Rabu, 16 November 2016

Maksimalkan Produksi Cabai Anda di Segala Musim

Harga cabai di pasaran berubah-ubah sesuai musim, di musim kemarau (Mei-Oktober) harga cabai lebih murah dibanding harga cabai di musim hujan. Harga jual yang lebih murah ditunjang oleh perawatan tanaman cabai di musim ini yang relatif lebih mudah. Maka untuk mendapatkan keuntungan tinggi, petani cabai harus memaksimalkan jumlah produksi cabai.

Bagaimana caranya?
Penggunaan mulsa plastik hitam perak terbukti sangat efektif untuk menjaga kelembaban tanah di musim kemarau. Mulsa plastik dapat menahan laju evaporasi (penguapan) air yang membantu menjaga kadar air dalam tanah. Sehingga tanaman cabai mendapatkan kelembaban tanah yang cukup untuk proses pertumbuhan di musim kemarau. Di samping itu, mulsa plastik hitam perak juga akan meningkatkan suhu tanah. Peningkatan suhu berpengaruh pada meningkatnya aktivitas organisme dalam tanah dalam proses penguraian bahan organik.

Tanah pun semakin kaya dengan unsur hara (semakin subur). Tak hanya itu, tanah yang lembab dipadu dengan kenaikan suhu tanah di bawah mulsa plastik akan mematikan gulma. Hal ini disebebakan karena gulma tidak dapat berfotosintesis dalam kondisi tersebut. Tidak adanya gulma berarti seluruh unsur hara yang ada dalam tanah (lahan tanam) akan diserap optimal oleh tanaman cabai. Tanaman cabai menjadi lebih tinggi dan memiliki buah yang lebih banyak.
#Baca juga Mengapa Petani Kentang Harus Menggunakan Mulsa Plastik.

Peningkatan produksi cabai juga disebabkan oleh peningkatan proses fotosintesis yang dibantu bagian mulsa plastik yang berwarna perak. Warna perak akan memantulkan cahaya matahari, sehingga seluruh bagian daun tanaman cabai mendapatkan sinar matahari secara maksimal. Pantulan cahaya tersebut juga terbukti mengurangi jumlah hama seperti apids, trips, dan berbagai serangga merugikan lainnya.

Mulsa plastik hitam perak merupakan mulsa sintetik yang diproduksi secara massal oleh pabrik mulsa plastik. Hal ini menunjang kemudahan pengadaan mulsa di segala musim. Berbeda dengan mulsa organik yang tergantung dengan hasil samping panen tanaman lain. Untuk mendapatkan mulsa plastik hitam perak ini, kami Lim Corporation siap melayani kebutuhan mulsa plastik Anda. Kami menjual mulsa plastik berbagai merk yang berkualitas.
#Baca juga Cara Memasang Mulsa Plastik Hitam-Perak (MPHP)

Silakan menghubungi kami untuk mendapatkan daftar harga mulsa plastik terbaru dan informasi mengenai ukuran mulsa plastik.Selain menggunakan mulsa plastik hitam perak, ada cara lain untuk memaksimalkan produksi cabai yaitu melalui pemupukan menggunakan pupuk PK. Pupuk P (Fosfat) akan memacu pertumbuhan akar tanaman cabai, menambah daya tahan tanaman terhdap hama dan penyakit, serta merangsang pertumbuhan jaringan tanaman. Pupuk K(Kalium) juga tak kalah bermanfaat, pupuk ini berperan dalam metabolisme air dalam tanaman, mempertahankan turgor, menguatkan batang, dan meningkatkan produksi cabai.

Sementara itu, budidaya cabai di musim hujan memerlukan penanganan khusus. Budidaya cabai di musim hujan beresiko tinggi mengalami gagal panen. Tanaman cabai  sangat sensitif terhadap kelembaban dan curah hujan, bunga cabai yang terkena hujan rawan rontok dan buah cabai lebih mudah busuk jika terus menerus tersiram air hujan. Di musim hujan pula serangan penyakit terhadap tanaman cabai meningkat pesat.
#Untuk info harga plastik mulsa hitam perak terupdate silahkan klik DISINI.

Mulsa plastik hitam perak dapat membantu proses fotosintesis di musim hujan dimana intensitas matahari berkurang. Selain itu mulsa plastik hitam perak juga akan membantu mengurangi hama dan penyakit yang menyerang tanaman cabai. Khusus di musim hujan, sebaiknya petani membuat penutup tanaman cabai untuk melindunginya dari air hujan. Penutup ini dapat dibuat menggunakan bambu yang dilapisi plastik bening. Ya, budidaya cabai di musim ini membutuhkan usaha yang lebih, namun jangan lupa di musim ini harga cabai melambung tinggi. Dan permintaan terhadap cabai selalu tinggi tanpa mengenal musim. Selamat bertani!

