Kamis, 19 Januari 2017

Tips Sukses Budidaya Bawang Merah dengan Mulsa Plastik

Siapa tak kenal umbi bernama bawang merah? Umbi tanaman yang satu ini digunakan hampir di seluruh jenis masakan Indonesia. Masakan serasa tak lengkap tanpa bumbu ini. Selain untuk masakan bawang merah juga kerap digunakan sebagai obat. Produksi dalam negeri tahun 2016 rata-rata 5.4 ton per ha, sementara potensi produksi sesungguhnya mencapai 10-12 ton/ha. Untuk meningkatkan produktivitas bawang merah, penggunaan mulsa plastik merupakan salah satu langkah yang dapat ditempuh.


Berbagai penelitian menunjukkan bahwasanya penggunaan mulsa plastik hitam perak meningkatkan jumlah umbi bawang dan bobot kering bawang. Tentunya hasil panen yang demikian akan meningkatkan keuntungan petani. Sehingga walaupun harga mulsa plastik cukup mahal namun sebanding dengan manfaat yang diberikannya. Pengadaanya pun mudah karena merupakan buatan pabrik mulsa plastik sehingga selalu tersedia di pasaran serta terjamin kualitasnya.

Berikut langkah-langkah menanam bawang merah menggunakan plastik mulsa:
1.Persiapan lahan
Hal pertama yang harus dilakukan yaitu melakukan pembersihan dengan cara membabat rumput dan gulma. Setelah itu tanah harus digemburkan. Selanjutnya bedengan dibuat dengan lebar 1 m dengan tinggi 30-40 m.
Sebaiknya petani mengetahui pH tanah karena kondisi tanah yang terlalu asam maupun basa akan mempengaruhi proses penyerapan unsur hara pada tanaman. Bawang merah tumbuh dengan optimal di tanah dengan pH 5,6-6,5.
Selanjutnya yaitu penebaran pupuk. Pupuk yang digunakan yaitu pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 15-20 ton/ha yang ditebar di bedengan. Lalu gunakan pula pupuk ZA, TSP dan KNO3 sebanyak 400 kg/ha dengan perbandingan 1:4:11. Campur pupuk dan tebarkan kemudian diaduk bersama tanah. Bedengan yang telah diberi pupuk ini perlu dibiarkan selama 10-15 hari sebelum siap ditanami. Selanjutnya mulsa plastik dipasang dan dilubangi dengan jarak tanam 10x25 cm. Mulsa berwarna perak dipasang menghadap atas dan bagian hitam dibawah menempel pada tanah.

2.Persiapan dan pemilihan bibit
Bawang merah dapat ditanam melalui umbi maupun biji (TSS). Pilih umbi yang warnanya mengkilat, tidak cacat, padat, dan telah disimpan selama 2-4 bulan dengan titik tumbuh 80%. Usahakan bibit umbi memiliki ukuran yang sama sehingga pertumbuhan bawang merah nantinya seragam.
3.Penanaman bibit
Bibit dengan titik tumbuh 80% dibersihkan dari kulit yang mengering dan sisa akar lalu ¾ bagian umbi dibenamkan di tiap lubang mulsa. Jika bibit belum mencapai titik tumbuh 80% maka ujung umbi perlu dipotong untuk mempercepat pertumbuhan.

Sementara itu jika petani menggunakan biji maka diperlukan tahapan penyemaian. Bawang merah yang ditanam dengan biji memerlukan waktu 5 bulan untuk siap panen.

4.Pemupukan susulan
Pemupukan susulan dilakukan 2 kali, yang pertama 15 hari setelah tanam dan 30 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan berupa urea, ZA, dan Kcl di sepanjang garitan tanaman.

5.Pengairan dan penyiangan
Bawang merah membutuhkan air yang banyak namun jangan sampai tergenang. Setelah masa penanaman 0-10 hari penyiraman dilakukan sebanyak 2x sehari, umur 11-35 hari sebanyak 1x sehari (pagi hari), dan diatas 35 hari sampai masa panen 1x/hari pagi atau sore hari.

Penyiangan perlu dilakukan jika petani menemukan gulma, namun demikian penggunaan mulsa plastik tentunya mengurangi jumlah gulma yang mungkin tumbuh.

6.Pengendalian Hama dan Penyakit
Mulsa plastik terbukti mengurangi jumlah hama dan penyakit pada tanaman bawang merah. Biasanya hama dan penyakit yang menyerang yaitu ulat daun dan layu fusarium. Jika petani menemukan hama ulat maka daun sebaiknya dipotong dan dimusnahkan. Demikian pula jika ditemukan daun bawang menguning dan layu harus langsung dicabut dan dibakar. Penggunaan insektisida juga diperbolehkan sesuai dosis yang berlaku. 

