Jumat, 20 Mei 2016

Keunggulan Mulsa Hitam Perak

Bahan makanan merupakan kebutuhan pokok manusia. Tak ada manusia yang tidak membutuhkan makan, bukan? Karenanya, usaha di sektor pertanian adalah salah satu usaha yang tak akan lekang dimakan usia selama masih ada manusia.
Budidaya tanaman pangan maupun hewan sumber protein merupakan bentuk kecerdasan manusia demi memenuhi kebutuhannya akan bahan makanan. Pemenuhan kebutuhan ini pula yang memberikan berbagai ide untuk meningkatkan produksi hasil pertanian.

Salah satu cara meningkatkan produksi adalah dengan penggunaan mulsa. Mulsa sudah lama dikenal sebagai sarana menutup tanah pertanian agar pertumbuhan gulma dapat dikendalikan. Dahulu mulsa terbuat dari bahan-bahan organik seperti batu, jerami, daun-daun kering, dan sebagainya. Kini mulsa dibuat lebih praktis dengan bahan plastik.

Salah satu mulsa berbahan plastik adalah mulsa hitam perak. Mulsa jenis ini memiliki dua warna, hitam dan perak. Salah satu sisi berwarna hitam dan sisi lainnya berwarna perak. Warna perak digunakan menghadap ke bagian luar atau menghadap ke matahari. Fungsi pewarnaan perak adalah untuk memantulkan cahaya matahari. Pada tanaman, pantulan cahaya matahari dari mulsa membantu proses fotosintesis. Dengan begitu, proses fotosintesis menjadi optimal. Pada tambak, pantulan cahaya matahari pada mulsa membantu mengurangi pertumbuhan bakteri dan jamur sehingga kualitas air tetap terjaga.

Warna hitam digunakan di bagian bawah, yang langsung menghadap tanah. Warna hitam menyerap cahaya matahari sehingga tanah akan tetap lembab. Tanah yang lembab merupakan tempat tumbuh optimal bagi akar. Ketiadaan cahaya matahari di bawah lapisan mulsa akan menghambat bahkan menghilangkan pertumbuhan gulma.

Pada tambak, penggunaan mulsa hitam perak lebih hemat dan aman dibandingkan dengan mulsa plastik jenis lain, seperti jenis HDPE. Mulsa jenis HDPE memang cukup tahan lama untuk digunakan di tambak-tambak. Namun keawetannya ini justru menjadi kerugian pada penggunaan untuk tambak. Karena awetnya, kebocoran kecil jadi lebih sulit dideteksi. Akibatnya petambak akan terlambat mengantisipasi atau memperbaiki kerusakan yang terjadi.
Mulsa plastik hitam perak hanya bisa digunakan 1,5 kali.

Akibatnya, plastik mulsa akan cepat diganti jika isi tambak telah dipanen. Karena harus sering diganti, maka tiap kali selesai panen, maka tambak akan mulai diisi lagi dengan mulsa yang baru. Konsekuensinya tentu sudah dipahami bersama, tambak menjadi selalu fresh. Ini bermanfaat untuk mengendalikan jumlah bakteri yang masuk ke dalam tambak selama proses pemeliharaan.

Penggunaan mulsa plastik hitam perak pada tambak telah terbukti meningkatkan hasil panen. Jumlah bakteri dan jamur yang terkendali berdampak pada kesehatan hewan tambak. Kesehatan yang baik akan berdampak pada nafsu makan yang baik pula. Tidak mengherankan jika hasil akhir dari panen tambak bisa mencapai 1,5-2 kali lipat hasil produksi pada tambak yang menggunakan mulsa HDPE.

Pengendalian bakteri dan jamur pengganggu juga berlaku pada tanaman yang menggunakan mulsa plastik hitam perak. Cahaya matahari yang dipantulkan ke atas sangat baik bagi dedaunan namun kurang baik bagi kutu-kutu daun maupun serangga yang sering bersembunyi di balik dedaunan. Warna hitam di bagian bawah pun menyerap semua cahaya matahari sehingga bakteri enggan hidup di bagina bawah mulsa.