Sabtu, 05 November 2016

Cara Budidaya Tanaman Dengan Menggunakan Mulsa Hitam Perak

Cara Budidaya Tanaman saat ini telah berkembang pesat seiring kemajuan cara bertani yang menjabin lebih cepat  sukses. Tidak hanya soal hasil panen yang berlimpah, akan tetapi juga kemudahan cara bertani (pananaman, perawatan, dan pemanenan). Salah satu teknik terkini yang semakin update adalah cara budidaya tanaman dengan menggunakan pulsa plastic hitam perak.

Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan tanaman. Tujuannya untuk melindungi permukaan tanah dari erosi, menjaga kelembaban tanah di bawah mulsa dan struktur tanah, dan tidak kalah penting adalah menhambat pertumbuhan gulma / rumput liar.

Apa Bedanya Mulsa Plastik Hitam Perak Dengan Mulsa Plastik Satu Warna?
Bentuknya sama. Modelnya juga sama. Yang berbeda hanyalah warna lapisan pada mulsa. Jika mulsa pada umumnya bolak balik hanya menggunakan satu warna hitam, maka mulsa plastic hitam perak mempunyai dua warna, yakni hitam dan warna perak pada mulsa baliknya.
#Baca juga Hama dan Penyakit Pada Tanaman Semangka.

Apa manfaatnya Mulsa Plastik Dua Warna?
Mulsa plastic dua warna hitam perak merupakan penyempurnaan dari manfaat mulsa plastic sebelumnya. Secara umum manfaat mulsa plastik adalah, yakni:

•Menghambat pertumbuhan gulma / rumput liar yang mengganggu tanaman. Hal ini sangat bermanfaat menghemat tenaga, waktu dan biaya penyiangan.

•Kelembaban tanah membuat kesuburan tanah terjaga, produktifitas meningkat dan hasil panen jauh lebih baik.

•Mencegah penyakit. Keberadaan mulsa membuat air hujan tidak langsung masuk dan merusak permukaan yanah sekitar tanaman. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi basah dan tetap menjaga kelembaban tanah. Kondisi ini sangat baik untuk mencegah potensi jamur dan penyakit.

•Mencegah erosi. Derasnya air hujan yang menempa tanah tidak terjadi secara langsung pada pertanian atau tanaman yang menggunakan mulsa plastic. Ini juga bermanfaat agar hara dan humus tanaman tidak terbawa arus air hujan.

•Pupuk terjaga. Komposisi tanah di bawah mulsa yang telah diberi pupuk akan tetap stabil. Pupuk tidak ikut terbawa arus hujan pada musim penghujan.
#Baca Juga Cara Mengatasi Hama dan Penyakit Pada Tanaman Semangka.

Manfaat Warna Hitam pada Mulsa Plastik
•Kelembaban tanah terjaga lebih baik, khususnya pada musim kemaru. Tanah memiliki stabilitas udara dan air yang cukup

•Warna hitam bagian bawah menahan penguapan dan mencegah uap air keluar dari struktur tanah, dan lebih banyak terserap di bawah mulsa warna hitam untum menjaga stabilitas kelembaban tanah.
Manfaat Warna Perak pada Mulsa Plastik

•Mencegah hama. Warna perak pada permukaan mulsa bagian atas sangat tidak disukai hama dan wereng. Hal ini karena warna perak memancarkan cahaya ke atas, sehingga memberikan penyinaran dari bawah daun. Hal ini sangat tidak nyaman untuk hama yang bersembunyi di bawah daun.

•Penggunaan mulsa plastic permukaan warna perak mempercepat masa panen 14 hari lebih cepat.

Cara budidaya Tanaman Menggunakan Mulsa Plastik Hitam Perak
Bagaimana cara memanfaatkan mulsa plastic agar maksimal memberikan kemudahan dan nilai tambah panen hasil pertanian? Untuk itu berikut kami gambarkan bagaimana teknik pemasangan mulsa plastic hitam perak pada tanaman Anda.

•Siapkan bilahan bambou tipis dan dapat dibentuk huru “U”

•Bentangkan mulsa plastic hitam perak sepanjang bedengan. Warna perak pada bagian atas dan warna hitam pada bagian bawah.

