Senin, 14 Agustus 2017

Pengetahuan Baru, Begini 6 Cara Yang Benar & Simple Budidaya Udang Vaname!



Tujuan utama dari budidaya udang vaname ialah guna memperoleh hasil pemanenan udang yang berukuran besar serta dalam kurun waktu yang cepat. Hasil pemanenan adalah hasil dari kombinasi berbagai macam hal yang menentukan pada saat tahap budidaya, yaitu seperti luas tambak, jumlah bibit, kualitas bibit, pemberian makanan serta faktor lingkungan.

1) Pemilihan Bibit

Bibit yang dipakai pada tahap budidaya udang vaname ialah benih yang jenis PL10-PL12 yang memperoleh sertifikasi SPF atau Specific Pathogen Free. Bibit perlu terlihat baik dan tidak cacat, mempunyai ukuran seragam, berenang berlawan arus, insang telah berkembang, serta usus nampak jelas.
*Baca juga Panduan Sederhana Cara Budidaya Rami, Supaya Panen Maksimal

2) Penebaran Bibit

Sebelum bibit disebarkan, bibit udang harus lewat proses aklimitasi, sebab ini amat mempengaruhi daya tahan si udang vaname ketika tahap pembenihan serta pemeliharaan. Tekniknya, menyiram kantung wadah benih memakai air tambak serta diapungkan pada tambak sekitar 15-20 menit. Sesudah itu, buka serta miringkan perlahan saja, supaya bibit udang keluar. Tak sama dengan cara budidaya udang lainnya, bibit udang vaname lebih baik disebar pada saat siang hari.

3) Pemberian Pakan

Makanan yang umumnya disarankan untuk budidaya udang vaname ini ialah pellet yang memiliki 30% protein. Jumlah pada pakan yang akan diberikan juga dipengaruhi usia udang ataupun memakai pedoman ABW. Makanan diberikan sekitar 4-5 kali dalam sehari. Tak hanya usia, banyaknya jumlah pakan dipengaruhi pula oleh kondisi pada tambak, kualitas air serta kesehatan udang.

4) Pemeliharaan

Tahap pemeliharaan awal ialah kontrol tingkat pada salinitas. Untuk salinitas air yang bagus ialah pada 10-25 ppt. Tak hanya itu, pengecekan pH air serta tanah dengan rutin berkala. Kalau kurang dari angka 7,5, jadi harus dikerjakan tahap pengapuran. Sebelum udang vaname berusia sekitar 60 hari, harus pula dicek kembali tinggi air serta dikerjakan pengisian air serta salinitas yang dipaparkan diatas kalau air berkurang sebab proses penguapan berlangsung.

5) Hama & Penyakit

Hama yang suka menjengkit pada tambak udang vaname umumnya ialah hewan yang hidup di dekat tambak, semisal burung, ikan liar, ketam, serta pengerek. Untuk pengendalian penyakit sendiri, perlu dikerjakan bebarengan dengan tahap pembibitan serta pemeliharaan. Kalau Anda mengerjakan tahap pemeliharaan secara baik, jadi penyakit tak akan menjengkit udang Anda.
*Bagi para pembudidaya udang, jika membutuhkan Plastik LDPE untuk alas tambak silahkan hubungi 081232584950 | 087702821277 atau bisa langsung dicek DISINI untuk info harga terupdate.

6) Pemanenan

Tahap pemanenan dikerjakan sesudah udang vaname berusia sekitar 120 hari serta mencapai bobot sekitar 50 ekor/kg. Kalau udang telah mencapai bobot tersebut sebelum memasuki 120 hari, jadi pemanenan dapat dikerjakan. Pemanenan dikerjakan ketika malam hari guna mempertahankan mutu dan kualitas udang.