7.Panen
Tanda bawang merah telah siap panen yaitu:
- Pangkal terasa lemas jika dipegang
- Daun menguning dan rebah
- Umbi terlihat di permukaan tanah

Panen dilakukan dengan cara mencabut tanaman kemudian diikat dan dijemur sampai kering. Hal ini berfungsi untuk menjaga agar umbi bawang merah tidak cepat busuk. Setelah umbi bawang 85% kering maka bawang merah siap dipasarkan.


Demikian langkah-langkah budidaya bawang merah menggunakan mulsa plastik hitam perak. Untuk kebutuhan mulsa plastik hitam perak Anda, kami Lim Corporation siap melayani Anda. Kami jual mulsa plastik untuk pertanian dan mulsa plastik untuk tambak yang berkualitas. Silakan langsung menghubungi kami di nomor dan email yang tertera di website ini. 
# Dapatkan info pertanian dan perkebunan terupdate klik DISINI.

Senin, 09 Januari 2017

Mengenal Manfaat Mulsa Organik, Anorganik dan Kimia-sintetis

Mulsa adalah mekanisme yang digunakan untuk mengurangi tanaman pengganggu dengan menghalangi hilangnya air karena penguapan.

Macam-Macam Mulsa
1.Mulsa Organik
Mulsa dari semua bahan sisa pertanian yang secara ekonomis kurang bermanfaat seperti jerami padi, batang jagung, batang kacang tanah, daun dan pelepah daun pisang, daun tebu, alang-alang dan serbuk gergaji.

2.Mulsa Anorganik
Mulsa dari bahan batuan dalam berbagai bentuk dan ukuran seperti batu kerikil, batu koral, pasir kasar, batu bata, dan batu gravel. Untuk tanaman semusim, bahan mulsa ini jarang digunakan. Bahan mulsa ini lebih sering digunakan untuk tanaman hias dalam pot.



3.Mulsa Kimia – Sintetis
Mulsa yang terbuat dari bahan – bahan plastik dan bahan – bahan kimia lainnya. Bahan- bahan plastik berbentuk lembaran dengan daya tembus sinar matahari yang beragam. Bahan plastik yang saat ini sering digunakan yang sering digunakan sebagai bahan mulsa adalah plastik transparan, plastik hitam, palstik perak, dan plastik perak hitam.
# Baca juga Cara Menanam Buah Semangka.


Mulsa Plastik terdiri dari yaitu :

a.Mulsa Plastik Putih (MPP)
Mulsa ini memiliki daya pantul skitar 45% sehingga 55% cahaya matahari yang dipantulakan dan di serap secara langsung atau tidak langsung akan berinteraksi dengan tanah.
Selain dapat menurunkan suhu tanah, MPP juga dapat menambah jumlah cahaya matahari yang di terima oleh tajuk tanaman karena cukup besarnya cahaya matahari yang dipantulkan. Hal ini kan sangat membantu tanaman dalam melakukan fotosintesis. Oleh karena itu, MPP sangat cocok untuk budidaya semangka, melon, serta berbagai jenis cabai hibrida dan terung-terungan.

b. Mulsa Plastik Transparan (MPT)
Mulsa plastik transparan memiliki daya pantul rendah dibandingkan dengan plastik mulsa hitam ,namun cahaya yang ditruskan lebih besar.Hal ini menyebabkan MPT memiliki efek menaikkan suhu tanah.
MPT sangat cocok diterapkan pada tanaman-tanaman dataran rendah yang ingin dibudidayakan. Di dataran tinggi. Namun, tanaman-tanaman tersebut harus memiliki struktur tajuk yang tidak terlalu tinggi, seperti pada bawang merah dataran tinggi.

c. Mulsa Plastik Hitam (MPH)
Mulsa ini memiliki daya serap matahari mencapai 90,5 %, dari jumlah cahaya matahari yang datang. Cahaya yang diserap tersebut akan dipantukan dalam bentuk panas ke segala arah termasuk tanah. Penerapan mulasa ini dapat dilakukan pada bawang merah dan asparagus di dataran tinggi.
# Baca juga Plastik Mulsa Hitam Perak Membantu Petani Sukses.

d. Mulsa Plastik Perak Hitam (MPPH)
MPPh akan mnyebabkan cahaya matahari yang dipantulkan cukup besar, bahkan lebih tinggi dari MPP. Akibatnya cahaya matahari yang dipantulkan cukup besar. Di lain pihak, permukaan hitam dari MPPH akan menyebabkan cahaya matahari yang di teruskan menjadi sangat kecil, bahkan mungkin nol. Keadaan ini akan menyebabkan suhu tanah akan tetap rendah.

Dewasa ini, MPPH mualai diterapkan secara luas dan sangat cocok untuk pembudidayaan semangka hibrida, melon, serta berbagai jenis cabai hibrida dan terung-terungan.