Berbagai macam keunggulan di atas telah membawa kita pada kesimpulan bahwa mulsa plastik hitam perak merupakan pilihan tepat bagi para petani maupun petambak. Petani maupun petambak yang melakukan budidaya dapat menangguk hasil yang lebih besar dengan usaha yang minimal. Inilah yang disebut dengan efisiensi. Ketika ongkos produksi dapat ditekan, maka keuntungan akan meningkat walaupun harga jual hasil pertaniannya tetap.

Rabu, 04 Mei 2016

Mulsa Plastik Hitam Perak Untuk Udang Tambak

Tren usaha di bidang penyediaan bahan pangan semakin meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan manusia akan makanan. Semakin hari kesadaran untuk mengkonsumsi bahan pangan berkualitas semakin tinggi. Ini merupakan ladang usaha yang sangat menjanjikan bagi siapa pun.

Udang merupakan salah satu sumber protein yang sangat enak untuk diolah menjadi berbagai jenis makanan. Kandungan glutamat yang tinggi membuat udang berada di posisi atas dalam daftar makanan gurih dan nikmat. Di sisi lain, kondisi laut yang sudah banyak tercemar membuat pasokan udang dari laut menjadi berkurang alias susah didapat. Kondisi seperti ini sudah barang tentu akan menaikkan harganya, hukum permintaan dan penawaran akan memainkan peranan. Untuk memenuhi permintaan, budidaya adalah salah satu solusinya. Budidaya udang dilakukan di tambak-tambak yang mungkin terpisah dari air laut.

Dengan melakukan budidaya, pasokan udang akan tetap terjaga dan terkendali. Sebagaimana halnya dengan semua jenis budidaya lain, panatalaksanaan tambak menjadi hal penting dalam mempertahankan kualitas maupun kuantitas hasil panen.

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas hasil panen udang tambak adalah dengan pemilihan mulsa plastik yang tepat. Mulsa adalah bahan pelapis tambak yang digunakan untuk menjaga kualitas air di dalam tambak. Berdasarkan pengalaman para petani tambak, penggunaan mulsa plastik hitam perak mampu mengoptimalkan produksi udang tambak. Sesuai dengan namanya, mulsa plastik hitam perak terdiri dari dua warna, hitam dan perak. Warna perak dipasang di bagian atas atau bagian yang terpapar sinar matahari. Warna hitam dipakai di bagian bawah atau bagian yang menghadap tanah.

Warna perak pada mulsa plastik akan memantulkan cahaya matahari secara optimal. Pantulan ini akan diterima air di dalam tambak sehingga suhu air di dalam tambak akan tetap hangat. Bakteri-bakteri patogen yang merugikan udang pun diharapkan akan tereliminasi dengan suhu yang relatif hangat ini. Warna hitam yang menghadap ke bawah atau ke tanah akan menyerap seluruh cahaya matahari. Dengan cara seperti ini, kelembaban tanah akan senantiasa terjaga.

Penggunaan mulsa plastik hitam perak juga mampu meningkatkan produksi udang hingga 1,5 kali lipat. Ini mungkin terjadi karena udang-udang di dalam tambak tidak mudah mengalami sakit. Pakan yang diberikan pun dapat dilahap secara optimal karena tidak ada persaingan dengan spesies lain. Dibandingkan dengan mulsa plastik jenis lain, seperti HDPE, mulsa plastik hitam perak memang tidak tahan lama. Bahannya yang memang lunak hanya bisa digunakan hingga 1,5 kali panen. Sementara mulsa plastik HDPE dapat digunakan hingga 10 kali panen. Ini bisa menjadi kekurangan namun juga kelebihan bagi mulsa plsatik hitam perak.

Mulsa plastik HDPE tidak perlu sering-sering diganti sehingga para petambak cenderung lupa untuk melakukan pengecekan berkala. Akibatnya, kebocoran kecil mungkin akan terlewat. Padahal, para petambak pastilah sudah paham bahwa kebocoran sekecil apa pun bisa menjadi petaka besar. Jika plastik mulsa bocor, maka air dapat saja keluar ke tanah. Dari sisi sebaliknya, bakteri dan kotoran bisa saja masuk ke dalam tambak. Jika ini terjadi, maka panen udang bisa saja berkurang kualitas maupun kuantitasnya. Pada kasus terburuk, udang-udang di dalam tambak bisa saja mati.