Untuk 2-4 hari sebelum masa pemanenan, tambak perlu diberikan kapur dolomite sekitar 80 kg/ha serta mempertahankan ukuran ketinggian air guna mencegah terjadinya molting. Kalau Anda mengerjakan cara budidaya udang vaname secara benar, jadi hasil yang Anda peroleh juga akan amat memuaskan dan menguntungkan.

Senin, 07 Agustus 2017

Panduan Sederhana Cara Budidaya Rami, Supaya Panen Maksimal

Rami ialah tanaman tahunan memiliki bentuk rumpun, gampang tumbuh, serta dikembangbiakkan di wilayah tropis, kuat akan serangan penyakit serta hama, dan bisa mendukung pemeliharaan alam dan juga lingkungan.

- POLA TANAM & PENANAMAN
Budidaya rami dapat Anda lakukan dengan monokultur serta tumpangsari memakai pohon kelapa di kebun. Penanaman dilakukan pada lahan yang datar, dapat pula pada lahan yang miring maupun lahan perbukitan. Tanah pada area lahan diolah 1-2x memakai cangkul, bajak maupun traktor.

Selanjutnya buatlah bedengan-bedengan selebar 3 meter dan panjang diselaraskan dengan kondisi lahan serta jarak antar bedengan 50-75 cm. Kalau penanaman dikerjakan di lahan miring, jadi bedengan perlu dibuat menyelaraskan garis guna mencegah terjadinya erosi.
*Baca juga Cara Budidaya Tanaman Obat Keluarga “Lidah Buaya”

Pada budidaya tanaman rami dapat ditanam memakai bibit dari biji, stek batang serta potongan akar rimpangnya. Namun bahan yang dirasa cukup baik bagus serta praktis ialah potongan pada rhizomanya. Bahan perlu dipilih dari induk yang varietasnya unggul serta telah berusia sekitar 2 tahun.

- PEMELIHARAAN & PERAWATAN
Pemeliharaan pokok tanaman ini ialah penyiangan, pengairan, sistem drainase serta pemupukan. Proses penyiangan perlu diselaraskan dengan keadaan perkembangan gulma serta lahan. Jika drainase meliputi proses penyiraman dimusim kering serta perbaikan drainase saat musim hujan.

Sebab tanaman ini tergolong tanaman yang sensitiv pada lahan tanah yang ada genangan air. Jika genangan air terjadi lebih dari 24 jam, hal itu bakal menyebabkan rami jadi layu serta berkemungkinan mati.

Pada upaya mempersingkat proses pertumbuhan serta meningkatkan tingkat produktivitas, jadi tanaman rami butuh diberikan pupuk buatan, selain pemberian pupuk kandang sebelum tanam. Pemupukan buatan diberi ketika tanaman berusia 2-3 minggu seperti campuran Urea, TSP serta KCL.

- MASA PEMANENAN
Perkebunan yang memiliki sistem drainase baik, maka tanaman rami telah dapat dipanen saat berusia 3-4 bulan. Tetapi bagi varietas Florida biasanya dipanen kira-kira 60 hari serta varietas Formosa 45 hari.
*Info harga plastik mulsa terupdate bisa Anda cek DISINI

Faktor yang menandakan tanaman akan siap dipanen yaitu pertumbuhannya terhenti, seperti batang bawah berwarna cokelat, batang gampang pecah, seratnya sudah sampai ke pangkal serta tunas baru tumbuh pada ujung batang.

Jikalau tanaman sudah menampakkan adanya tanda-tanda panen tersebut, maka segera lakukan pemanenan. Kalau dibiarkan 2 minggu lebih, maka mutu serat pada rami kuranglah begitu bagus, tunas baru tak segera diberikan kesempatan guna berkembang lebih baik lagi.