Kelebihan dan Kekurangan Mulsa :
a.Kelebihannya meliputi :
- Dapat di peroleh secara bebas/gratis
- Memiliki efek menurunkan suhu tanah
- Mengonservasi tanah dengan menekan erosi
- Dapat menghambat pertumbuhan tanaman pengganggu
- Menambah bahan organic tanah karena mudah lapuk setelah rentang waktu tertentu
# Dapatkan info pertanian dan perkebunan terupdate klik DISINI.

b.Kekurangannya meliputi :
- Tidak tersedia sepanjang musim tanam, tetapi hanya saat musim panen tadi.
- Hanya tersedia di sekitar sentra budidaya padi sehingga daerah yang jauh dari pusat budidaya padi membutuhkan - biaya ekstra untuk transportasi.
- Tidak dapat digunakan lagi untuk masa tanam berikutnya

2.Mulsa Kimia-Sintetik ( plastik )
a.Kelebihannya adalah :
- Dapat di peroleh setiap saat
- Memiliki sifat yang beragam terhadap suhu tanah tergantung plastic
- Dapat menekan erosi
- Mudah di angkut sehingga dapat digunakan di setiap tempat
- Menekan pertumbuhan tanaman penggangga
- Dapat digunakan lebih dari satu musim tanam tergantung perawatan bahan mulsa

b.Kekurangannya adalah :
Tidak memiliki efek menambah kesuburan tanah karena sifatnya sukar lapuk
Harganya relative mahal.

Manfaat Pemasangan Mulsa
1. Melindungi agregat-agregat tanah dari daya rusak butir hujan
2. Meningkatkan penyerapan air oleh tanah
3. Mengurangi volume dan kecepatan aliran permukaan
4. Memelihara temperatur dan kelembaban tanah
5. Memelihara kandungan bahan organik tanah
6. Mengendalikan pertumbuhan tanaman pengganggu.


# Klik DISINI untuk info harga plastik mulsa hitam perak terupdate.

Jumat, 06 Januari 2017

Cara Jitu Mengelolah Media Tanam Strawberry Menggunakan Plastik Mulsa

Pengelolaan media tanam ini dilakukan setelah pembibitan strawberry, ada 2 cara yaitu :

1.   Kebun Tanpa Plastik Mulsa
pertama  lahan diolah dengan baik dengan kedalaman 30-40 cm, kemudian setelah diolah diangin-anginkan selama 15-30 hari.

Lahan dibuat bedengan dengan ukuran lebar 80 x 100 cm, tinggi 30-40 cm, sedangkan panjang disesuai dengan lahan. Sementara itu jarak anatara bedengan ialah 40 x 60 cm. ukuran guludan (petakan tanah yang telah digemburkan untuk tempat menyemai bibit) ialah lebar 40 x 60 cm dan tinggi 30 x 40 cm, dan panjang disesuaikan dengan lahan yang ada, dan jarak antar guludan 40 x 60 cm.

Setelah guludan selesai selanjutnya pupuk kandang ditaburkan dengan merata. Jumlah pupuk kandang yang ditabur ialah 20-30 ton/ha. Selanjutnya, bedengan atau guludan dibiarkan selama 15 hari. Terakhir, buat lubang tanam dengan jarak 40 x 30 cm, 50 x 50 cm, atau 50 x 40 cm. kemudian, stroberi pun siap ditanam.
# Baca Juga Asal-Usul dan Manfaat Menggunakan Plastik Mulsa.

2.   Kebun dengan Plastik Mulsa
Lahan diolah dengan baik dan diangin-anginkan selama 15-30 hari supaya kering.
Bedengan dibuat dengan ukuran lebar 80 x 120 cm, tinggi 30-40 cm, dan panjang disesuaikan dengan lahan yang ada. Sedangkan jarak antar bedengan ialah 60 cm atau guludan dibuat dengan ukuran lebar bawah 60 cm, lebar atas 40 cm, tinggi 30-40 cm. dan panjang disesuaikan dengan lahan, jarak antar bedengan 60 cm.

Setelah itu lahan diangin-anginkan selama 15 hari, setelah kering, 200 kg urea, 250 kg SP-36, dan 100kg/ha KCl ditaburkan dan dicampurkan dengan tanah bedengan. Kemudian bedengan disiram hingga lembab selanhutnya, plastic mulsa hitam atau perak ditutupkan pada bedengan atau guludan, kuatkan ujung-ujungnya dengan bambu.

Setelah bedengan tertutup plastic mulsa, buat lubang di atas plastic seukuran kaleng bekas susu kental manis. Jarak antar lubang dalam barisan 30-50 cm sehingga jarak tanam 40 x 30, 50 x 50, dan 50 x 40 cm. terakhir, buat lubang tepat pada plastic yang sudah dilubangi.
# Baca juga Cegah Gulma Pada Cabai dengan Mulsa Plastik.

Pengapuran

Jika tanah terlalu asam lakukan pengapuran dengan menebarkan 2-4 ton/ha kapur kalsit atau dolomite diatas bedengan atau guludan. Proses pengapuran ini dilakukan segera setelah bedengan atau guludan selesai dibuat.