Mulsa plastik hitam perak sudah barang tentu wajib sering diganti. Ini akan memberikan kondisi fresh selalu untuk udang tambak. Kebocoran pun dapat segera diantisipasi sehingga kemungkinan untuk mendapatkan hasil panen yang stabil dari waktu ke waktu akan lebih besar.
* Silahkan baca juga Metode dan Cara Pemasangan Plastik Mulsa Pada Tambak.

Sabtu, 09 April 2016

Mengapa Harus Mulsa Plastik Hitam-Perak (MPHP)?

Budidaya tanaman, seperti tanaman sayur dan buah sekarang semakin banyak dilakukan. Ini dikarenakan kebutuhan akan sayur dan buah di masyarakat setiap harinya selalu tinggi. Hasil panen dituntut untuk memiliki kualitas yang baik dan harus tersedia setiap harinya, sehingga budidaya tanamna perlu dilakukan dalam kondisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Sementara itu, disisi lain justru di kalangan petani banyak dikeluhkan masalah-masalah seperti pertumbuhan gulma yang tidak terkontrol dan serangan hama, kekeringan dan masalah lainnya yang membuat hasil tanam berkurang bahkan sampai gagal panen karena kualitasnya tidak baik. Jika ini dibiarkan tentu saja konsumen akan kecewa dan petani akan rugi besar.

Solusi untuk mengatasi masalah budidaya tanaman seperti disebutkan di atas adalah dengan menggunakan mulsa plastik. Penggunaan mulsa plastik cocok budi daya tanaman dengan sistem intensifikasi produksi, seperti tanaman hortikultura jenis sayur-sayuran. Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan bedengan pada budidaya tanaman. Plastik mulsa tergolong jenis mulsa anorganik karena terbuat dari bahan polietilena berdensitas rendah yang dihasilkan melalui poses polimerisasi etilen dibawah tekanan tinggi.

Penggunaan mulsa plastik merupakan salah satu cara budidaya yang telah terbukti dapat meningkatkan hasil tanaman dan membuat kualitas hasil panen baik. Mulsa plastik berguna untuk melindungi permukaan tanah dari erosi, menjaga kelembaban dan struktur tanah, serta menghambat pertumbuhan gulma. Selain itu, penggunaan mulsa memberikan berbagai keuntungan, baik dari aspek biologi, fisik maupun kimia tanah. Secara fisik mulsa mampu menjaga suhu tanah lebih stabil dan mampu mempertahankan kelembaban di sekitar perakaran tanaman. Penggunaan mulsa akan mempengaruhi suhu tanah. Mulsa dapat memperbaiki tata udara tanah dan meningkatkan pori-pori makro tanah sehingga kegiatan jasad renik dapat lebih baik dan ketersediaan air dapat lebih terjamin bagi tanaman.

Jenis mulsa plastik umumnya dibedakan berdasarkan warna dan intesitas cahaya yang dapat diteruskan, beberapa warna antara lain; bening, putih, perak, hitam, hitam perak, merah dan biru. Warna mulsa akan menentukan energi radiasi matahari yang diterima dan berdampak pada suhu lapisan olah tanah, selain itu cahaya yang dipantulkan permukaan mulsa berpengaruh kepada kondisi lingkungan sekitar tanaman. Contohnya warna mulsa plastik yang umumnya digunakan di Amerika Utara dan Eropa secara komersial adalah warna hitam, transparan (bening), hijau dan warna perak.

Plastik berwarna hitam dapat menghambat pertumbuhan gulma dan dapat menyerap panas matahari lebih banyak. Mulsa plastik bening dapat menciptakan efek rumah kaca, sementara mulsa plastik perak dapat memantulkan kembali sebagian panas yang diserap sehingga mengurangi serangan kutu daun (aphid) pada tanaman. Di Indonesia sendiri, jenis mulsa yang paling banyak digunakan saat ini adalah Mulsa Plastik Hitam-Perak atau disingkat MPHP. MPHP adalah adaptasi atau pengembangan teknologi sistem Mulsa Plastik yang dirintis oleh Jepang dan Taiwan.