Kamis, 27 Juli 2017

Cara Budidaya Tanaman Obat Keluarga “Lidah Buaya”

Untuk para pecinta tanaman obat keluarga tanaman lidah buaya tentu masuk dalam salah satunya. Budidaya tanaman lidah buaya bisa dikatakan sangat mudah. Apalagi didukung dengan tingkat ketahanan hidup lidah buaya yang sangat tinggi. Bahkan pada kondisi lingkungan yang sedikit ekstrem, lidah buaya pun bisa bertahan hidup. Tanaman Lidah buaya memiliki banyak manfaat, seperti dapat menyuburkan rambut, sehingga banyak digunakan menjadi bahan utama pada industri shampoo.

Lidah buaya juga dapat diolah menjadi bahan makanan yang memiliki nilai ekonomi atau jajanan, seperti jelly yang enak, permen lidah buaya, ataupun dijadikan campuran es buah yang menyegarkan.

Di skala industri rumah tangga, banyak juga yang mengolah lidah buaya menjadi minuman sari lidah buaya. Manfaat lain dari lidah buaya yaitu bisa digunakan untuk menyembuhkan gatal – gatal, dengan mengoleskan bagian dagingnya ke bagian kulit yang dirasa gatal. Dengan berbagai manfaat diatas, paka pantaslah jika tanaman lidah buaya bisa dikatakan salah satu bagian dari “apotek hidup” yang dapat ditanam di pekarangan rumah kita.
*Baca juga Mulsa dan Bawang Merah

Tanaman ini memiliki banyak varietas, yang terbaik dan paling unggul adalah jenis atau varietas yang bernama Aloe barbandensis. Karena memiliki daun yang besar, hal ini tentu saja memberi hasil yang maksimal. Jenis ini memiliki daya tahan terhadap penyakit. Cara pembibitannya adalah dengan mengambil anakan yang tumbuh pada tanaman induk. Congkel anakan lidah buaya dengan hati – hati, jangan sampai merusak akar. Kemudian taruh anakan pada media polibag, atau dapat langsung ditanam di pot atau pekarangan rumah.

Dalam kesempatan kali ini kami akan berbagi ilmu tentang cara menanam lidah buaya agar tumbuh sehat. Pertama Lahan tanam sebaiknya disiapkan, walau lidah buaya mudah tumbuh di mana saja. Hal ini dilakukan agar kita mendapat hasil yang maksimal, dan lidah buaya tumbuh subur. Campuran yang baik untuk media tanam adalah kompos dan pupuk kandang. Beri jarak tanam yang cukup agar memberi ruang tumbuh tanaman lidah buaya, agar daun tidak bertabrakan satu sama lain. Siapkan lubang tanam sekitar 10 – 15 cm, tergantung dari besarnya bibit. Kemudian tutup lubang tanam dengan tanah yang sudah diolah dengan kompos dan pupuk kandang tadi.
Walaupun tanaman lidah buaya tidak terlalu membutuhkan air. Biasanya di musim kemarau akan terjadi penguapan yang ekstrem. Kulit lidah buaya tersebut menjadi kekuningan jika dirinya kekurangan air meski masih dalam kondisi hidup. Setelah usia tanaman 3 – 4 minggu tambahkan campuran kompos pada media tanaman lidah buaya agar semakin subur.

Tanaman lidah buaya dapat dipanen jika sudah mencapai usia dewasa, hal ini tergantung dari jenis lidah buaya. Ambil daun yang gemuk dan paling besar, segera olah hasil panen karena daun lidah buaya tersebut mudah layu atau kita dapat bungkus daun lidah buaya hasil panen kita dengan wrap-plastic, dan simpan pada lebari es jika memerlukan waktu untuk pengolahannya.

#Bagi para petani lidah buaya yang sedang membutuhkan polybag/mulsa plastik sebagai media penanaman silahkan Hub. 081232584950 | 087702821277. Info harga bisa Anda cek DISINI

Untuk melakukan peremajaan bisa kita lakukan saat tanaman lidah buaya sudah mulai tua, hal ini juga perlu dilakukan walau tanaman tidak terlihat tua namun sudah mengalami beberapa kali proses panen. Selain lidah buaya masih terdapat banyak macam tanaman obat keluarga yang biasa ditanam dirumah seperti Belimbing wuluh, Daun bayam duri, Kangkung, Pepaya, Sirih, Kayu manis, Jeruk nipis, Delima, Cabai merah, Mengkudu Dll.