Teknik Penanaman

Penanaman ini membutuhkan teknik agar tidak merusak stroberi yang akan ditanam. Hal pertama yamg harus dilakukan ialah menyiram polybag berisi bibit. Kemudian keluarkan bibit bersama media tanamannya denga hati-hati.
Selanjutnya, tanam satu bibit dilubang tanam, lalu padatkan tanah disekitar pangkal batang. Pemberian pupuk basah dapat dilakukan untuk tanaman tanpa mulsa. Dosis pupuk yang dianjurkan ialah 200 kg/ha urea, 250 kg SP-36, dan 150 kg/ha HCl. Pupuk diberikan kedalam lubang sejauh 15 cm di kiri-kanan tanaman. Terakhir, tanah disekitar pangkal batang disiram sampai lembab.

Pemeliharaan Tanaman

1.Penyulaman
Biasanya beberapa bibit strawberry ada yang mati ketika dipindahkan ke media tanam, jumlah bibit yang mati biasanya 10-20% dari total bibit yang ditanam.
Bibit tanaman stroberi yang mati atau tumbuh lambat dan tidak normal harus dicabut dan diganti dengan bibit tanaman stroberi yang baru. Syarat bibit tanaman stoberi pengganti harus mempunyai jenis, ukuran, dan umur yang sama dengan bibit tanaman stoberi yang mati.

2.Penyiangan
Tanaman liar akan tumbuh disekitar tumbuhan strawberry, hal ini dapat merugikan tanaman pokok yang kita tanam karena banyak nutrisi dan zat-zat makanan yang “diambil” oleh tanaman pengganggu atau gulma tersebut.
Untuk menghindari hal tersebut maka dilakukan penyiangan yaitu mencabut dan membuang gulma tersebut agar tidak menggaggu tanaman stroberi. Dan biasanya penyulaman diikuti pemupukan.

3.Pemangkasan
Pertumbuhan strawberry akan dibarengi dengan pertumbuhan daun yang rimbun. Oleh karena itu, harus dilakukan pemangkasan terhadap daun tersebut. Selain pemangkasan pada daun yang rimbun pemangkasan dilakukan pada daun yang sudah tua  dan mongering serta pada stolon.
Pemangkasan pada stolon dilakukan untuk meningkatkan produksi buah, sehingga buah yang dihasilkan lebih besar dan menarik. Waktu pemangkasan biasanya 2 tahun sekali.

4.Pemupukan
pemupukan pada tumbuhan stroberi yang ditanam di kebun tanpa mulsa dilakukan setelah 1,5-2 bulan. Jumlah pupuk yang diberikan 2/3 dosis yang dianjurkan. Pemberian pupuk dengan cara ditabur, kemudian ditutupi tanah.

Sementara itu, pemupukan dikebun dengan mulsa dilakukan jika pertumbuhan dirasa kurang baik. Komposisi pupuk yang biasa diberikan ialah campuran urea, SP-36, KCl dengan perbandingan 1 : 2 : 1,5 sebanyak 5 kg yang dilarutkan dalam air 200 liter. Selanjutnya, setiap tanaman disiram dengan 350-500 cc larutan pupuk tersebut.
# Dapatkan info pertanian dan perkebunan terupdate klik DISINI.

5.Pengairan dan Penyiraman
Air merupakan unsur terpenting untuk tanaman. Oleh karena itu, penyiraman merupakan hal penting yang harus dilakukan. Penyiraman dilakukan dua kali sehari hingga tanaman berumur dua minggu. Selanjutnya, penyiraman dikurangi secara berangsur-angsur agar tanah tidak mongering. Air dapat langsung disiramkan pada tanaman atau mengaliri parit antarbedengan dengan air.

6.Pemasangan mulsa kering
Setelah masa tanam di bedengan, dilakukan pemasangan mulsa kering seawal mungkin. Sebelumnya, jerami atau rumput kering setebal 3-5 cm dihamparkan di permukaan bedengan dan di antara barisan tanaman.

Minggu, 25 Desember 2016

Inilah Cara Tepat Budidaya Cabe Yang Dapat Meningkatkan Hasil Panen Anda

Pengolahan Tanah Pada Tanaman Cabai
Pengolahan tanah bertujuan untuk memperbaiki struktur dan porositas tanah sehingga peredaran air dan udara menjadi optimal. Pengolahan tanah dilakukan secara sempurna yaitu pembajakan dua kali dan penyisiran satu kali. Setelah pengolahan tanah (7-14) hari, dibuat bedengan dengan tujuan memudahkan pembuangan air hujan yang berlebihan, mempermudah pemeliharaan, mempermudah meresapnya air hujan atau air pengairan, serta menghindari tanah terinjak-injak sehingga menjadi padat.

Ukuran bedengan yang baik yaitu lebar 110-120 cm, dengan tinggi 20-30 cm, panjang disesuaikan dengan keadaan lahan, serta jarak antara bedengan 40-50 cm. Pada saat 70% bedengan kasar terbentuk dipupuk dengan pupuk kandang atau kotoran ayam yang telah matang sebanyak 1,0-1,5 kg/lubang tanam. Pada tanah yang pH-nya asam juga diberikan pengapuran sebanyak 100-125 gr/lubang pertanaman.
#Baca juga Cara Menanam Cabe Dengan Menggunakan Mulsa. 