Mengapa harus MPHP? Karena MPHP ini memiliki dua muka dan dua warna, yaitu muka pertama berwarna hitam dan muka kedua berwarna perak. Warna hitam untuk menutup permukaan tanah, warna perak sebagai permukaan atas tempat menanam suatu tanaman budidaya. Warna perak pada mulsa akan memantulkan cahaya matahari sehingga proses fotosintesis menjadi lebih optimal, kondisi pertanaman tidak terlalu lembab, mengurangi serangan penyakit, dan mengusir serangga-serangga penggangu tanaman seperti Thirps dan Aphids. Sedangkan warna hitam pada mulsa akan menyerap panas sehingga suhu di perakaran tanaman menhadi hangat. Akibatnya, perkembangan akar akan optimal. Selain itu warna hitam juga mencegah sinar matahari menembus ke dalam tanah sehingga benih-benih gulma tidak akan tumbuh.

Oleh karena itu, penggunaan MPHP sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas tanam dan banyak digunakan di Indonesia. Dengan menggunakan MPHP setidaknya ada 4 manfaat utama yang akan didapatkan:
1. Produksi lebih tinggi, peningkatan suhu tanah akan memacu pertumbuhan tanaman serta mempercepat masa panen, dari hasil penelitian masa panen lebih cepat 7-14 hari.
2. Pada musim kering (kemarau), MPHP dapat menekan penguapan air dari dalam tanah, sehingga tidak terlalu sering untuk melakukan penyiraman (pengairan).
3. Penanganan gulma lebih rendah, mulsa plastik hitam dan hitam perak akan mengurangi intensitas cahaya ke permukaan tanah sehingga gulma cenderung tidak tumbuh. Jadi secara ekonomis penggunaan MPHP dapat mengurangi pekerjaan penyiangan dan penggemburan tanah, sehingga biaya pengadaan MPHP dapat dialokasikan dari biaya pemeliharaan tanaman tersebut.
4. Mencegah tercucinya pupuk oleh air hujan, dan penguapan unsur hara oleh sinar matahari. Aliran air permukaan akan tertahan oleh mulsa sehingga unsur hara pupuk tidak akan hilang oleh pencucian. Penggunaan MPHP akan menjaga nutrisi bagi tanaman berada pada zona perakaran, sehingga penggunaan nutrisi lebih efisien.

Jadi gunakan Mulsa Plastik Hitam-Perak (MPHP) sekarang juga dan buktikan hasilnya, hasil panen Anda melimpah dan untung besar akan Anda dapatkan.
Baca juga Mulsa Plastik Merk Tembakau, Murah & Berkualitas.

Minggu, 27 Maret 2016

Kelebihan Mulsa Plastik Hitam-Perak (MPHP) Dibandingkan Jenis Mulsa Lain

Secara definisi, mulsa adalah sisa tanaman, lembaran plastik, atau susunan batu yang disebar dipermukaan tanah. Mulsa berguna untuk melindungi permukaan tanah dari terpaan hujan, erosi, dan menjaga kelembaban, struktur, kesuburan tanah, serta menghambat pertumbuhan gulma (rumput liar).

Mulsa tanaman bisa terdiri dari bahan organik sisa tanaman (jerami padi, batang jagung), pangkasan dari tanaman pagar, daun-daun dan ranting tanaman. Bahan tersebut disebarkan secara merata diatas permukaan tanah setebal 2-5 cm sehingga permukaan tanah tertutup sempurna.

Namun, mulsa tanaman memiliki kekurangan yakni beberapa gulma masih bisa tumbuh, karena dalam pemasangannya masih akan tersedia cukup ruang untuk gulma tumbuh. Selain itu, gula tanaman dalam lama waktu tertentu akan mengalami pelapukan atau pembusukan, sehingga kita harus menggantinya setiap musim tanam bahkan bisa jadi lebih sering tergantung kecepatan mulsa tersebut melapuk. Tentu saja ini kurang efisien secara waktu dan membutuhkan tenaga lebih.

