Kamis, 25 Mei 2017

Apa Itu Tambak, Apa Pula Mnfaat Plastik Mulsa Untuk Tambak?


Tambak dalam dunia perikanan ialah kolam buatan, umumnya di daerah pantai, yang berisi air serta dipergunakan untuk sarana budidaya di perairan (akuakultur). Hewan yang dikembangbiakkan ialah hewan air, salah satunya ikan, udang, dan juga kerang. Penyebutan "tambak" ini umumnya dikaitkan dengan air payau atau pun air laut. Kolam yang diisikan air tawar umumnya disebut kolam atau juga empang.

Keadaan bawah dasar tambak tergolong suatu keadaan fisik dasar tambak serta juga proses rule terjadi di dalamnya baik itu terkait fisika, biologi, kimia maupun ekologi baik secara langsung atau secara tak langsung juga ikut terpengaruh pada kelangsungan budidaya udang ataupun organisme lain pada suatu keterkaitan ekosistem pada perairan tambak.

*Baca juga Hal Yang Wajib Anda Terapkan, Saat Budidaya Ikan Kakap!

Kebanyakan, tambak atau kolam buatan ini juga sering dipasangi plastik mulsa untuk budidaya ikan dan juga udang. Nah, berikut ini akan membahas tentang metode serta cara dan langkah pemasangan plastik mulsa pada tambak sebab hal ini wajib dilakukan.

Cara Pemasangan Plastik Mulsa Pada Tambak Secara Benar
Terdapat beberapa cara pemasangan mulsa plastik pada tambak, yaitu:
1. Pemasangan mulsa secara menyeluruh, yang mana semua area tambak diberi plastik mulsa, yaitu dasar, tanggul serta lereng tambak.
2. Pemasangan mulsa cuma pada lereng tambak.
3. Pemasangan hanya cuma di dasar tambak.
4. Pemasangan mulsa pada lereng serta tanggul tambak.
5. Mulsa yang digunakan saat budidaya dapat dipakai dua kali masa budidaya, namun, wajib berhati-hati saat menjaga/meminimalisir kerusakan pada saat masa budidaya serta ketika masa pemanenan.

Mulsa tambak terbagi menjadi 2 lapisan, yakni lapisan yang berwarna yaitu perak pada bagian atas serta warna yaitu hitam pada bagian bawah dengan artian warna perak pada mulsa bakal memantulkan lagi sinar matahari jadi langkah fotosintesis bakal lebih bagus, keadaan tambak yang cukup lembab, mengurangi adanya penyakit. Dan jika warna hitam pada mulsa bakal menyerap suhu panas jadi pada di dasar tambak akan jadi hangat. Tak hanya itu warna hitam juga mencegah cahaya matahari  menembus masuk kedalam tanah.

*Jangan lewatkan info terupdate tentang harga plastik mulsa dari kami, selengkapnya bisa Anda klik DISINI 

Pemasangan mulsa tambak baiknya dikerjakan ketika panas matahari terik supaya plastik mulsa bisa memuai jadi menutupi tambak secara baik. Langkah pemasangannya dapat dikerjakan oleh 6-8 orang untuk luas 1 Hektare. caranya tarik tiap ujung mulsa, pasangkan salah satu ujung pakai pasak penjepit mulsa (umumnya dipakai bambu yang dibentuk seperti staples/huruf U) selanjutnya kerjakan hal yang sama pada ujung satunya. Sesudah kedua ujung mulsa terpasang kuat, dengan cara bersamaan tarik mulsa pada kedua sisi tiap meternya dengan cara bersamaan.

Sambungkan kedua sisi mulsa secara bedengan menggunakan pasak penjepit tadi jadi semua sisi mulsa tersambung rapat pada bedengan. Semua permukaan tambak wajib tertutup secara rapat, dengan cara menaruh plastik mulsa dengan cara tumpang tindih dengan lebar tempat yang tumpang tindih 10 hingga 15 cm. Sesudah itu bagian tengah mulsa yang ditumpang tindih dijepit menggunakan bilah bambu yang utuh serta selanjutnya diperkokoh pakai pasak penjepit bentuk stapler/huruf U supaya tak ada celah ataupun rongga.