•Pasang pasak bamboo yang sudah ada pada ujung ujung mulsa, kurangi 1 meter dari panjang bedengan agar Tanana mulsa plastic lrbih kokoh. Lalu pasang pasak kanan kiri mulsa sepanjang mulsa yang ada. Ukuran pemasangan pasak bisa dilakukan dengan jarak 50 meter.

•Langkah berikutnya adalah memberikan penandaan jarak pelubangan mulsa. Jarak tanam bisa menggunakan 75 cm x 50 cm. tandai dengan spidol atau alat lain yang sesuai.

•Pelubangan menggunakan alat dari besi bergigi tajam yang dapat diputar. Sehingga pada saat pelubangan secara langsung dapat memberikan pelubangan pada tanah bawah.

•Selesai pelubangan, saatnya Anda dapat melakukan budidaya tanaman produkstif sesuai yang Anda inginkan.

Demikian Cara Budidaya Tanaman menggunakan mulsa plastic hitam perak. Perkaya referensi pertanian Anda menggunakan mulsa plastic hitam perak dengan membaca berbagai artikel kami yang lainnya.
#Untuk info harga terupdate silahkan klik DISINI.

Senin, 10 Oktober 2016

Mengapa Petani Kentang Harus Menggunakan Mulsa Plastik?

Kentang merupakan komuditi pertanian yang banyak mengandung pati dan unsur karbohidrat. Kentang dapat dijadikan sebagai makanan pokok atau sumber karbohidrat pengganti nasi. Dengan memakan kentang anda akan menjalankan difersifikasi pangan yaitu penganeka ragaman jenis pangan yang dapat di konsumsi. 

Selain dapat dikonsumsi sebagai makanan pokok pengganti nasi, kentang juga dapat diolah menjadi kudapan lezat yang menggugah selera. Ada berbagai macam olahan yang terbuat dari bahan dasar kentang seperti keripik kentang, kentang goreng, kentang balado, bergedel dan lain sebagainnya. Banyaknya olahan yang terbuat dari kentang membuktikan bahwa kentang adalah salah satu komuditi pertanian yang banyak di btuhkan oleh masyarakat.

Namun apakah anda tahu dimanakah kentang ditanaman? Tanaman kentang pada umumnya ditanam di daerah pegunungan atau dataran tinggi yang memilii hawa sejuk. Tanaman kentang memang sangat identik dengan daerah berhawa sejuk. Kentang juga identik dengan daerah penanaman yang ber lereng atau terasering. Pembuatan lahan pertanian dengan model yang ber lereng di daerah pegunungan dapat berdampak buruk. Salah satu dampak buruk dari penggunaan lahan dengan bentung terasering adalah erosi. Bila hujan melanda tanah ber lereng atau terasering maka besar kemungkinan tanah akan terkikis dan terbawa oleh air hujan. Hal inilah yang disebut dengan erosi. Pengikisan tanah cepat atau lambat dapat memicu bencana alam berupa longsor.


Bukan tanpa alasan para petani kentang memilih bentuk lahan pertanian yang ber lereng atau miring. Tanaman kentang merupakan jenis tanaman yang tidak dapat tergenang oleh air, jika area pertanian yang digunakan untuk menanam kentang berbentuk menyabuk maka ketika turun hujan maka besar kemungkinan tanaman kentang akan terendam. Ketika tanaman kentang terendam air maka dapat dipastikan tanaman kentang tersebut akan busuk dan petani pun mengalami kerugian karena gagal panen. Oleh sebab itu meskipun beresiko menimbulkan erosi dan longsor, model lahan ber lereng tetap dipilih oleh para petani kentang. Jika kondisi ini bertaha terus menerus bukan tidak mungkin bencana longsor akan terjadi di setiap dataran tinggi yang ditanami kentang.

Lantas harus bagaimanakah kita? Jika anda seorang petani kentang maupun pengusaha agrobisnis dengan model tanah ber lereng anda perlu mencoba untuk menggunakan mulsa plastik. Apakah mulsa plastik itu? Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan tanaman budi daya yang bertujuan untuk melindungi permukaan tanah dari erosi, menjaga kelembaban tanah dan struktur tanah serta menghambat pertumbuhan gulma. Dengan menggunakan plastik mulsa maka petani akan medapatkan berbagai macam keuntungan. 

Ibarat pepatah sekali dayung dua tiga pulau terlampaai. Tidak hanya akan menjaga dan melindungi tanah dari erosi, dengan menggunakan mulsa plasti maka petani telah berhasil melakukan konservasi lahan pertanian. Ketika anda melakukan konservasi tanah maka secara langsung anda sedang mempersiapkan pertanian yang berkelanjutan. Pertanian yang dapat diwariskan kepada anak cucu tercinta. Lahan yang baik akan membuahkan hasil pertanian yang baik pula, oleh sebab itu menjaga kondisi lahan pertanian agar tetap baik merupakan investasi yang tidak ternilai harganya.

