HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Inilah Peran Mulsa pada Kelapa Sawit

Produsen & Distributor Mulsa Plastik - Lim Corporation

JENIS-JENIS MULSA

Mulsa merupakan sisa tanaman, lembaran plastik, atau susunan batu yang disebar di permukaan tanah. Pada umumnya, mulsa berguna untuk melindungi permukaan tanah dari terpaan hujan, erosi,serta menjaga kelembaban, struktur, kesuburan tanah, serta mencegah pertumbuhan gulma (rumput liar). Mulsa dapat di bedakan menjadi beberapa macam, yaitu:

1. Mulsa sisa tanaman (mulsa organik)

Mulsa ini terdiri dari bahan organik sisa tanaman (jerami padi, batang jagung), pangkasan dari tanaman pagar, daun-daun serta ranting tanaman. Bahan tersebut disebarkan dengan merata di atas permukaan tanah setebal 2-5 cm sehingga permukaan tanah tertutup sempurna. Mulsa sisa tanaman dapat memperbaiki kesuburan, struktur, dan cadangan air tanah. Mulsa juga menghalangi pertumbuhan gulma, dan menyangga (buffer) suhu tanah agar tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Selain itu, sisa tanaman dapat menarik binatang tanah (seperti cacing), karena kelembaban tanah yang tinggi dan tersedianya bahan organic sebagai makanan cacing. Adanya cacing dan bahan organik akan membantu memperbaiki struktur tanah. Mulsa sisa tanaman akan melapuk dan membusuk. Karena itu perlu menambahkan mulsa setiap tahun atau musim, tergantung kecepatan pembusukan. Sisa tanaman dari rumput-rumputan, seperti jerami padi, lebih lama melapuk dibandingkan bahan organik dari tanaman leguminose seperti benguk, Arachis, dsb.

Contoh : Mulsa vertikal

Mulsa pada umumnya disebar secara merata di permukaan tanah. Tetapi mulsa vertikal adalah mulsa sisa tanaman yang dibenamkan ke dalam tanah secara vertikal untuk mengisi retak-retak dan rengkah pada penampang tanah. Mulsa vertikal cocok untuk tanah yang sering mengalami rengkah di musim kemarau, seperti tanah Vertisols (Grumusol) yang banyak dijumpai pada daerah beriklim kering. Keunggulan mulsa vertical adalah:

-Meningkatkan kesuburan tanah karena menambah bahan organik

-Meningkatkan peresapan air

-Mengurangi erosi

-Meningkatkan kehidupan jasad mikro dan makro di dalam tanah

-Meningkatkan kelembaban tanah

2. Mulsa Plastik

Pada sistem agribisnis yang intensif, dengan jenis tanaman bernilai ekonomis tinggi, sering digunakan mulsa plastik untuk mengurangi penguapan air dari tanah dan menekan hama dan penyakit serta gulma. Lembaran plastik dibentangkan di atas permukaan tanah untuk melindungi tanaman. Pada tanaman pohon-pohonan mulsa plastic dapat dipasang sebagai tenda untuk menghalangi pertumbuhan gulma, mempertahankan kelembaban tanah dan menjaga agar suhu tanah tetap tinggi.


3. Mulsa Batu

Di pegunungan batu-batu cukup banyak tersedia sehingga bisa dipakai sebagai mulsa untuk tanaman pohon-pohonan. Permukaan tanah ditutup dengan batu yang disusun rapat hingga tidak terlihat lagi. Ukuran batu-batu berkisar antara 2-10 cm. Tebalnya lapisan mulsa tidak tertentu, yang jelas permukaan tanah harus ditutupi. Manfaat mulsa batu adalah: Memudahkan peresapan air hujan, Mengurangi penguapan air dari permukaan tanah, Melindungi permukaan tanah dari pukulan butir hujan dan Menekan gulma (rumput liar).