Rabu, 17 Mei 2017

4 Panduan Sederhana Budidaya Buncis Agar Hasil Panen Melimpah Ruah!

Buncis merupakan sayuran yang banyak mengandung protein serta vitamin yang membantu menyeimbangkan tekanan darah serta metabolisme gula dalam darah yang sesuai dengan apa yang dikonsumsi oleh mereka bagi yang memiliki penyakit diabetes ataupun hipertensi.

1. Penyiapan Benih
Budidaya buncis dapat dikembangbiakkan pakai biji yang diseleksi dari tumbuhan yang sehat serta subur. Langkah menyeleksinya berdasarkan pada bedengan yang paling baik untuk tempat/lahan buncis tumbuh. Kenapa? Sebab langkah pemilihan tanaman yakni menurut bedengan, bertujuan supaya proses penuaan tak menganggu tumbuhan lainnya. Kalau seleksi benih ditentukan berdasarkan individu tumbuhan jadi bakal terjadi kegagalan saat panen pada individu lainnya yang berkembang biak pada bedengan yang persis.

Pilihlah buncis yang besar serta memiliki bentuk sempurna. Selanjutnya jemur buncis pada panasnya matahari sampai kering, umunya 1-2 hari. Sesudah kering, kupas dan buka kulit buahnya serta ambil bijinya.

*Baca juga Tahapan Budidaya Tanaman Lada, Dari Proses Awal Hingga Akhir!

Jika sudah, berikutnya simpan benih di dalam botol kaca yang sudah bersih. Sesudah botol telah terisi penuh dengan benih, tutupi mulut botol memakai abu kayu pada bagian atas. Faedah dari abu kayu sendiri untuk media penutup botol guna menyerap kelembaban. Jadi lingkungan didalam botol dapat kering tetapi masih bisa terjadi adanya pertukaran pada udara.

2. Penanaman Benih
Tips terefektif saat budidaya buncis ialah menanamnya memakai biji secara langsung tanpa melalui proses penyemaian dahulu. Letakkan biji buncis ke dalam lubang yang sudah disediakan. Isikan tiap lubang yakni 2 biji buncis. Selanjutnya tutup kembali menggunakan tanah, lalu siram dengan teratur jika keadaan tanah kering.

Keperluan benih buncis ialah 50 kg per hektarnya. Buncis bakal tumbuh kecambah ketika 3-7 hari sesudah masa tanam. Saat hari ke-7 umumnya kecambah sudah tumbuh secara bersamaan.

3. Perawatan Tanaman
Untuk tahap perawatan yang dibutuhkan ketika budidaya buncis yakni antara lain : penaikan tanah, pemasangan lenjer bambu serta tahap pemupukan susulan.

Buncis ialah tumbuhan yang dapat bertahan dari kekeringan, maka kita tak harus menyiramnya tiap-tiap hari. Walaupun hujan cuma turun sekali dalam seminggu, tanaman ini masih dapat berkembang secara baik. Proses penyiraman cuma dikerjakan jika keadaan kekeringan mulai cukup parah.

Lalau sekitar 2 minggu sesudah masa tanam, tinggikan volume tanah yang ada disekitar tanaman. Tujuannya supaya tanah dapat menutupi bagian akar yang tumbuh keluar serta memperkokoh bagian akar. Tak hanya itu, peninggian pada tanah dimaksudkan guna menyiangi tumbuhan dan hama penggangu.

Pasangkan pada tanaman buncis yaitu lenjer bambu maupun pengajiran yang dapat dikerjakan sesudah masuk minggu ke-2. Letakkan lenjer bambu dengan panjang sekitar 2 meter, selanjutnya pasangkan tiap 4 lenjer di pangkal ujung atas.

*Jangan lewatkan harga terupdate prodak-prodak pertanian dari kami, info harga selengkapnya bisa Anda klik DISINI

4. Masa Panen
Tanaman buncis sudah berbunga ketika berusia 40 hari sesudah masa tanam. Saat berusia 50 hari, tanaman ini telah dapat dipanen.

Buncis dapat dipanen 2 kali sehari memakai cara dipotong/pangkas. Cara pemotongan wajib dikerjakan secara hati-hati dan teliti agar bunga tak berjatuhan.
Pemanenan dapat dikerjakan sampai 10 kali. Umunya saat panen pertama serta kedua hasilnya mencapai angka 2-4 ton tiap hektarnya. Ketika panen selanjutnya sampai panen kelima bakal menduduki puncaknya kemudian menurun sampai masa panen usai. Total keseluruhan hasil panen buncis, dapat mendekati angka 48 ton per hektar. Wow angka yang banyak kan?