Penyiapan Benih dan Persemaian Cabai
Ada 2 cara untuk membibitkan cabai yaitu disemai di bedengan atau disemai langsung di polybag (kantong plastik). Jika benih disemai di bedengan terlebih dahulu disiapkan bedeng persemaian, kemudian benih disebar dengan cara berbaris, jarak antara barisan 5 cm dan diberi naungan dari daun kelapa atau daun pisang.

Benih juga dapat disemai langsung dalam polybag kecil yang ukuran 5-8×10 cm. Sebelum  dikecambahkan, benih cabai sebaiknya direndam dulu dalam air hangat dengan suhu 55 – 60°C selama 15-30 menit untuk mempercepat proses perkecambahan benih. Bila benih cabai akan disemai langsung di polybag, sebelumnya polybag diisi dengan media campuran tanah halus 2 bagian + 1 bagian pupuk kandang matang halus + 80 gr pupuk NPK + 75 gram furadan. Bahan media dicampur secara merata lalu dimasukkan ke dalam polybag. Selanjutnya benih cabai ditanam dan diletakkan di bedengan secara teratur dan segera ditutup dengan karung goni
basah selama ± 3 hari agar benih cepat berkecambah.

Penanaman Cabai
Waktu penanaman yang paling baik adalah pagi atau sore hari. Umur cabai yang sudah dapat ditanam adalah umur 17.- 23 hari atau tanaman cabe mempunyai daun 2-4 helai. Sehari sebelum tanam bedengan yang telah ditutup mulsa plastik harus dibuatkan lubang tanam. Jarak tanam cabe yaitu 50-60 x 60-70 cm. Bibit cabe yang siap dipindahkan segera disiram secukupnya dan sebaiknya juga direndam dalam larutan fungisida sistemik atau bakterisida dengan dosis 0,5-1,0 g/l air selama 15-30 menit untuk mencegah penularan hama dan penyakit.
#Baca juga Keunggulan Mulsa Plastik Hitam Perak.

Pemupukan Cabai
Dosis pupuk yang digunakan adalah Urea 150 kg + ZA 50 kg + SP-36 150kg + KCI 200 kg. Pupuk dasar diberikan 2-3 hari sebelum tanam, yaitu semua dosis pupuk SP-36. Pupuk susulan pertama diberikan pada umur 10 hari setelah tanam dengan sepertiga dosis masing-masing pupuk Urea, ZA dan KCI. Pemupukan susulan kedua dan ketiga masing-masing pada 40 dan 70 hari setelah tanam dengan dosis sama dengan pemupukan pertama. Waktu pemupukan disesuaikan dengan ketersediaan air dimana keadaan air tanah dalam keadaan cukup. Pupuk diberikan dengan cara tugal sedalam 5-15 cm dan ditutup kembali dengan tanah. Pemberian pupuk dapat juga dengan cara dikocor, dianjurkan juga disemprot dengan pupuk daun Mamigro Super N atau NPK spesial atau dengan Gardena D dengan konsentrasi 2 – 5 gr/l air mulai umur 7 sampai 30 hst dengan interval pemberian 7 – 15 hari.

Panen dan Pasca Panen Cabai
Pada umumnya tanaman cabai mulai dipanen pada umur 75 -80 hari setelah tanam, panen berikutnya dilakukan selang waktu 2 -3 hari sekali. Sedangkan di dataran tinggi panen perdana dimulai pada umur 90 – 100 hari setelah tanam. Selanjutnya pemetikan buah dilakukan selang waktu 6 – 10 hari sekali.
#Dapatkan info pertanian & perkebunan terlengkap klik DISINI.


Panen cabai dipilih pada tingkat kemasakan 85-90% saat warna buah merah kehitaman. Untuk mendapatkan harga tinggi, hasil panen dikelompokkan berdasarkan standar kualitas permintaan pasar seperti untuk supermarket, pasar lokal maupun pasar eksport. Setelah buah cabe dikelompokkan berdasarkan kelasnya, maka pengemasan perlu dilakukan untuk melindungi buah cabai dari kerusakan selama dalam pengangkutan.

Gunakanlah plastik mulsa hitam perak,sebagai mekanisme pendukung untuk meningkatkan panen cabe anda. Untuk info harga plastik mulsa terupdate silahkan klik DISINI.

Senin, 19 Desember 2016

Cara Bertanam Tomat Agar Hasil Panen Melimpah

Tomat adalah tanaman yang cukup sensitif terhadap lingkungan terutama terhadap suhu, kelembabapan, intensitas cahaya, serta irigasi dan drainase air. Penggunaan mulsa akan membantu menjaga suhu, kelembaban, serta mengontrol kadar air tanah. Penelitian membuktikan, penggunaan mulsa plastik dikombinasikan dengan pemupukan yang tepat, akan meningkatkan produksi buah tomat. Mulsa dibagi menjadi tiga jenis, yaitu mulsa organik (contoh: sekan padi), mulsa anorganik (kerikil), dan mulsa sintetik yang diproduksi oleh pabrik mulsa plastik (contoh: mulsa plastik hitam perak).