Bagaimana dengan mulsa bebatuan? Di pegunungan dan di sungai-sungai batu-batu cukup banyak tersedia sehingga bisa dipakai sebagai mulsa untuk tanaman. Permukaan tanah ditutup dengan batu yang disusun rapat hingga tidak terlihat lagi. Namun, mulsa batu tidak cocok untuk digunakan untuk menanam tanaman sayuran, namun cocok untuk tanaman pepohonan. Tanaman pohon yang lebih kokoh lebih kuat untuk tumbuh disekitar mulsa batu. Selain itu, kita membutuhkan tenaga lebih untuk memasang mulsa jenis ini karena bobot batu yang besar. Sehingga tidak efisien secara tenaga.

Yang terakhir adalah mulsa plastik. Inilah jenis mulsa yang paling efisien secara waktu dan tenaga. Mulsa plastik akan mengatasi masalah-masalah yang dialami pada 2 jenis mulsa sebelumnya. Mulsa plastik mudah dipasang dan efektif untuk menghambat pertumbuhan gulma dan mengurangi penguapan karena sedikit celah untuk gulma tumbuh. Kondisi mulsa yang tanpa celah dan rapat sangat efektif untuk mengurangi erosi tanah dan pencucian hara tanah.

Plastik mulsa tergolong tipe mulsa anorganik sebab terbuat dari bahan polietilena berdensitas rendah yg dihasilkan lewat poses polimerisasi etilen di bawah tekanan tinggi. Mulsa plastik tidak sedikit diperlukan terhadap budidaya tanaman dengan sistem intensifikasi produksi, diantaranya tanaman hortikultura tipe sayur-sayuran dan buah seperti melon, semangka dan lain-lain. Warna mulsa akan menentukan energi radiasi matahari yg ditampung dan berdampak pada suhu lapisan olah tanah, selain itu cahaya yg dipantulkan bagian atas mulsa berpengaruh pada situasi lingkungan yang baik bagi tanaman. Adapun jenis mulsa plastik umumnya dibedakan berdasarkan warna dan intensitas cahaya yang dapat diteruskan oleh beberapa warna mulsa. Biasanya mulsa plastik hanya terdiri dari 1 warna saja. Biasanya hanya diperuntukan untuk mengurangi radiasi matahari dan penguapan, padahal sinar matahari sebagian masih bisa tembus mulsa dan digunakan gulma untuk tumbuh. Sehingga mulsa satu warna masih punya kekurangan.

Dari sekian warna mulsa plastik yang paling banyak digunakan adalah jenis Mulsa Plastik Hitam-Perak (MPHP). Karena MPHP ini adalah jenis mulsa plastik yang paling cocok digunakan untuk daerah tropis seperti Indonesia, iklim dengan penyinaran matahari yang optimal setiap tahunnya. Warna hitam berfungsi menjaga kelembaban tanah, menghalangi pertumbuhan gulma/rumput liar, sedangkan warna perak untuk memantulkan sinar matahari untuk mengurangi penguapan air tanah. Jadi dengan dua warna berbeda ini, penggunaan mulsa MPHP akan memberikan banyak keuntungan sekaligus dan sangat efektif untuk meningkatkan kualitas tanaman.

Keuntungan yang diberikan MPHP, mulsa hitam-perak ini diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Pemberian pupuk dapat dilakukan sekaligus total sebelum tanam.
2. Warna hitam dari mulsa akan menimbulkan kesan gelap sehingga dapat menekan rumput-rumput liar atau gulma.
3. Warna perak dari mulsa dapat memantulkan sinar matahari, sehingga dapat mengurangi hama aphis, trips dan tungau, serta secara tidak langsung menekan serangan penyakit virus.
4. Menjaga tanah tetap gembur, suhu dan kelembaban tanah relatif tetap (stabil).
5. Mencegah tercucinya pupuk oleh air hujan, dan penguapan unsur hara oleh sinar matahari.
6. Pada tanaman buah, buah yang berada di atas permukaan tanah terhindar dari percikan air tanah sehingga dapat mengurangi resiko berjangkitnya penyakit busuk buah.
7. Kesuburan tanah baik karena pemupukan dapat merata, sehingga pertumbuhan dan produksi tanaman budidaya relatif seragam (homogen).
8. Secara ekonomis penggunaan MPHP dapat mengurangi pekerjaan penyiangan dan penggemburan tanah, sehingga biaya pengadaan MPHP dapat dialokasikan dari biaya pemeliharaan tanaman tersebut.
9. Pada musim kering (kemarau), MPHP dapat menekan penguapan air dari dalam tanah, sehingga tidak terlalu sering untuk melakukan penyiraman (pengairan).
10. Pemasangan mulsa plastik jelas lebih mudah daripada mulsa batu dan mulsa tanaman. Pemasangan mulsa plastik akan menghemat waktu dan tenaga kita.