Bagaimana, cukup mudah bukan? Anda ingin membudidayakan tanaman buncis juga, boleh mengikuti langkah-langkah diatas. Semoga membantu.

Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Buncis
http://alamtani.com/budidaya-buncis-organik.html

Senin, 08 Mei 2017

Tahapan Budidaya Tanaman Lada, Dari Proses Awal Hingga Akhir!



Lada ialah sebuah tumbuhan yang memiliki kandungan kimia tinggi, misalnya minyak lada, minyak lemak, dan juga pati. Lada mempunyai rasa lumayan pahit, pedas, hangat, serta sedikit antipiretik. Biasanya masyarakat cuma mengenal lada putih serta lada hitam yang kadang sering digunakan untuk bumbu dapur.

Berikut ini tahapan budidaya tanaman lada :

1. Persiapan Bibit

Bibit lada bisa didapatkan dengan cara memperoleh bibit dari indukan tumbuhan lada yang kondisinya sehat, memiliki produksi tinggi, kuat akan hama serta penyakit sudah berusia kurang lebih 1 tahun, lalu pangkas batang sekitar 10-20 cm menggunakan ruas (1-3 buku/ruas) secara rapat.

Berikutnya tanam bibit ke dalam polybag berukuran (15 cm x 10 cm ) yang berisi bahan organik memakai perbandingan (2:1:1). Langkah selanjutnya letakkan bibit stek ke tempat/ruangan yang teduh serta mendapat sinar matahari, kerjakan penyiraman pagi serta sore hingga bibit stek lada tumbuh 2-3 helai daun dapat langsung diaplikasikan guna ditanam.

*Baca Juga : Berbagai Hama & Penyakit Pada Tomat, Serta Cara Penanganan Tepatnya!

2. Persiapan Lahan

Langkah ini dapat dimulai dengan cara meratakan, membersihkan serta menggemburkan dari semak belukar serta gulma baik memakai cangkul maupun mesin bajak. Lalu tahapan akhir diamkan lubang tanam pada lahan yang akan digunakan selama 15-20 hari sebelum dikerjakannya proses penanaman.

3. Persiapan Tanam


Tahap penanaman diawali dengan menyediakan bibit lada di area/lahan penanaman lada, menggunakan jarak tanam (2,5 m x 2,5 m) diikuti pula tajar hidup, proses dimulai dengan membuka polybag serta meletakkan bibit stek ke lubang terus padatkan, lalu sediakan naungan yang terbuat dari alang-alang di bagian tajar hidup, jadi bibit lada terlindung. Penanaman bibit lada disarankan ketika sore hari sebab sinar matahari tak terlalu panas serta menyengat.

*Baca Juga : Tips Budidaya Udang Galah, Praktis & Menguntungkan!

4. Pemupukan

Pemberian pupuk dikerjakan 3x pada tanaman lada berusia sekitar 1 tahun, pemupukan awal memerlukan dosis 650 gram NPK/tanaman, pemupukan berikutnya memakai dosis 450 gram NPK/tanaman, serta pemupukan ketiga yakni 350 gram NPK/tanaman. Pemberian pupuk dikerjakan dengan mengikis permukaan tanah secara memutar lalu letakkan pupuk tersebut dan jika sudah tutup kembali.


5. Pemanenan

Masa panen tanaman lada dikerjakan ketika lada berusia 34 - 36 bulan atau (3 tahun kurang) dapat ditandai dengan adanya tangkai berwarna kekuningan serta ada buah yang matang berwarna kuning/merah, berikutnya kerjakan langkah pemetikan lada, lalu kerjakan langkah pengeringan sekitar 5 - 7 hari dibawah panasnya sinar matahari secara langsung memakai terpal, sesudah lada kering kerjakan tahap penyortiran dari tangkai, batu serta kotoran lain. Tahap akhir ialah pengemasan serta penyimpanan lada.

Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Lada
http://www.seputarpertanian.com/2016/05/panduan-teknis-budidaya-tanaman-lada.html

Rabu, 03 Mei 2017

Berbagai Hama & Penyakit Pada Tomat, Serta Cara Penanganan Tepatnya!