1.       Persemaian
Sebelum ditanam di media pembibitan (contoh:polybag atau lahan semai) biji tomat direndam dalam air hangat selama 15-20 menit. Kemudian diperlakukan dengan fungisida. Setelah biji dikeringkan, biji disemaikan di media tanah+pupuk kandang. Setelah 3 minggu, bibit-bibit tomat dapat dipindah ke lahan tanam.

2.       Persiapan Lahan
Tanah perlu diolah terlebih dahulu jika aerasi dan kepadatan tanah tidak mendukung penyediaan air dan perkembangan akar tanaman. Proses selanjutnya yaitu pembuatan bedengan (2 baris tanaman), sistem ini biasa digunakan di daerah dataran rendah dan medium. Tanah dibuat bedengan dengan lebar 120-160 cm. Jika lahan tanam berada di dataran tinggi maka biasanya petani menerapkan sistem guludan (1 baris tanaman). Guludan dibuat dengan lebar 60 cm. Tinggi bedengan dan guludan di musim hujan 20-40 cm sementara di musim kemarau cukup 0-20 cm.

# jangan lewatkan Tali Plastik, Tali Gawar, Tali Salaran, Ulet & Tahan Lama

Setelah bedengan/guludan dibiarkan selama seminggu, beri pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektarnya. Pupuk TSP dapat pula ditambahkan untuk menambah kandungan fosfor. Selanjutnya, bedengan/guludan ditutup dengan plastik mulsa hitam perak lalu dilubangi baik secara manual (dengan kaleng yang dipanaskan) maupun mesin. Tanah kembali dibiarkan selama satu minggu sebelum ditanami.

3.       Penanaman
Sebaiknya turus yang berfungsi sebagai penyangga tanaman tomat dipasang sebelum bibit tomat ditanam. Buat lubang sedalam 5-10 cm lalu masukkan bibit tomat. Jika persemaian menggunakan polybag, lepas polybag lalu masukkan tanaman dan tanah ke dalam lubang. Jika persemaian menggunakan lahan, pastikan akar semaian tomat tidak rusak saat dicabut, lalu masukkan ke dalam lubang tanam.

4.       Pemeliharaan dan perawatan
a.       Penyiraman. Bila tidak ada hujan, penyiraman dilakukan setiap hari selama 2 minggu.     Selanjutnya disiram 2x seminggu sampai berumur 45 hari.
b.      Pemangkasan. Pemangkasan dilakukan 2-4 kali sebulan. Cabang-cabang yang tidak produktif yaitu yang tumbuh di ketiak batang utama dan daun utama sebaiknya dipangkas. Pucuk tanaman tomat pun sebaiknya dipangkas setelah 2 helai daun tumbuh di atas dompolan buah yang kelima. Tujuannya supaya buah cepat besar dan masak. Penelitian menunjukkan, usaha pemangkasan ini menghasilkan bobot buah yang paling besar.

5.       Pemupukan
Pemupukan sangat penting dilakukan karena tanaman tomat membutuhkan unsur hara makro berupa N, P, K, Ca, dan Mg serta unsur hara mikro berupa Zn dan B. Nitrogen diperlukan untuk pertumbuhan vegetatif tanaman. Fosfor sangat penting saat masa awal pertumbuhan tanaman tomat, pembentukan daun, buah, dan biji. Kalium dapat diberikan 1-2 kali sepanjang masa tanam tomat, Kalium membantu tanaman tomat lebih tahan terhadap serangan penyakit serta menunjang pertumbuhan akar.

6.       Pemanenan
Buah tomat dapat dipanen setelah berusia 60-100 hari setelah masa tanam. Buah tomat telah berubah dari hijau menjadi kekuning-kuningan, tepi daun menguning, dan batang tanaman mengering. Buah tomat sebaiknya di panen di pagi atau sore hari.

# Baca juga Mulsa Plastik Hitam Perak Berkualitas

Bagi Anda yang membutuhkan mulsa plastik hitam perak, kami Lim Corporation, jual mulsa plastik berbagai jenis dengan ukuran mulsa plastik sesuai kebutuhan Anda. Tentunya dengan harga mulsa plastik bersaing. 
# Dapatkan update info Pertanian & Perkebunan terkini hanya DISINI.

Jumat, 16 Desember 2016

Begini Cara Menanam Buah Semangka Yang Benar

Buah semangka merupakan buah yang yang tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Daging buahnya berwarna merah dengan rasa yang manis dan berair seketika mampu menyegarkan kerongkongan kering saat terik matahari.