Sehingga jelas, dengan begitu, MPHP adalah solusi dari masalah jenis mulsa lainnya. Dua kombinasi warna perak dan hitam saling berkolabirasi memberikan kegunaan bagi tanaman Anda. Dengan menggunakan MPHP, hasil tanam berkualitas, untungnya pun berkualitas.
Baca Juga Mulsa Hitam Perak Merk TEMBAKAU.

Senin, 07 Maret 2016

Jual Mulsa Plastik Hitam-Perak (MPHP)

Secara pengertian Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan tanaman budi daya yang bertujuan untuk melindungi permukaan tanah darierosi, menjaga kelembaban dan struktur tanah, serta menghambat pertumbuhan gulma. Salah satu jenis mulsa plastik adalah Mulsa Plastik Hitam-Perak. Mulsa Plastik Hitam-Perak atau disingkat MPHP adalah jenis mulsa yang sekarang ini banyak diminati dan banyak digunakan di Indonesia. MPHP adalah jenis mulsa plastik yang dikembangkan lebih lanjut oleh Jepang dan Taiwan dan sekaligus sebagai perintis penggunaan MPHP.

Dari namanya kita bisa mengetahui bahwa MPHP merupakan mulsa yang memiliki dua sisi dengan warna berbeda. Iya betul, hitam dan perak. Dua warna ini dibuat dengan fungsinya masing-masing. Warna perak berfungsi untuk mengurangi intensitas panas matahari yang masuk ke tanah, warnanya yang perak mengkilap membuat sinar matahari sebagian besar dipantulkan kembali ke lingkungan. Oleh karena itu, warna perak pada MPHP harus berada di atas atau menghadap sinar matahari. Sedangkan warna hitam pada MPHP berfungsi untuk mengurangi penyinaran yang diterima oleh tanaman-tanaman gulma yang tidak diinginkan tumbuh. Sehingga pertumbuhan gulma dapat dihambat dan tanaman yang kita tanam akan dapat menyerap nutrisi pada tanah secara optimal. Oleh sebab itu, warna hitam pada MPHP harus berada di bawah atau menghadap tanah.

Dengan menggunakan Mulsa Plastik Hitam-Perak (MPHP) Anda akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti berikut:
1. Pemberian pupuk dapat dilakukan sekaligus total sebelum tanam.
2. Warna hitam dari mulsa akan menimbulkan kesan gelap sehingga dapat menekan rumput-rumput liar atau gulma.
3. Warna perak dari mulsa dapat memantulkan sinar matahari, sehingga dapat mengurangi hama aphis, trips dan tungau, serta secara tidak langsung menekan serangan penyakit virus.
4. Menjaga tanah tetap gembur, suhu dan kelembaban tanah relatif tetap (stabil).
5. Mencegah tercucinya pupuk oleh air hujan, dan penguapan unsur hara oleh sinar matahari.
6. Pada tanaman buah, buah yang berada di atas permukaan tanah terhindar dari percikan air tanah sehingga dapat mengurangi resiko berjangkitnya penyakit busuk buah.
7. Kesuburan tanah baik karena pemupukan dapat merata, sehingga pertumbuhan dan produksi tanaman budidaya relatif seragam (homogen).
8. Praktis untuk melakukan sterilisasi tanah dengan menggunakan gas fumigan seperti Basamid-G, karena fungsi MPHP mempercepat proses pembentukan gas zat fumigan tanpa harus membeli plastik khusus.
9. Secara ekonomis penggunaan MPHP dapat mengurangi pekerjaan penyiangan dan penggemburan tanah, sehingga biaya pengadaan MPHP dapat dialokasikan dari biaya pemeliharaan tanaman tersebut.
10. Pada musim kering (kemarau), MPHP dapat menekan penguapan air dari dalam tanah, sehingga tidak terlalu sering untuk melakukan penyiraman (pengairan).