Dalam ilmu pertanian, hama ialah organisme pengganggu serta pengacau bagi tumbuhan yang menyebabkan kerusakan fisik, serta seluruh hewan yang mengakibatkan kerugian pada sektor pertanian.

Penanganan hama serta penyakit ini ialah aspek yang amat penting saat mengembangbiakkan tomat. Serangan hama serta penyakit bakal membuat turunnya produktivitas panen tomat bahkan dapat mengakibatkan kematian pada tanaman tomat.


Berikut ialah cara tepat pengendalian hama dan penyakit tanaman tomat, yakni sebagai berikut :

- Hama Tanaman Tomat -
1. Ulat tanah
Gejala : hama ini di tandai terpangkasnya tumbuhan pada bagian pangkal batang, yang bakal menyebabkan tumbuhan layu/mati serta rusak.

Penanganan :
Mengerjakan langkah sanitasi kebun ataupun area lahan.
Lakukan langkah penyemprotan menggunakan insektisida dengan dosis yang sesuai.

*Baca Juga : Menarik Trik Menguntungkan Budidaya Sawi Daging !!

2. Ulat buah tomat
Gejala : gejala serangan ini di tandai dengan terdapatnya buah yang memiliki banyak lubang, serta berwarna kehitaman ataupun kecoklatan. Hal semacam ini bakal menyebabkan buah menjadi busuk serta gagal panen.

Penanganan :
Pada proses pembuangan buah yang terjangkit, jauhkan dari tumbuhan lainnya.
Lakukan penyemprotan menggunakan insektisida dengan dosis yang sesuai.

3. Kutu kebul
Gejala : serangan ini di tandai munculnya bercak di permukaan pada daun, bercak yang berwarna hitam ataupun kecoklatan, jadi daun akan rusak ataupun tidak rapi serta menyebabkan tumbuhan bakal mati dengan cepat.

Penanganan :
Mengerjakan langkah pemotongan tumbuhan yang terjangkit.
Menerapkan langkah penyemprotan menggunakan insektisida dengan dosis yang sesuai.

4. Ulat grayak
Gejala : penyerangan tanaman padat tandai dengan permukaan daun bagian atas bakal berlubang serta tulang daun bakal rusak. Jadi daun menjadi tidak rata.

Penanganan :
Mengerjakan langkah pemangkasan daun yang terjangkit.
Lakukan tahap penyemprotan menggunakan insektisida dengan dosis yang sesuai.

- Penyakit Tanaman Tomat -
1. Rebah kecambah
Gejala : penyerangan penyakit ini di tandai dengan munculnya kerusakan pada bagian batang menjadi sedikit berair, tanaman layu, serta pula bagian yang terserang atau terjangkit tadi bakal gampang layu dan mati.

Penanganan :
Mengerjakan langkah sanitasi kebun.
Mengerjakan langkah pemangkasan pada bagian yang diserang.
Menerapkan tahap penyemprotan fungisida dengan dosis yang sesuai.

2. Busuk daun
Gejala : penyerangan ini di tandai dengan munculnya bercak berwarna hitam ataupun berwarna kecoklatan yang tidak rata/beraturan pada daun serta daun bakal cepat mengering lalu mati.

Penanganan :
Dapat dengan cara mengurangi kadar kelembapan pada area lahan atau kebun.
Mengerjakan langkah pemangkasan pada bagian yang terserang
Menerapkan langkah penyemprotan fungisida dengan dosis yang pas.

3. Busuk buah
Gejala : Penyerangan dapat di tandai dengan munculnya bercak-bercak kecil membulat, berair, serta cekung. Lalu buah yang terserang bakal gampang busuk serta berjatuhan.

Penanganan :
Buanglah buah yang telah terkena serangan penyakit.
Lakukan langkah penyemprotan menggunakan fungisida dengan dosis yang sesuai.

4. Layu fusarium
Gejala : penyerangan penyakit ini di tandai dengan adanya daun layu serta semua bagian layu. Jadi bakal menyebabkan layu dan matinya tanaman.

*Baca Juga : 12 Jenis Hama yang Sering Menyerang Tanaman Hias Serta Cara Pengendaliannya

Penanganan :
Mengerjakan langkah sanitasi kebun ataupun area lahan.
Menjauhkannya dengan menggunakan penyemprotan fungisia secara teratur.