Salah satu jenis mulsa plastik yang dapat anda gunakan untuk menjaga kondisi lahan pertanian kentang anda adalah mulsa plastik hitam perak. Warna hitam akan mempertahankan kelembaban dan kehangatan tanah. Kondisi tanah yang lembab dan hangat sangat cocok sebagai tempat tumbuh dan berkembang tanaman terutama sayur mayur maupun umbi-umbian seperti kentang. Sementara itu warna perak akan mencegah penyerapan sinar matahari yang berlebih serta menekan pertumbuhan gulma. Jadi bila anda menggunakan mulsa plastik hitam perak maka anda tidak perlu menggunakan herbisida untuk membasmi gulma. Bagaimana banyak manfaatnya kan?

Untuk info harga plastik mulsa hitam perak klik DISINI.

Jumat, 30 September 2016

Cegah Gulma Pada Cabai Dengan Mulsa Plastik

Cabai, siapa yang tak kenal dengan sayuran yang satu ini. Bahkan saking terkenalnya ada peri bahasa yang menggunakan kata cabai di dalamnya yaitu kecil-kecil cabai rawit. Cabai adalah salah satu komuditi pertanian yang masih eksis hingga saat ini. Bahkan bagi kita semua orang asli Indonesia akan merasa tidak lengkap bila bersantan tanpa ada rasa pedas dari cabai. Pada umumnya cabai memang digunakan sebagai saos dan sambal, namun tak jarang cabai digunakan sebagai pelengkap dari sebuah masakan.

Akhir-akhir ini anda pasti sering mendenga berita tentang harga cabai yang meroket. Kenaikan harga cabai akhir-akhir ini memang sering terdengar, tingginya permintaan pasar dan kurangnya persedian membuat harga cabai mudah dimainkan di pasaran. Bukan tanpa alsan harga cabai dinaikan, cabai yang notabennya bukan tanaman musiman mendadak menjadi langka dan sulit ditemukan. Gagal panen yang dialami oleh petani cabai menjadi salah satu alasan mengapa cabai sulit dijumpai dipasaran.

Ada berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab gagal panen komuditi pertanian yang satu ini. Seperti faktor lingkungan, faktor kondisi alam dan cuaca, hama dan juga gulma. Salah satu faktor peyebab gagal panen yang sering petani jumpai adalah gulma.  Gilma adalah sejenis tanaman yang dapat menganggu pertumbuhan tanaman lain. Salah satu contoh gulma adalah rumput liar. Di antara deretan tanaman cabai pasti sering anda jumpai rumput-rumput liar tumbuh dengan subur. Rumput-rumput liar inilah yang disebut dengan gulma. Keberadaan rumput liar di sekitar tanaman cabai sangat tidak diharapkan karena rumput liar dapat menganggu pertumbuhan tanaman cabai. Selain itu rumput liar juga akan mengambil nutrisi dari dalam tanah yang seharusnya di gunakan oleh tanaman cabai. Jadi ketika rumput liar tumbuh berdampingan dengan tanaman cabai maka akan terjadi perebutan nutrisi dari dalam tanah oleh tanaman cabai dan gulma atau rumput liar.

Mungkin anda akan berfikir untuk membasmi gulma tersebut dengan herbisida? Ya, herbisida memang dapat di gunakan untuk membasmi gulma. Namun anda juga harus mempertimbangkan efek dari penggunaan herbisida. Ketika anda menggunakan herbisida bukan tidak mungkin zat beracun tersebut akan mengenai tanaman cabai anda. Tanaman cabai yang terkena herbisida akan mengalami penuruna produksi bahkan layu dan mati. Oleh sebab itu sebaiknya anda berfikir kembali ketika hendak menggunakan herbisida.

Cara aman dan nyaman untuk membasmi gulma adalah dengan menggunakan mulsa plastik pada bedengan tanaman cabai anda. Apakah mulsa plastik itu? Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan tanaman budidaya yang bertujuan untuk melindungi permukaan tanah. Yang dimaksud dengan melindungi permukaan tanah disini adalah penggunaan mulsa plastik dapat mencegah terjadinya erosi tanah pada saat hujan lebat. Mulsa plastik juga dapat menjaga kelembaban tanah dan struktur tanah serta yang paling pening mulsa plastik dapat mencegah gulma tumbuh di area tanaman pertanian, sehingga tanaman pertanian seperti cabai tidak akan mengalami kekurangan nutrisi dan unsur hara dari dalam tanah.