MPHP yang sering digunakan saat ini memiliki beberapa spesifikasi ukuran lebar, panjang dan ketebalan mulsa, yakni sebagai berikut:
- 60/120cm x 500 meter x 0,35
- 60/120cm x 250 meter x 0,35
- 50/100cm x 500 meter x 0,35
- 50/100cm x 250 meter x 0,35.

Dengan manfaat-manfaat di atas, Anda tidak perlu ragu lagi untuk segera menggunakan MPHP untuk memperbaiki kualitas tanam Anda. MPHP cocok digunakan untuk menanam mentimun, tomat, strawberi, kubis, bunga kol, cabai, jagung, dan lain-lain. Dengan MPHP, tanaman tumbuh dengan baik, hasil panen baik, dan untungnya pun akan baik. Jadi tunggu apalagi, segera dapatkan Mulsa Palstik Hitam-Perak dan buktikan sendiri menfaatnya.

Kami produsen dan distributor mulsa plastik menjual MPHP dengan harga terjangkau. Bagi Anda yang ingin melakukan pemesanan mulsa plastik hitam-perak (MPHP) ini, bisa menghubungi kami di:
- SMS/Call: 087702821277 | 081232584950
- Phone: 031-8830487
- Email: limcorporation2009@gmail.com.
Baca juga Cara Pemasangan Mulsa Plastik Pada Tanaman Cabai.

Rabu, 24 Februari 2016

BARU...!!! Mulsa Plastik Hitam Perak Merk MONTANA

Makin banyak petani: cabai, melon, jagung, bawang merah, bawang putih, semangka, dan banyak lagi yang mulai merasakan faedah memakai plastik mulsa, khususnya plastik mulsa hitam perak.

Dengan memakai plastik mulsa hitam perak, petani dapat lebih menghemat tenaga serta biaya-biaya yang lain. Serta yang menggembirakan hasil panen dapat lebih optimal baik dari sisi kuantiti ataupun kwalitas hasil panennya.

Ingin cari plastik mulsa yang harganya murah & terjangkau? Memang banyak macam pilihan di pasaran mengenai mulsa plastik. Ada yang mutunya bagus namun harganya sangat mahal, sulit dijangkau oleh petani kecil. Ada pula yang sangat murah namun mutunya mengecewakan. Kini tak prlu lagi galau..., sudah hadir mulsa plastik harga murah tapi kualitas tidak murahan.

Dapatkan mulsa hitam perak merk Montana, harga ekonomis, kualita sudah terjamin. Kami tawarkan plastik mulsa hitam perak merk Montana. Harga nya terjangkau namun mutunya cukup memuaskan.
Spesifikasi Mulsa Plastik merk MONTANA sbb:
• warna paket (bungkusnya) ORANGE
 • ukuran 60cm/120cm x 457 mtr, tebal 0,35
• berat netto 17 kg
• minimum order 5 roll.

Jika Anda berminat, Untuk informasi harga plastik mulsa MONTANA silakan hubungi kami:
• SMS/Call : 0877.0282.1277 | 08123.258.4950  | 0852.3392.5564
• Phone : 031-8830487
• E-mail : limcorporation2009@gmail. com

Selasa, 09 Februari 2016

Cara Memasang Mulsa Plastik Hitam-Perak (MPHP)

Tahukah Anda bahwa mulsa plastik yang dianggap baik di daerah tropis adalah yang berwarna hitam perak. Iya betul, Mulsa Plastik Hitam-Perak (MPHP). MPHP sekarang ini sudah membudaya pada tanaman mentimun, tomat, strawberri dan kubis bunga. MPHP adalah adaptasi atau pengembangan teknologi sistem Mulsa Plastik yang dirintis oleh Jepang dan Taiwan yang memperkenalkan Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP).