Selasa, 18 Juli 2017

Mulsa dan Bawang Merah

Penggunaan mulsa semakin meluas dalam sektor pertanian di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh munculnya berbagai penelitian dan testimoni petani akan berbagai manfaatnya. Mulsa yang sering digunakan adalah mulsa plastik. Karena mulsa jenis ini lebih mudah didapat dan praktis dalam proses pemasangannya. Walau demikian harga mulsa plastik memang lebih mahal dibandingkan jika tidak memakai mulsa atau menggunakan mulsa organik. Namun hasil budidaya yang meningkat tentunya dapat menutup biaya pengadaan mulsa plastik tersebut.

Mulsa plastik dibuat di pabrik mulsa plastik yang berasal dari bahan polietilena berdensitas rendah. Bahan ini tipis dan ringan namun liat sehingga tidak mudah sobek. Jenisnya ada banyak misalnya mulsa plastik bening, mulsa plastik hitam perak, mulsa plastik hitam, dsb. Tiap jenis mulsa plastik ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ukuran mulsa plastik yang dibutuhkan petani disesuaikan dengan ukuran lebar x panjang bedengan (luas lahan tanam).

Penggunaan mulsa plastik tepat diterapkan pada sayur-sayuran yang membutuhkan sistem intensifikasi produksi. Misalnya saja tanaman cabai, tomat, sawi hijau, kentang, bawang merah, dll. Kebutuhan pasar akan komoditas tersebut relatif tinggi sehingga harus diimbangi pula dengan produksi yang tinggi. Contohnya bawang merah, bumbu dapur yang satu ini merupakan bumbu dasar yang digunakan untuk memasak berbagai macam masakan. Otomatis, permintaan terhadap umbi berwarna merah keunguan ini sangat tinggi.

Baca Juga : 5 Tips Jitu Sukses Budidaya Wortel, Yang Jarang Diketahui Orang!


Bawang merah ideal ditanam di daerah dataran rendah dengan iklim kering dan suhu udara panas. Tanaman ini memerlukan tanah yang subur, gembur, mengandung banyak bahan organik, dan memiliki drainase yang baik. Salah satu daerah produsen terbesar bawang merah adalah daerah Brebes, Jawa Tengah. Namun demikian, produksi bawang merah masih perlu digenjot dan diratakan di seluruh daerah di Indonesia. Supaya ketika ada gagal panen di satu daerah maka daerah lain bisa memasok kebutuhan dalam negeri tanpa harus impor. Masyarakat pula tak perlu merasakan harga bawang merah yang mencekik ketika bumbu yang satu ini langka di pasaran.

Tahun 2015, BPTP Jogjakarta bekerjasama dengan KKP3SL melakukan penelitian mengenai efek penggunaan mulsa plastik pada kebun bawang merah di daerah Bantul. Tanah di daerah ini merupakan tanah berpasir, tanahnya kering dan memiliki daya penguapan yang tinggi. Menurut petani  bawang merah yang berpartisipasi dalam kajian tersebut, proses penyiraman tanamannya menjadi lebih singkat. Yang biasanya memerlukan waktu 1.5 jam untuk menyirami 1000 m2, menjadi sekitar 1 jam saja. Selain itu bawang merah yang ditanam menggunakan mulsa plastik terserang hama dan penyakit yang lebih sedikit dibandingkan dengan bwang merah tanpa mulsa. Hal ini tentunya menghemat penggunaan pestisida pada tanaman. Uji coba berikutnya dilakukan di tahun 2016, masih di kota Bantul panen bawang merah pada kebun yang dilapisi mulsa plastik menunjukkan hasil panen yang lebih tinggi.