APLIKASI MULSA PADA KELAPA SAWIT

Upaya menghadapi terjadinya kemarau panjang sulit dilakukan karena faktor iklim, hingga saat ini tidak dapat dikuasai oleh manusia. Beberapa upaya untuk mengantisipasi musim kemarau panjang terutama ditujukan pada penyelamatan tanaman dengan memberikan bahan organik (mulsa) pada piringan, pengendalian gulma untuk mengurangi saingan dalam penggunaan air tanah, menunda pelaksanaan pemupukan, membuat hujan buatan dan meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kebakaran kebun yang dapat lebih memperparah kerusakan yang terjadi (Setyamidjaja , 2006).

Tanah permukaan bibit di polybag besar diberi mulsa potongan rumput alang – alang gunanya untuk menekan penguapan air , menekan pertumbuhan rumput atau gulma , mencegah percikan air siraman , serta mengatur kelembaban. (Risza Suyatno , 1997)

Pada umumnya, pemberian mulsa pada kelapa sawit di lakukan saat pembibitan. Pembibitan sendiri adalah proses dimana bibit-bibit kelapa sawit tersebut disiapkan untuk penanaman. Pembibitan kelapa sawit dimulai bersamaan ketika pembukaan  lahan dimulai. Hal ini dikarenakan bibit kelapa sawit baru akan siap tanam setelah berumur lebih dari 10 bulan, sehingga diperkirakan waktu yang dibutuhkan sama dengan pembukaan lahan. Oleh karena itu, perencanaan pembukaan kebun dan pembibitan harus direncanakan secara matang sehingga tidak terjadi tumpang tindih atau keterlambatan dalam pelaksanaan di lapangan. Perkiraan kebutuhan bibit juga mesti dihitung secara cermat dan tepat sehingga tidak terjadi kelebihan bibit, atau bahkan kekurangan bibit yang dapat menyebabkan perbedaan masa tanam yang kemudian tanaman dalam satu blok tidak lagi seragam.

Pembibitan kelapa sawit biasanya memerlukan waktu selama 12 bulan sampai siap ditanam ke lapangan, yang terdiri dari 2 tahap yaitu 3 bulan pembibitan awal (pre-nursery) dan 9 bulan pembibitan utama (main-nursery). Terkadang pembibitan kelapa sawit ada yang lebih dari 12 bulan berhubung terlambat dipindah ke lapangan, karena beberapa pertimbangan. Mulsa diberikan secara merata di atas permukaan tanah hingga menutupi permukaan tanah dalam polybag besar sekitar 2 minggu setelah penanaman bibit. Mulsa yang dianjurkan adalah cangkang, apabila tidak tersedia dapat juga digantikan oleh fiber atau potongan alang-alang kering.

PERAN MULSA PADA BUDIDAYA KELAPA SAWIT

Sekitar 2 minggu setelah penanaman di polibag besar, bibit kelapa sawit tersebut diberi mulsa. Hal ini bertujuan untuk mengurangi biaya perawatan dan efisiensi kerja. Dengan diberikannya mulsa pada bibit kelapa sawit tersebut maka pertumbuhan gulma dapat ditekan sehingga kegiatan merumput dapat dikurangi dan persaingan antar tanaman juga menurun. Selain itu, mulsa juga bermanfaat untuk mengurangi penguapan air tanah sehingga tanah tidak mudah kering, juga untuk menahan air agar ketersediaan air bagi tanaman lebih terjamin. Peran mulsa yang paling penting dalam budidaya kelapa sawit ialah dapat meningkatkan produktivitas kelapa sawit dan meminimalisir biaya produksi.

Produsen Plastik Mulsa

Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan budidaya tanaman yang bertujuan untuk melindungi permukaan tanah dari erosi, menjaga kelembaban dan struktur tanah, serta menghambat pertumbuhan gulma. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargamulsaplastik

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah Peran Mulsa pada Kelapa Sawit"

Posting Komentar