5. Bercak bakteri
Gejala : penyerangan penyakit ini di tandai dengan adanya daun yang terjangkit bakal keriting serta mengering. Lalu batang yang terjangkit bakal cepat layu dan mati.

Penanganan :
Penentuan serta pemilihan bibit dengan kualitas unggulan.
Menerapkan tahap sanitasi kebun ataupun area lahan.
Melakukan langkah penyemprotan bakterisida dengan dosis yang tepat.

Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Hama
http://fredikurniawan.com/pengendalian-hama-dan-penyakit-tanaman-tomat/

Jumat, 28 April 2017

Tips Budidaya Udang Galah, Praktis & Menguntungkan!



Udang merupakan binatang yang hidup dan ada di perairan, umumnya sungai, laut, atau juga danau. Udang bisa dijumpai pada hampir seluruh "genangan" air yang berdiameter besar baik itu air tawar, air payau, ataupun air asin di kedalaman beragam, dari dekat permukaan sampai beberapa ribu meter pada bawah permukaan.

Pelestarian udang galah dapat dilaksanakan pada kolam ataupun tambak darat. Ketika sekarang kegiatan pembesaran udang galah telah melebar keberbagai penujuru daerah, yakni seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur serta Bali. Guna menunjang kesuksesan kegiatan budidaya jadi diperlukan teknologi yang sesuai sama kebutuhan serta skala usaha yang dipunyai oleh pembudidaya.

*Jangan lewatkan Keuntungan Penggunaan Mulsa Plastik Pada Budidaya Udang Vaname

Proses mengawali budidaya udang galah yaitu :
1. Lokasi Budidaya
Perencanaan pembangunan area budidaya wajib mengikuti persyaratan yakni : lahan bebas banjir serta pencemaran, macam tanah liat berpasir, kolam dibangun pada ketinggian sekitar 0-700 meter dpl.
Air tersedia pada setiap tahun, terhindar dari polusi, peraliran air wajib bagus, terhindar pencemaran, terbebas dari polusi. Angka air yang dirasankan 0,5-1 liter per detik guna luasan kolam 300-1.000 m2.

2. Bahan & Alat
Semacam budidaya di kolam pada biasanya, perlengkapan yang biasanya dipakai yakni : alat pengangkat benih, serok, seser, ember, timbangan, ayakan/adukan lembut dari kain, cangkul.

3. Pengelolaan air
Sirkulasi atau jalan air yang baik memang penting pada pengerjaan budidaya udang galah. Seharusnya air dikolam wajib mengalir. Untuk kolam budidaya dengan media yang tak mengalir mutu air lebih menurun sesudah satu bulan tahap pemeliharaan. Untuk mencegahnya bisa dikerjakan penggantian air sekitar 30-50% dengan air yang baru.

4. Pencegahan Hama & Penyakit
Terdapat hama serta penyakit dipilih dengan pengecekan yang dikerjakan secara visual pada organisme pengacau baik yang bersifat predator ataupun kompetitor.
Hama yang sering mengacau dikolam budidaya yakni ikan-ikan liar yang masuk kolan tidak sengaja seperti contoh ikan lele, gabus, serta lain-lain. Guna menghindari masuknya hewan pemangsa tersebut dibutuhkan saringan pada pintu masuk serta pengeluaran air kolam berupa hapa yang dibuat dari jaring pada mesh size 0,2 mm. Pada proses pembesaran dibutuhkan pengecekan kesehatan yang dikerjakan seperti berikut :
Pengambilan contoh guna pengujian keadaan udang galah (Macrobrachium rosenbergii) dikerjakan dengan acak dengan angka udang sesuai dengan keperluan guna pengamatan visual ataupun mikroskopik.

*Menerima pemesanan mulsa tambak dengan ukuran sesuai permintaan Hub. 081232584950 / 085233925564 / 087702821277

5. Masa Panen
Udang galah bisa dipanen sesudah 4 - 6 bulan, atau juga lebih, sesuai ukuran udang yang diperlukan oleh konsumen. Umumnya udang galah bisa langsung dijual sesudah mencapai ukuran hingga 20 – 25 gram/ekor, namun makin besar ukuran udang harganya pun semakin mahal atau tinggi.