Penelitian di daerah Temanggung pada tahun 2014, menunjukkan bahwa kombinasi penggunaan mulsa plastik dan pengaturan jarak tanam pada bawang merah menunjukkan hasil panen yang optimal. Jarak tanam 15 cm x 25 cm menghasilkan rumpun umbi paling banyak dan umbi kering setelah ditimbang pun paling berat dibandingkan hasil budidaya bawang merah tanpa mulsa dengan jarak tanam lebih rapat.

Jangan Lewatkan : Inilah Cara Tepat Budidaya Cabe Yang Dapat Meningkatkan Hasil Panen Anda

Bagaimana? Tertarik untuk menggunakan mulsa plastik pada kebun bawang merah Anda?
Kami, Lim Corporation, jual mulsa plastik untuk berbagai keperluan pertanian dan perikanan (mulsa plastik untuk tambak) yang berkualitas dengan harga bersaing. Silakan cek harga yang kami tawarkan DISINI.

Kamis, 06 Juli 2017

5 Tips Jitu Sukses Budidaya Wortel, Yang Jarang Diketahui Orang!


Wortel ialah tanaman yang bersiklus hidup sekitar 12-24 bulan yang mengandung karbohidrat dengan jumlah besar, tanaman tersebut dapat berbunga di tahun kedua. Bagian batang bunga tumbuh sekitar 1 m, bunga yang berwarna putih, serta rasa manis langu. Untuk bagian wortel yang bisa dikonsumsi ialah pada bagian umbi ataupun akarnya.

1) Penyemaian Benih
Biji wortel ditebarkan langsung pada media tanam, bisa pula ditebar luas merata di tiap bedengan maupun dengan dicicir di dalam barisan. Jarak antar barisan sekitar 15 cm, lalu kalau telah tumbuh bisa dikerjakan penjarangan jadi tanaman wortel diberi jarak 3-5 cm per bibit. Keperluan bibit tiap area sekitar 150-200 gram. Biji wortel umumnya bakal sudah berkecambah sesudah tanaman berusia 8-12 hari.
*Baca juga Apa Itu Tambak, Apa Pula Manfaat Plastik Mulsa Untuk Tambak?

2) Media Tanam
Pertama, cangkul tanah sedalam 40 cm, serta diberikan pupuk kompos/kandang sekitar 15 ton tiap hektarnya. Kemudian buat bedengan selebar kira-kira 100-150 cm, tingginya 30-40 cm, jarak per bedengannya 50-60 cm serta panjang di sesuaikan pada kondisi lahan.

3) Penanaman
- Sebarkan bibit wortel dengan merata di alur-alur atau garitan-garitan yang sudah disediakan.
- Tutup bibit wortel memakai tanah tipis berkedalaman sekitar 0,5-1 cm.
- Bikin alur-alur dangkal sekitar 5 cm dari area bibit arah barisan guna menaruhkan pupuk dasar. Pupuk yang diberikan ialah campuran seperti TSP ± 400 kg, ± 200 kg, P2 O5 per hektar serta KCl 150 kg, ± 75 kg K2O/ha.
- Tebarkan pupuk secara merata, lalu tutup kembali memakai tanah tipis saja.
- Tutuplah setiap garitan memakai dedaunan kering maupun pelepah daun pisang sekitar 7-10 hari guna mencegah hanyutnya bibit wortel dari percikan air hujan, serta berfungsi untuk menjaga kadar kelembaban pada tanah.