Berdasarkan namanya Mulsa Plastik Hitam-Perak atau MPHP terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan berwarna perak dan hitam. Penempatan warna perak adalah di bagian atas dan warna hitam di bagian bawah. Penempatan warna ini dengan berbagai keuntungan. Warna perak yang ditempatkan di atas pada mulsa akan memantulkan cahaya matahari sehingga proses fotosintesis menjadi lebih optimal, kondisi pertanaman tidak terlalu lembab, mengurangi serangan penyakit, dan mengusir serangga-serangga penggangu tanaman seperti Thirps dan Aphids.

Sedangkan warna hitam pada mulsa akan menyerap panas sehingga suhu di perakaran tanaman menjadi lebih hangat. Akibatnya, perkembangan akar akan optimal. Selain itu warna hitam juga mencegah sinar matahari menembus ke dalam tanah sehingga benih-benih gulma tidak akan tumbuh.
Penggunaan MPHP pun di Indonesia semakin banyak.
Baca juga Mulsa Plastik Harga Ekonomis Kualitas Sangat Baik.

Cara Pemasangan Mulsa Plastik Hitam Perak
Namun, sebagian petani masih ada yang belum tahu bagaimana cara memasang MPHP dengan benar. Oleh karena itu, di bawah ini adalah cara memasang Mulsa Plastik Hitam-Perak dengan benar.
1. Teknik dan Cara Pemasangan mulsa plastik MPHP ini sebaiknya dilakukan pada siang hari sewaktu matahari sedang terik pukul 14.00 - 16.00. Ini dimaksudkan agar plastik dapat ditarik dan dikembangkan secara maksimal.
2. Alat-alat yang diperlukan untuk pemasangan mulsa plastik adalah pasak bambu berbentuk huruf U, pisau atau gunting untuk memotong mulsa, spidol, dan mulsa plastik hitam-perak.
3. Sebelum MPHP dipasang untuk menutupi permukaan bedengan, terlebih dahulu dilakukan pemupukan pupuk buatan secara total sekaligus.
4. Pemasangan MPHP minimal dilakukan oleh 2 orang.
5. Tariklah kedua ujung MPHP ke masing-masing ujung bedengan arah memanjang.
6. Kemudian dikuatkan dengan pasak bilah bambu berbentuk "U" yang ditancapkan di setiap sisi bedengan.
7. Berikutnya tarik pula lembar MPHP ke bagian sisi kiri dan kanan (lebar) bedengan hingga nampak rata menutup permukaan bedengan.
8. Kuatkan masing-masing sisi dengan pasak bilah bambu pada setiap jarak 40 - 50 cm.
9. Setelah selesai pemasangan, bedenganbedengan dibiarkan tertutup mulsa PHP selama 3–5 hari sebelum dibuat lubang tanam. Tujuannya agar pupuk kimia yang diberikan dapat berubah menjadi bentuk lebih sederhana atau terurai di tanah, sehingga dapat diserap dengan mudah oleh tanaman.
10. Calon lubang tanam ditandai dengan spidol berbentuk lingkaran atau segitiga. Jarak antar lubang disesuaikan dengan jenis tanaman. Jarak tanam harus disesuaikan dengan kebutuhan tumbuh akar, tinggi tanaman, dan kebutuhan sinar matahari. Untuk tanaman cabai misalnya adalah 75 cm x 50 cm jarak tanam.
11. Lubang tanam ditandai dengan spidol berbentuk lingkaran atau segitiga.
12. Setelah itu bisa dilakukan pelubangan dengan menggunakan pelubang mulsa. Pelubang sulsa yang digunakan adalah alat yang berdiameter sekitar 10 cm. Salah satu ujung pelubang mulsa ini berbentuk gerigi tajam dan terbuat dari baja tahan karat. Atau bisa juga menggunakan kaleng bekas.
13. Tancapkan dan dorong pelubang mulsa itu ke plastik mulsa sambil memutarnya. Tancapkan sampai mencapai bedengan dengan kedalaman sesuai alat. Sehingga selain akan membentuk lubang di mulsa, juga akan melubangi bedengan.
14. Pemasangan mulsa selesai dan siap ditanami.
Demikianlah cara memasang mulsa plastik hitam-perak. Semoga bermanfaat. Dengan menggunakan mulsa plastik hitam-perak, hasil tanam berkualitas, untungnya pun berkualitas.
Baca juga Tali Salaran atau Tali Gawar.