Penggunaan mulsa plastik juga akan mengurangi biaya produksi anda. Karena anda tidak perlu mengeluarkan biaya herbisida maupun gaji untuk pencabut rumput yang membersihkan gulma. Dengan menggunakan mulsa plastik anda akan mendapatkan tanaman cabai yang sehat dan bebas dari herbisida. Tidak adanya gulma juga akan meminimalisir kemunculan hama dan serangga pengganggu tanaman. Karena pada umumnya hama dan serangga tanaman hidup di antara gulma-gulma seperti rumput-rumput liar.

#Menyediakan plastik mulsa hitam perak berbagai kualitas ada merk MONTANA,merk TEMBAKAU,dan yang menjadi merk unggul dari kami yaitu cap KUDA.Untuk harga plastik mulsa hitam perak klik DISINI.Untuk pembelian anda bisa hub : 085233925564 / 081232584950 / 087702821277.

Ayo lindungi tanaman cabai anda dengan mulsa plastik, segera pasang mulsa plastik di bedengan-bedengan tanaman cabai anda. Hemat biaya prduksi dengan menggunakan mulsa plastik.
*Baca juga Ramuan Alami Dari Daun Tembakau Lebih Ampuh Membasmi Hama.


Jumat, 16 September 2016

Ramuan Alami Dari Daun Tembakau Lebih Ampuh Membasmi Hama


Ada banyak bahan alami yang dapat mengusir hama lebih efektif dibandingkan dengan bahan kimia,tidak hanya hama yang akan kabur tapi tanah juga akan menjadi subur dan tanamanpun terbebas dari bahan kimia yang dapat membahayakan lingkungan ataupun tubuh manusia jika dikonsumsi.

Dalam pembuatan peptisida alami ini memang perlu ketelatenan selain itu kita juga harus hafal dengan berbagai macam ramuanya, setiap jenis tanaman yang terjangkit hama/penyakit akan berbeda penanganya satu dengan yang lainya,hal ini ditujukan agar obat alami ini tepat sasaran.

Adapun bahan alami yang digunakan yaitu empon-empon (berbagai jenis tanaman yang memiliki khasiat untuk mengobati seperti kencur,kunyit,kunci,jahe,lengukas,temulawak,dll).Dan bahan yang paling banyak dikenal petani untuk mengusir hama adalah daun tembakau.Berikut adalah komposisi ramuan :

Ramuan untuk membasmi ulat dan belalang pada padi
- 50 lembar daun sirsak
- Segenggam daun tembakau

cara membuatnya : tumbuk kedua bahan tersebut hingga lumat kemudian direndam dengan air selama 24 jam,kemudian air rendaman tersebut dicampur dengan air 14 liter sebelum disemprotkan ke tanaman padi.

Ramuan untuk membasmi ulat grayak
- 1 ons laos
- 1kg daun tembakau
- 5 biji gambir

cara pembuatan :tumbuk semua bahan hingga halus tambahkan 10 gelas air ,kemudian fermentasikan dengan 250cc EM4, setelah difermentasikan ramuan tersebut bisa digunakan dengan perbandingan 1 gelas larutan dicampur 10 liter air.

Ramuan untuk membasmi hama wereng

- 1 ons delingo
- 1 ons bengle
- 1 genggam daun tembakau

cara pembuatan : Tumbuk halus semua bahan, tambahkan 3 liter air kemudian saring, kemudian untuk penggunaanya encerkan 3cc larutan dengan 1 liter air.


Kami juga menyediakan plastik mulsa hitam perak merk "TEMBAKAU". Mulsa ini kami buat dengan menambahkan campuran tembakau sehingga plastik mulsa memiliki aroma tembakau yang berguna untuk mengusir hama dan tikus.Plastik mulsa ini diharapkan menjadi solusi cerdas bagi para petani dalam mengatasi gagal panen yang disebabkan oleh hama.


Info harga plastik mulsa dan cara pemesanan klik DISINI.
e-mail : limcorporation2009@gmail.com

Baca juga Asal Usul dan Manfaat Penggunaan Plastik Mulsa.

Minggu, 14 Agustus 2016

Gagal Budidaya Cabai, Bagaimana Solusinya?