Selain itu buah ini memiliki nilai estetika yang menggoda mata pembelinya dengan tampilan luar yang besar, berwarna hijau, dan memiliki garis horizontal sepanjang buahnya. Buah semangka atau Citrullus lanatus ini cocok dijadikan sebagai hidangan penutup santap bersama, acara keluarga, acara resmi maupun tidak resmi.
#Baca juga Mengapa Petani Kentang Harus Menggunakan Mulsa Plastik.

Selain sebagai pencuci mulut, buah ini juga bisa dijsajikan dalam bentuk jus ataupun dicampur bersama es buah. Bukan itu saja, hebatnya lagi buah ini memiliki segudang manfaat yang membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan penikmatnya. Bijinya yang memiliki aroma dan rasa tawar, diolah menjadi makanan ringan yang disebut kwaci dan kulitnya bisa dijadikan asinan atau acar.

Permintaan buah semangka pada hari-hari normal bisa mencapai 20-30 buah, dan akan meningkat pada momen-momen tertentu misalnya saat bulan puasa.

Buah semangka sudah dibudidayakan secara intensif oleh petani Indonesia cukup lama khususnya petani yang berdomisili di daerah pedesaan. Sentra buah semangka terdapat di Negara Cina, Jepang dan India.
#Baca juga Asal Usul dan Manfaat Penggunaan Mulsa Plastik.

Sedangkan di Indonesia sentranya terdapat di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Lampung. Tentunya buah semangka yang kita nikmati sehari-sehari berasal dari kinerja dan jerih payah petani dalam membudidayakannya dari penanaman hingga pemanenan. Apakah anda pensaran bagaimana cara budidaya buah yang satu ini?.

Baiklah, mari kita puaskan rasa penasaran anda dengan uraian cara budidaya semangka berikut :

1.Iklim
a.Secara teoritis curah hujan yang ideal untuk pertanaman semangka adalah 40-50 mm/bulan.
b.Tanaman semangka menghendaki penyinaran matahari yang cukup untuk seluruh areal pertanamannya.
c.Suhu optimal untuk pertumbuhan tanaman semangka adalah ±250C

2.Media tanam
a.Diperlukan tanah yang cukup gembur, kaya bahan organik, bukan tanah asam dan tanah kebun/persawahan yang telah dikeringkan.
b.pH antara 6-6,7, jika pH <5,5 bisa dilakukan pengapuran disesuaikan dengan tingkat keasaman tanah.
c.tanah yang cocok untuk tanaman semangka adalah tanah porous sehingga mudah membuang kelebihan air.
#Baca juga Kami Menjual Plastik Mulsa Hitam Perak Merk KUDA.

3.Ketinggian tempat
Ketinggian tempat yag ideal adalah 100-300 mdpl.
Itulah syarat tumbuh tanaman semangka yang harus dipenuhi sebelum menanam buah semangka. Dengan mengetahui syarat tumbuh, maka akan mempermudah proses penanaman buah semangka, lalu bagaiman tahapan budidaya semangka?

Langsung saja simak uraian dibawah ini :

1.Pembibitan
Pilihlah bibit semangka yang unggul seperti Hibrida import dan jenis Haploid (berbiji). Setelah itu biji direnggangkan untuk mempermudah proses pertumbuhannya. Setelah direndam dalam satuan obat yang sudah diramu. 1 liter air hangat, 1 sendok teh hormon (Atomik, Menedael, Abitonik), 1 sendok fungisida, 0,5 sendok bakterisida. Setelah direndam 10-30 menit, diangkat dan tiriskan, dan bibit siap dikecambahkan. Setelah itu dirawat sampai siap dipindahkan yakni pada umur 12-14 hari

2.Pengolahan media tanam
Dilakukan pembersihan gulma dan sisa akar tanamn sebelumnya. Setelah itu dibentuk bedengan dengan tinggi bedengan minimum 20cm.

3.Pengapuran
Dilakukan dengan pemberian jenis kapur pertanian yang mengandug unsur Ca dan Mg yang bersifat menetralkan keasaman tanah. setelah itu ditambah pupuk kandang dan organik.

4.Penanaman
Rendam selama 5-10 menit sebelum dipindahkan dengan obat (sama dengan perndaman awal). Keluarkan hati-hati dan pindahkan ke tanah yang siap tanam.

5.Pemeliharaan tanaman.
Penjarangan dan penyulaman terhadap tanaman yang rusak, kemudian penyiangan agar tidak ada gulma yang mengganggu, pembumbunan, perempaian, pemupukan dan pengairan serta penyiraman. Selain itu lakukan penyemprotan sesuai intensitas serangan hama. Pupuk daun diberikan saat umur (7,14,21,28 dan 35 setelah tanam), pupuk buah pada (45,55 HST) dan ZA serta NPK saat (25, 55 HST).

6.Panen 
Umr panen 70-100 HST dengan ciri-ciri terjadi perubahan warna buah, dan batang buah mulai mengecil. Sebaiknya pemotongan buah dilakukan beserta tangkainya.