4) Pemeliharaan & Perawatan
Kerjakan penjarangan antara tiap tanaman wortel. Hal ini dikerjakan ketika tanaman berusia 1 bulan sesudah masa tanam. Tujuannya ialah guna mendapatkan tanaman wortel yang tumbuh dengan subur, maka diharapkan supaya hasil panen memuaskan hati. Kerjakan pembersihan rerumputan liar dan gulma yang ada disekeliling tanaman. Rumput liar yang ada pada parit pula dibersihkan supaya tak menjadi sarang hama ataupun penyakit. Dibagian tanah di sekeliling barisan tumbuhan wortel perlu digemburkan dahulu, lalu dikubur sampai bagian ujung batang supaya kelak umbi bakal tertutup oleh tanah disekitarnya.
*Info harga terbaru tentang mulsa plastik pertanian bisa langsung dicek DISINI

5) Pemanenan
Untuk tanaman wortel yang sudah berusia sekitar 3 bulan sejak bibit disebar atau tergantung pada jenis varietasnya. Varietas yang ideal atau cocok dipanen saat usia 100-120 hari sesudah masa tanam.

Ukuran umbi sendiri perlu sudah maksimal serta jangan terlalu tua. Pemanenan yang sudah tua ataupun terlambat bisa mengkibatkan umbi berubah keras serta berkatu, maka kualitas mutu si wortel akan menjadi rendah ataupun tak laku jika dipasarkan. Selain itu, untuk pemanenan yang terlalu awal cuma bakal menghasilkan umbi yang ukuranya kecil, jadi produksi wortel akan sedikit turun.

Sabtu, 01 Juli 2017

Tips Lengkap Tentang Cara Budidaya Tomat



Tomat  adalah tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam pada kisaran suhu 20 sampai dengan 27oC dengan curah hujan sekitar 750 sampai 1250 mg per tahun. Secara umum tomat dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 0 sampai 1500 meter diatas permukaan laut.
Sampai saat ini terdapat lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang hanya cocok di dataran tinggi seperti berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah seperti varietas intan, ratna dan CLN. Ada juga yang bisa ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, seperti GH2 dan GH4.

Pada saat memilih benih tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri.
*Baca juga Budidaya Selada dengan Plastik Mulsa Hasil Melimpah Ruah!!

Cara Pembibitan :

1. Dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat).
2. pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon.
3. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air.
4. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam.
5. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).
6. Setelah itu keringkan dengan dijemur dan
7. simpan dalam wadah yang kering dan steril.

Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai memiliki daun dan batang yang cukup kuat. Penyemaian hendaknya dilakukan di atas media yang terpisah dengan penanaman masal. Lihat cara membuat media persemaian untuk tanaman hortikultura. Untuk budidaya tomat, sebaiknya pilih media persemaian dengan ploybag. Hal ini untuk mengurangi resiko tanaman stres ketika dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda memilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati saat mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan sekitar 35-40 hari.
Apabila kita melakukan penyemaian di bedengan, buat larikan (garis) diatas media persemaian dengan jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih dalam larikan, jangan sampai bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan pencabutan, sebelum benih dicabut siram dengan air untuk melunakan media sehingga akar tidak putus ketika ditarik. Kedua, cara putar yaitu mengambil tanaman dengan tanah disekitarnya. Namun jika kita melakukan persemaian menggunakan polybag/pot, setelah media persemaian dibuat lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk setiap polybag, tutup dengan media tanam. Cara memindahkannya ialah dengan merobek atau melepas polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terdapat di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Tomat tumbuh baik pada tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah terlalu asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. Manfaat pengapuran selain menaikan pH tanah juga untuk memperbaiki struktur tanah. Dosisnya harus disesuaikan dengan tingkat pH tanah masing-masing.
Bajak atau cangkul tanah hingga gembur kemudian bentuk bedengan dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 meter dan pajang mengikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah kira-kira satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk dasar berupa pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk hingga merata diatas bedengan. Untuk memperkaya kandungan fosfor bisa ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tapi pupuk dasar harus lebih banyak, kira-kira 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan dengan mulsa plastik, penutupan dengan mulsa sangat berguna terutama pada musim kemarau. Mulsa plastik berguna untuk mempertahankan kelembaban tanah, mengendalikan gulma dan agar buah tomat tetap bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan kembali tanah selama satu minggu sebelum ditanami.