Ancaman para petani cabai (atau cabe) yang paling sering terjadi adalah layu fusarium. Ancaman fusarium hampir menyeluruh terjadi pada para petani cabai. Paling umum menyerang lahan terbuka, dan tidak jarang masuk ke lahan greenhouse.
Serangan layu fusarium memang menakutkan. Potensinya adalah gagal panen, dan petani hanya dapat mengelus dada “sabar.. sabar.. sabar Ya Allah”. Begitulah sulitnya bertani cabai. Meskipun fungisida dilakukan berkali-kali, semakin bertambah banyak biaya perawatan dan bertambah banyak lagi, semua belum menjamin fungisida berhasil. Layu Fusarium akibat jamur terus saja menyebar hingga keseluruhan tanaman cabai layu dan mati.

Sebenarnya Apa itu Layu Fusarium?
Untuk memudahkan pemahaman kita semua tentang penyakit cabai yang mematikan ini, mari kita simak poin-poin tentang penyakit Layu Fusarium.

  • Disebabkan oleh jamur/cendawan patogen, gejalanya hampir mirip dengan layu Verticillium.
  • Menyerang tanaman cabai, tomat, mentimun, melon, paprika, terong, kentang, kacang-kacangan, cucurbits, asparagus, ubi jalar, tembakau, pisang, bunga hias, tumbuhan herba, dan banyak lagi
  • Pada tanaman cabai, jenis penyerangnya adalah Fusarium oxysporum atau disingkat F. oxysporum. Spesiesnya dibagi lagi berdasarkan tanaman inang yang bersangkutan, yang dikenal dengan forma specialis
  • Patogen fusarium umumnya berawal dari tanah, masuk dan menyerang tanaman cabai  dari akar, bergerak naik ke batang dan jaringan daun.
  • Patogen fusarium menutup pembuluh tanaman. Akibatnya nutrisi macet, tanaman cabai jadi kelaparan.
  • Efeknya tanaman menjadi dehidrasi, kelaparan, layu, tidak dapat mengalirkan air ke seluruh tubuh tanaman.
  • Tanaman layu, daun menguning, nekrosis, rontok, daun dan buah berguguran, batang jadi coklat, ranting lemas, sekarat dan mati.
  •  Pada manusia, kita bisa menyamakan dengan penyakit stroke. Jika pada manusia disebabkan oleh kolesterol jahat, maka pada tanaman cabai disebabkan oleh Patogen fusarium.
  • Tanda atau gejala ini biasanya dapat dilihat ketika tanaman cabai terlihat segar pada pagi atau sore hari, namun tiba-tiba layu pada siang terik. Nampak segar lagi pada sore saat disiram. Hal ini terjadi karena adanya gangguan pada pembuluh tanaman.
  • Cendawan fusarium sangat mudah menyebar melalui alat berkebun, tangan dan pakaian petani, serangga, air, bahkan udara.
  • Cendawan fusarium mampu bartahan bertahun-tahun pada tanah.
  • Para petani mensiasati dengan praktek rotasi tanaman. Ini hanya sebatas meminimalisir tingkat serangan.
Jika cabai telah terserang Cendawan fusarium di atas, maka secara umum petani akan kehilangan harapan, pupus dan putus asa. Kondisi demikian bukan semata persoalan yang dialami petani Indonesia, bahkan pertanian di Negara maju juga mengeluhkan persoalan yang sama.

Solusi Mengendalikan Cabai dari Cendawan fusarium
  • Menjaga kebersihan
  • Pengolahan lahan yang baik
  • Sanitasi yang baik
  • Penggunaan benih yang tahan terhadap fusarium
  • Penggunaan mulsa plastik
  • Memusnahkan tanaman yang terinfeksi
  • Aplikasi terichoderma
  • Bisa mencoba fungisida berbahan aktif benomil atau metalaksil.
  • Untuk meminimalisir tertular, hindari menanam cabai di sekitar pekarangan kebun ketela, tanaman buah melon, semangka, atau jenis tanaman lain yang terkena fusarium.
Hmm.. Memang tidak mudah ya merawat tanaman cabai.
Jangan pupus harapan. Mari melihat mereka yang mengalami situasi sebaliknya. Mari melihat kisah dari petani sukses budidaya cabai dan mendapatkan hasil panen yang melimpah. Tanaman, batang, daun, dan buah cabai tumbuh subur, segar dan berlimpah.

Bercermin dari Petani Cabai yang Telah Berhasil
Ini adalah fakta tentang kisah sukses Fauzan mulai menanam cabai di Desa Sukajaya, Sukabumi, Jawa Barat sejak tahun 2009. Fauzan telah mempelajari berbagai teknologi Budidaya cabai. Pria asal lampung lulusan Akutansi STIE Malang ini telah melahap ratusan artikel, baik dari hasil penelitian maupun googling.
Lalu apa solusi yang ditemukannya, hingga Fauzan mampu meningkatkan jumlah panen tanaman cabai hingga 5 kali lipat dari petani lainnya? Bahkan fauzan juga dapat menikmati masa panen lebih panjang.

