangunan rumah. Adanya pohon di sekitarnya disadari, jangan sampai mengganggu akar yang telah ada. Sebelum menggali tanah, dipahami betul bahwa di lokasi tersebut tidak ada pipa, kabel, ataupun apa saja yang dianggap penting. Lalu aliran air dipertimbangkan (perkirakan Ketika air meluap saat air melebihi kapasitas) akan dialirkan kemana.

2. Mengetahui Jenis Tanah

Tujuan Rain Garden ialah buat memindahkan air hujan berlebih ke tanah ketimbang membiarkan mengalir serta kehilangan top soil (bagian tanah yang subur) sebab terkikis. Rain Garden tidak akan berfungsi secara baik bila kapasitas infiltrasi tanah kurang dari 0,5 sampai 1 mm per jam. Bila kapasitas infiltrasi tanah kurang dari angka tersebut, air yang datang akan cukup lama menghilang (meresap ke tanah) sehingga genangan akan mengalir ke tempat lain. Risiko yang muncul ialah hilangnya top soil sampai tanaman mati.


3. Persiapan Penggalian

Sebelum memulai pembuatan, sebaiknya disiapkan rancangannya terlebih dulu. Buat memulai penggalian, bentuk taman diperkirakan. Lapisan atas yang ada dibersihkan dari rumput, serta digali ke dalam sedalam yang diperlukan (disesuaikan sama jenis tanaman yang akan dipakai). Bila dibutuhkan, komposisi tanah bisa dirubah seperti pemakaian kerikil ataupun pasir. Komposisi yang tepat memudahkan taman dalam menyerap air.

4. Menentukan Tanaman

Memilih tanaman cukup penting, sebab mereka akan melakukan sebagian besar pekerjaan penyerapan air pada Rain Garden. Tanaman yang toleran pada banjir serta toleran kekeringan dipilih secara tepat, sebab taman tergenang dalam 24 hingga 48 jam serta sehari-hari tidak akan selalu hujan. Selain itu warna ketika bunga mekar serta waktu pertumbuhan tanaman dipertimbangkan sebab setiap tanaman mempunyai waktu pertumbuhan yang tidak sama. Pemakaian tanaman asli daerah (lokal) dipertimbangakan, sebab mereka lebih baik cocok buat tanah nan iklim. Kultivar dari tanaman lokal juga bekerja secara baik, sebab mereka kemungkinan bisa hidup berdampingan serta menghasilkan kinerja yang lebih baik. Tanaman ditempatkan di lokasi menurut toleransinya pada air, tanaman yang lebih toleran perlu ditempatkan terdekat dengan arah masuk air. Sesudah ditanam, ditambahkan 2 hingga 3 mm lapisan mulsa seperti daun pinus jarum, sekam padi ataupun serbuk kayu. Fungsi mulsa buat menjaga kelembaban serta mencegah keluarnya gulma.

5. Pengelolaan Air

Terakhir ialah tentang pengelolaan air. Rain Garden harus disiram sepanjang musim tanam pertama. Tanaman akan tumbuh seiring waktu berjalan, namun menerapkan mulsa di awal tahun ialah ide yang baik. Semakin lama mulsa akan berkurang serta dibutuhkan penambahan. Bila terbentuk suatu aliran air tertentu harus segera diperbaiki. Perbaikan bisa dilakukan dengan menempatkan beberapa batu pada titik masuk buat memperlambat serta menyebarkan air. Di musim kemarau, daun-daun yang berguguran dibersihkan supaya tidak memenuhi area taman. Pelabelan tanaman ialah ide yang baik, terutama bila tidak yakin mana yang gulma saat mereka bersemi kembali di musim hujan, ataupun bisa tanyakan ke teman serta tetangga yang lebih memahami.

Produsen Plastik Mulsa

Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan budidaya tanaman yang bertujuan untuk melindungi permukaan tanah dari erosi, menjaga kelembaban dan struktur tanah, serta menghambat pertumbuhan gulma. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenal Apa Itu Rain Garden dan Cara-cara Membuatnya"

Posting Komentar