Pertama-tama buat lubang tanam pada mulsa dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terdapat dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang dalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam kira-kira 5-7 cm.
*Info harga terupdate tentang mulsa plastik bisa Anda cek DISINI

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybag atau pot, lepas terlebih dahulu wadahnya lalu masukkan semua media tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan dengan tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman kemudian timbun dengan tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram dengan air untuk menjaga kelembabannya.

Untuk pemeliharaan kita harus mengetahui bahwa tanaman tomat cukup sensitif dan perlu perawatan yang intensif. Tanaman ini sangat rentan terhadap hama dan penyakit, terutama yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, resiko kerusakan buah tomat masih tinggi sekitar 20-50%. Berikut beberapa perawatan penting apabila kita hendak melakukan budidaya tomat.

Minggu, 11 Juni 2017

Budidaya Selada dengan Plastik Mulsa Hasil Melimpah Ruah!!


Saat ini telah banyak pembudidaya yang terjun dalam bisnis tanaman ini. Adapun teknik penanaman selada komersial di lahan umumnya dengan plastik mulsa. Jenis selada yang dapat dibudidayakan adalah selada daun. Selada daun yang sering dijumpai, yaitu imperial, new york, pennlake, dan great lakes.

Selada (Lactuca sativa) merupakan sayuran yang sering digunakan untuk menghias masakan. Selada dihidangkan sebagai pendamping makanan, seperti gado-gado, salad, burger, atau lalap. Harganya cukup bagus dan pemasarannya cukup mudah.
*Baca juga Dapatkan Manfaat Budidaya Oyong dengan Mulsa Plastik!!

Berikut beberapa tahapan yang perlu diperhatikaan saat hendak budidaya tanaman selada ini :

A. Memulai Usaha
- Siapkan lokasi usaha untuk budi daya.
- Tanam biji dengan cara disemaikan terlebih dahulu atau langsung pada lahan penanaman.
- Untuk yang disemai, biji ditebar di lahan persemaian hingga tumbuh selama 3 minggu, lalu dipindahkan ke lahan penanaman. Untuk 1 ha, dibutuhkan 250 g benih.
- Siapkan lahan. Caranya, cangkul lahan tersebut, lalu tambahkan pupuk kandang sebanyak 10 ton/ha. Buat bedengan selebar 1 m, lalu buat parit di antara bedengan.
- Pasang mulsa di atas bedengan.
- Tanam semaian selada dengan jarak tanam 20 cm x 25 cm.

B. Kendala
Budi daya selada membutuhkan perhatian khusus. Sering muncul serangan penyakit saat udara lembap.
Setelah panen, selada tidak tahan panas.

C. Strategi
- Lakukan perawatan dan pengobatan dengan baik agar hasilnya optimal.
- Tebarkan urea 200 kg, KCl 100 kg, dan TSP 100 kg per ha saat penanaman bibit.
- Lakukan perawatan, penyiangan, dan penyiraman tanaman.
- Lakukan pengobatan jika ada serangan penyakit.
- Panen setelah sekitar 3 bulan sejak penanaman. Dalam luasan 1 ha, tanaman dapat menghasilkan hingga 15 ton selada.
- Lakukan penanganan dengan baik setelah panen agar selada tidak rusak.

Demikianlah sedikit ulasan tentang tahapan menanam selada dengan plastik mulsa yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Menyediakan Plastik Mulsa Untuk Pertanian Merk Kuda & Tembakau, Maupun Plastik Mulsa Untuk Tambak Merk Hercules. Harga Murah Langsung Pabrik!!

- Untuk pemesanan silahkan hubungi kami pada hari & jam kerja (Senin-Sabtu Pkl. 08.00-16.00 WIB) call/sms 081232584950 | 087702821277 | 085233925564.
 - Info harga terupdate tentang plastik mulsa bisa dicek DISINI