Bertanam Cabai pada Greenhouse High Population
Inilah yang dilakukan pemilik nama lengkap Yussa Fauzan:  Bertanam Cabai pada Greenhouse High Population. Demi sukses bertani cabai, dengan melihat potensi cabai yang kian menggiurkan, ia nekat menggelontorkan modal 300 juta untuk membangun 10 unit Greenhouse.

Seperti kami kutip dari Jitunews, modal tersebut digunakan untuk membangun 10 unit green house di atas lahan seluas 1 hektar, membeli mulsa plastik, 100 pack benih cabai, enzim Solbi, pupuk kandang, NPK, alat pertanian dan biaya tenaga kerja.

Lahan seluas tersebut diberikan naungan green house sederhana dari kerangka bambu dan ditutup dengan plastik ultraviolet. Ia ingin suhu di dalam greenhouse benar-benar dapat terukur dan stabil. Seperti yang diungkapkan Fauzan, ia ingin keseluruhan greenhouse steril dari pengaruh luar, termasuk dari pengaruh curah hujan dan serangan berbagai penyakit.

Sebagaimana bertani cabai pada umumnya, Fauzan menanam cabai di atas gundukan tanah atau bisa kita sebut bedengan. Di atas bedengan ia menggunakan mulsa plastik hitam perak. Diberikan lubang yang sesuai sebagai jarak tanam cabai.

Yang berbeda dari para petani pada umumnya, Fauzan menama cabai lebih rapat, yakni jarak lubang 10-20 cm. Bandingkan dengan kebanyakan petani yang memberik jarak lubang 60 cm. Dalam 1 unit greenhouse seluas 1.000m2 dibuat hingga 35-37 bedengan, diisi 150 ribu tanaman cabai: 40 persen cabai merah dan 60 persen cabai keriting. Dari sinilah kuantitas panen cabai Fauzan jauh lebih banyak dibandingkan petani cabai pada umumnya.

Untuk menopang makanan yang dibutuhkan cabai, Fauzan menambahkan enzim tanaman. Fauzan menuturkan hal tersebut sangat efektif untuk mensuplai kebutuhan tabnaman cabai yang rapat. Bahkan jika panen cabai pada umumnya petani adalah 5 bulan, Fauzan memaksimalkan waktu panen lebih panjang hingga 11 bulan, dan satu bulan untuk persiapan penanaman pada periode berikutnya.
Kunci dari budidaya cabai yang dilakukan Fauzan, sebagaimana wawancara kami kutip dari Jitunews, adalah kondisi greenhouse yang jauh lebih aman dari berbagai serangan penyakit. Selain itu didukung dengan enzim dan nutrisi makanan yang harus sesuai dengan jumlah tanaman. Semakin rapat tanaman, maka kebutuhan nutrisinya juga semakin tinggi.

Tidak mengherankan, jika kemudian omset pertanian Fauzan menembus 100 juta dalam satu bulan. Belum lagi jika kondisi harga cabe rawit sedang melambung tinggi (saat penulisan artikel ini, yakni Agustus 2016, harga cabai sudah menembus Rp.50.000/kg)
Sebuah kondisi yang kontradiktif bukan, dimana banyak petani mengeluh dan gagal panen, hingga hanya mampu mengungkapkan kata sabar, dan berserah diri pada takdir.

Barangkali kita dapat memulai dari proses dengan skala yang lebih kecil. Rahasianya adalah:
  • Banyak belajar, banyak membaca dan memahami bagaimana metode yang tepat untuk budidaya cabai. Paksakan diri Anda untuk menjadi petani dengan sikap terbuka dan menerima masukan dari perkembangan teknologi pertanian.
  • Pahami metode, manfaat, kekurangan dan kelebihan penggunaan greenhose. Lakukan berbagai pengamatan dan belajar bagaimana greenhouse dijalankan, hingga berani mencoba untuk menerapkan rahasia sebagaimana yang dilakukan oleh Yussa Fauzan.
  • Penerapan Penggunaan mulsa plastik pada pertanian. Mulailah dengan seksama mempelajari secara detail metode penggunaan mulsa plastik.
Artikel ini barangkali belum memberikan kejelasan secara teknis bagaimana cara budidaya cabai rawit yang benar dan menjamin sukses. Tapi kami berharap cerita di atas kembali memberikan semangat kepada Anda, ada solusi untuk sukses bertani cabai.