Jumat, 14 April 2017

13 Cara Terbukti Ampuh Usir Penyakit Patek Pada Tanaman Cabai


Cabai / cabe atau dikenal juga dengan nama lombok termasuk dalam suku terong-terongan (Solanaceae) dan tergolong tanaman yang gampang ditanam di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Tanaman cabai terdapat banyak kandungan vitamin A dan vitamin C serta mengandung minyak atsiri capsaicin, yang membuat rasa pedas serta memberikan kehangatan panas jika dipakai untuk rempah-rempah (bumbu dapur). Cabai bisa ditanam dengan gampang sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari tanpa perlu membelinya di pasar.

Jika tanaman cabai anda terkena penyakit patek, maka lakukanlah langkah-langkah berikut guna mengatasi masalah tersebut. Cara penanganan penyakit patek pada tanaman cabai dapat dikerjakan dengan langkah-langkah berikut:

1. Pakailah bibit cabai yang sehat, atau jika mengerjakan pembibit cabe dari tanaman sendiri tidak dianjurkan memakai dari tanaman cabai yang terserang patek.
 
2. Penanaman seharusnya dikerjakan bukan dari bekas tanaman cabai, terong, tomat atau tanaman yang sefamily Solanaceae. Spora Gloeosporium dan Colletotrichum bisa bertahan serta menyesuaikan diri pada tanah hingga waktu sampai tahunan.
 
3. Gunakan varietas cabai yang kebal terhadap penyakit patek, cabe kriting lebih kebal terhadap penyakit patek.

# Baca juga Cara Budidaya Tanaman Cabai Dengan Mulsa Plastik
 
4. Pakailah pupuk dasar atau pemupukan dengan pupuk yang mempunyai unsur N (nitrogen) rendah, sebab pemakaian unsur N yang berlebihan akan menjadikan tanaman cabai menjadi rentan atau mudah terserang penyakit patek.
 
5. Perbanyak unsur Kalium serta Calsium guna membantu pengerasan kulit pada buah cabai.
 
6. Pakailah mulsa plastik supaya terhindar dari penyebaran spora jamur oleh percikan air hujan atau penyiraman.
 
7. Terapkanlah jarak tanam yang ideal atau sesuai kebutuhan tanaman, usahakan jarak agak lebar sedikit sehingga bisa meningkatkan kelembaban serta mempercepat penyebaran penyakit.
 
8. Lakukan langkah perempelan supaya tanaman tidak terlalu rimbun, guna menghindari peningkatan kelembaban udara disekeliling tanaman.
 
9. Pakailah peralatan yang berbeda guna menghindari penularan melalui peralat pertanian yang kita pakai.
 
10. Lakukan langkah pencegahan dengan menerapkan penyemprotan fungisida kontak berbahan aktif mankozeb atau tembaga hidroksida jika serangan penyakit sudah berada dibatas akhir.

# Jangan lewatkan Segudang Manfaat Mulsa Plastik Dalam Memaksimalkan Hasil Panen Cabai
 
11. Jika cara diatas sudah dikerjakan tetapi tetap terjadi serangan patek maka lakukan langkah eradikasi dengan secepatnya membuang tanaman yang sakit atau membakarnya.
 
12. Jika serangan patek sudah tidak bisa dikendalikan maka lakukanlah penyelamatan cabe yang belum terkena penyakit patek secepat mungkin.
 
13. Langkah yang perlu dikerjakan ialah menyemprot dengan fungisida kontak (Dithane, Nordox, Kocide, Antracol, Dakonil, Frevicur-N, atau yang lain) secara bersamaan dengan sistemik (Derosal, Bion M, Amistartop, atau yang lain).
Semoga bermanfaat.



Senin, 10 April 2017

Trik Budidaya Kentang Dengan Hasil Panen Melimpah

Panduan Lengkap Budidaya Kentang Dengan Hasil Panen Yang Melimpah

Hii salam hangat, ketemu lagi nih😁. Kali ini kita akan menguak trik jitu budidaya kentang dengan hasil panen melimpah. tau kentang kan? masa gak tau? Kentang merupakan tanaman yang memiliki umbi yang disebut kentang pula. Tanaman bernama latin Solanum tuberosum merupakan tanaman yang berasal dari suku Solanaceae. Kentang merupakan tanaman semusim & menyukai iklim sejuk, pada daerah beriklim tropis tanaman kentang cocok ditanam di dataran tinggi. Umbi kentang saat ini telah menjadi salah satu makanan pokok di benua Eropa. udah gak sabar cara budidayanya? kuy kita simak!