Itulah cara menanam buah semangka, bagaimana? Tunggu apalagi. Lim Corporation menyediakan plastik mulsa hitam perak. Untuk info harga terupdate silahkan klik DISINI.

Kamis, 08 Desember 2016

Maksimalkan Produksi Cabai Anda di Segala Musim

Harga cabai di pasaran berubah-ubah sesuai musim, di musim kemarau (Mei-Oktober) harga cabai lebih murah dibanding harga cabai di musim hujan. Harga jual yang lebih murah ditunjang oleh perawatan tanaman cabai di musim ini yang relatif lebih mudah. Maka untuk mendapatkan keuntungan tinggi, petani cabai harus memaksimalkan jumlah produksi cabai.

Bagaimana caranya?
Penggunaan mulsa plastik hitam perak terbukti sangat efektif untuk menjaga kelembaban tanah di musim kemarau. Mulsa plastik dapat menahan laju evaporasi (penguapan) air yang membantu menjaga kadar air dalam tanah. Sehingga tanaman cabai mendapatkan kelembaban tanah yang cukup untuk proses pertumbuhan di musim kemarau. Di samping itu, mulsa plastik hitam perak juga akan meningkatkan suhu tanah. Peningkatan suhu berpengaruh pada meningkatnya aktivitas organisme dalam tanah dalam proses penguraian bahan organik.

Tanah pun semakin kaya dengan unsur hara (semakin subur). Tak hanya itu, tanah yang lembab dipadu dengan kenaikan suhu tanah di bawah mulsa plastik akan mematikan gulma. Hal ini disebebakan karena gulma tidak dapat berfotosintesis dalam kondisi tersebut. Tidak adanya gulma berarti seluruh unsur hara yang ada dalam tanah (lahan tanam) akan diserap optimal oleh tanaman cabai. Tanaman cabai menjadi lebih tinggi dan memiliki buah yang lebih banyak.
#Baca juga Mengapa Petani Kentang Harus Menggunakan Mulsa Plastik.

Peningkatan produksi cabai juga disebabkan oleh peningkatan proses fotosintesis yang dibantu bagian mulsa plastik yang berwarna perak. Warna perak akan memantulkan cahaya matahari, sehingga seluruh bagian daun tanaman cabai mendapatkan sinar matahari secara maksimal. Pantulan cahaya tersebut juga terbukti mengurangi jumlah hama seperti apids, trips, dan berbagai serangga merugikan lainnya.

Mulsa plastik hitam perak merupakan mulsa sintetik yang diproduksi secara massal oleh pabrik mulsa plastik. Hal ini menunjang kemudahan pengadaan mulsa di segala musim. Berbeda dengan mulsa organik yang tergantung dengan hasil samping panen tanaman lain. Untuk mendapatkan mulsa plastik hitam perak ini, kami Lim Corporation siap melayani kebutuhan mulsa plastik Anda. Kami menjual mulsa plastik berbagai merk yang berkualitas.
#Baca juga Cara Memasang Mulsa Plastik Hitam-Perak (MPHP)

Silakan menghubungi kami untuk mendapatkan daftar harga mulsa plastik terbaru dan informasi mengenai ukuran mulsa plastik.Selain menggunakan mulsa plastik hitam perak, ada cara lain untuk memaksimalkan produksi cabai yaitu melalui pemupukan menggunakan pupuk PK. Pupuk P (Fosfat) akan memacu pertumbuhan akar tanaman cabai, menambah daya tahan tanaman terhdap hama dan penyakit, serta merangsang pertumbuhan jaringan tanaman. Pupuk K(Kalium) juga tak kalah bermanfaat, pupuk ini berperan dalam metabolisme air dalam tanaman, mempertahankan turgor, menguatkan batang, dan meningkatkan produksi cabai.

Sementara itu, budidaya cabai di musim hujan memerlukan penanganan khusus. Budidaya cabai di musim hujan beresiko tinggi mengalami gagal panen. Tanaman cabai  sangat sensitif terhadap kelembaban dan curah hujan, bunga cabai yang terkena hujan rawan rontok dan buah cabai lebih mudah busuk jika terus menerus tersiram air hujan. Di musim hujan pula serangan penyakit terhadap tanaman cabai meningkat pesat.
#Untuk info harga plastik mulsa hitam perak terupdate silahkan klik DISINI.

Mulsa plastik hitam perak dapat membantu proses fotosintesis di musim hujan dimana intensitas matahari berkurang. Selain itu mulsa plastik hitam perak juga akan membantu mengurangi hama dan penyakit yang menyerang tanaman cabai. Khusus di musim hujan, sebaiknya petani membuat penutup tanaman cabai untuk melindunginya dari air hujan. Penutup ini dapat dibuat menggunakan bambu yang dilapisi plastik bening. Ya, budidaya cabai di musim ini membutuhkan usaha yang lebih, namun jangan lupa di musim ini harga cabai melambung tinggi. Dan permintaan terhadap cabai selalu tinggi tanpa mengenal musim. Selamat bertani!