Selasa, 26 Juli 2016

Asal Usul dan Manfaat Penggunaan Mulsa Plastik

Tidak dapat dipungkiri, penggunaan mulsa plastik kini menjadi bagian penting pertanian tanah air. Penggunaan mulsa ini terbukti meningkatkan hasil pertanian secara segnifikan. Lebih-lebih dengan hadirnya mulsa warna Hitam Perak. Terbaru, penggunaan mulsa juga menjadi metode menguntungkan petani tambak.

Kapan Mulsa Plastik Mulai Digunakan?
Penggunaan mulsa plastik sejatinya telah lama ada. Pertama kali dilakukan oleh Prof. Emery Myers pada tahun 1948  di Universitas Kentuckey. Prof. Emery Myers berusaha mengganti rumah kaca dengan mulsa karena persoalan biaya. Sebagai gantinya ia menciptakan rumah plastik, yang hingga sekarang plastik telah banyak digunakan di bidang budidaya pertanian.

Sebetulnya, mulsa sintetis telah digunakan sejak I 920 an dari bahan kertas. Baru kemudian akhir rahun 1950 an pemakaian mulsa plastik merebak setelah diperkenalkan oleh Prof. Emery. Sejak itu pemakaian mulsa plastik sebagai metode pertanian mulai menyebar ke seluruh dunia dan merupakan suatu metode yarg penting untuk memperbaiki produksi hasilhasil pertanian. Metode mulsa ini menjadi cara bercocok tanam utama di negara Jepang, baik untuk pertanian di lahan terbuka maupun di rumah plastik.

Namun mulsa plastik yang ada belumlah secanggih mulsa plastik yang ada pada saat ini. Penelitian lanjutan kemudian menghadirkan mulsa plastik yang popular saat ini dengan MPH, yakni mulsa perak hitam. Terbukti penggunaan mulsa MPH ini menjadi faktor peningkatan hasil pertanian yang menggiurkan.

Manfaat Mulsa Plastik

Untuk Tanaman
Mulsa hitam perak, dimana warna perak bagian atas sangat membantu tanaman terhindar dari berbagai serangga. Mulsa juga menghambat benih gulma tumbuh. Tanaman menjadi bebas tumbuh tanpa kompetisi dengan gulma dalam penyerapan hara mineral tanah. Dengan demikian produktifitas tanaman menjadi tinggi sebagai potensi peningkatan hasil panen.

Kestabilan Agregat Tanah
Dengan adanya bahan mulsa di atas permukaan tanah, energi terpaan hujan yang jatuh hanya akan menimpa mulsa. Dengan demikian tanah tetap stabil dan terhindar dari proses penghancuran. Semua jenis mulsa dapat digunakan untuk tujuan mengendalikan erosi.

Kimia Tanah
Mulsa plastik hitam terbukti menurunkan potensi kehilangan Nitrat, Sulfat,Ca, Mg dan K (hasil penelotian Aswonh and Harison, sejak tahun 1983). Penggunaan mulsa juga dapat mencegah penindihan unsur hara. Jumlah unsur hara (N, P, K, Ca dan Mg) yang diabsorpsi oleh tanaman di dalam tanah juga lebih tinggi 1,4 sampai 1,5 kali dibandingkan tanpa mulsa.

Manfaat terhadap Ketersediaan Air Tanah
Teknologi penting penggunaan mulsa adalah dapat mencegah evaporasi. Air yang menguap dari permukaan tanah akan ditahan oleh mulsa dan jatuh kembali ke tanah. Lahan menjadi tidak kekurangan air karena penguapan air hanya terjadi melalui proses transpirasi. Melalui proses transpirasi inilah tanaman dapat menarik air dari dalam tanah yang di dalamnya telah terlarut berbagai hara yang dibutuhkan tanaman.

Peningkstan Hasil
Keseluruhan penelitian yang ada menunjukkan bahwa penggunaan mulsa efektif meningkatkan hasil panen. Beberapa penelitian diantaranya pada tanaman sayura mayur, cabai, tomat, buah-buahan, dan berbagai produk pertanian lainnya.

Jual Mulsa di Jakarta dan di Surabaya

Oleh karena itu jangan ragu untuk penggunaan mulsa plastik. Dengan manfaat di atas, tentu biaya perawatan pertanian Anda jauh lebih hemat. Kami adalah distributor Jual Mulsa Plastik di Surabaya dengan harga murah dan berkualitas. Kami juga melayani Jual Mulsa Plastik di Jakarta dengan sistem penjualan online. Kami siap melayani Anda untuk kesuksesan usaha pertanian Anda. Salam sukses!