    Klasifikasi ilmiah
    Kerajaan: Plantae
    Divisi: Magnoliophyta
    Kelas: Magnoliopsida
    Upakelas: Asteridae
    Ordo: Solanales
    Famili: Solanaceae
    Genus: Solanum
    Spesies: S. tuberosum
*Baca Juga: 5 Cabai Terpedas Ini, Bisa Bikin Kamu K.O! Berani Coba?

Budidaya Kentang

A. Syarat Tumbuh
Dapat tumbuh dengan sempurna pada daerah dataran tinggi sekitar 1600-3000 mdpl dengan curah hujan sekitar 1200-1500 mm/tahun, kelembaban udara sekitar 80-90%, serta bersuhu sekitar 14°C-22°C, jenis tanah yang baik untuk menanam kentang adalah tanah yang gembur serta sedikit berpasir dengan pH sekitar 5-6,5, jika tanah terlalu asam atau kurang dari 5 maka lakukan pengapuran jika pH tanah terlalu basa maka lakukan pemberian belerang sebelum melakukan penanaman.



B. Lahan Tanam
Lakukan pembajakan atau pencangkulan tanah pada lahan tanam agar tanah pada lahan tanam gembur, setelah itu diamkan tanah lahan selama sekitar 3 hari agar racun pada tanah hilang terbawa angin atau terkena sinar matahari. Kemudian lakukan pemupukan dengan pupuk kompos dan cangkul kembali agar tercampur dengan tanah, lalu diamkan selama seminggu. Buatlah bedeng dengan tinggi sekitar 30 cm, lebar sekitar 70 cm dengan panjang bedengan disesuaikan dengan lahan tanam serta beri jarak antar bedeng sekitar 40 cm untuk pengairan, Kemudian buatlah lubang tanam pada bedengan dengan jarak antar lubang tanam sekitar 20-25cm.

C. Pembibitan
Pilihlah bibit dari umbi yang baik, pilih bibit yang tidak cacat, yang telah memiliki tunas sekitar 3-5 dengan tinggi sekitar 2 cm atau telah melalui proses penyimpanan selama empat bulan.

D. Penanaman Kentang
Setelah lahan dan bibit siap lakukan penanaman, tanam umbi kentang yang telah bertunas ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan dengan kedalaman sekitar 2 cm, lalu timbun kembali dengan tanah lahan tanam tapi jangan terlalu tebal karena dapat mempengaruhi produktivitas tanaman kentang.
*Baca Juga : Keuntungan Penggunaan Mulsa Plastik Pada Budidaya Udang Vaname


E. Perawatan Tanaman Kentang

Penyiraman
Lakukan penyiraman pada tanaman kentang sebanyak sekali dalam seminggu atau menyesuaikan keadaan lahan tanam kentang tersebut. Jangan lakukan penyiraman hingga tanah tergenang karena dapat menghambat pertumbuhan umbi tanaman kentang.

Pemupukan Susulan
Lakukan pemupukan secara rutin yaitu setiap 20 hari sekali dari awal penanaman dengan menggunakan pupuk SP36, KCl, ZA, dan Urea dengan dosis masing masing 400 kg/ha, 100 kg/ha, 150 kg/ha, & 500kg/ha, pemupukan dilakukan dengan cara menaburkan pupuk diantara lubang tanam.

Penyiangan
Lakukan penyiangan setiap 20 hari sekali atau menyesuaikan dengan frekuensi pertumbuhan gulma atau tanaman pengganggu, bisa juga penyiangan dilakukan setelah tanaman berumur 30 hari & berikutnya pada saat tanaman berumur 50 hari dan seterusnya.

F. Pemanenan Kentang

Kentang dapat dipanen setelah kentang berumur 3-4 bulan setelah tanam, Lakukan pemanenan pada saat waktu cerah saja, karena jika pada saat hujan dapat menyebabkan kentang cepat membusuk. Setelah di panen jemur kentang di bawah sinar matahari selama 1 jam agar kulitnya kering serta kotoran yang menempel dikulit kentang dapat cepat hilang atau lepas

Selamat Mencoba, Semoga Berhasil😂 Jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena akan ada artikel menarik lainnya.