HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Budidaya Stroberi Dengan Plastik Mulsa yang Baik dan Benar


Tanaman Stroberi buah ini termasuk famili (Rosaceae) merupakan komoditas buah semusim tanaman, secara umum buah ini bukanlah buah asli karena buahnya tidak berasal dari ovari tanaman. Stroberi merupakan tanaman beriklim subtropis yang berasal dari negara Chili dan Amerika Latin, buah ini juga sangat populer sebagai olahan makanan dan minuman. Di Indonesia sentra penanaman stroberi terdapat didaerah Cianjur dan Lembang (Jawa Barat).

Peluang Agrobisnis Stroberi

Peluang budidaya stroberi sangat menjanjikan untuk dibudidayakan, karena tanaman ini bernilai ekonomis tinggi dan selalu diminati dipasaran. Tanaman ini tumbuh subur dan berbuah di dataran tinggi yang bersuhu dingin, dengan pengelolaan yang tepat tentunya tanaman ini akan dapat tumbuh maksimal dan bernilai ekonimis tinggi. Berikut informasi mengenai bagaimana cara budidaya stroberi yang baik dan benar.

Kesesuaian Tumbuh

Tanaman stroberi tumbuh baik dan optimal pada tanah yang gembur serta kaya akan bahan organik pada ketinggian 1000-1500 mdpl dengan intensitas curah hujan berkisar 600-700 mm/tahun dan suhu berkisar antara 17-20 derajat Celcius. Tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman stroberi pada tingkat keasaman tanah 5,5-6 pH dengan penyinaran sinar matahari langsung sekitar 8-10 jam setiap hari. Jika tingkat keasaman tanah terlalu tinggi pemberian kapur pertanian sangat penting untuk dilakukan untuk menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal.

Bibit Stroberi

Bibit stroberi dapat diperbanyak dengan biji (generatif) dan bibit anakan (vegetatif). Pada umumnya petani mengunakan cara vegetatif untuk perbanyakan bibit stroberi yang terbilang sederhana, tidak ribet dan lebih cepat tumbuh dibandingkan dengan cara generatif serta mempunyai sifat unggul persis indukannya. Perbanyakan secara vegetatif dilakukan dengan pengadaan bibit anakan dan bibit stolon dengan syarat induk telah berumur 1-2 tahun sehat dan memiliki produksi yang maksimal.

Pengadaan bibit stroberi dilakukan dengan membagi rumpun stroberi indukan menjadi dua bagian anakan. Setiap anakan bibit stroberi di tanam pada polybag dengan diameter 20x20 cm, dengan media tanam tanah dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 2:1. Pengadaan bibit stroberi dengan menggunakan cara stolon, dapat dilakukan dengan membongkar rumpun stroberi kemudian pilih rumpun pada indukan stoberi yang memiliki akar pertama dan kedua lalu potong dan tanam dengan polybag berdiameter 20x20 cm setelah tinggi tanaman berkisar 10-15 cm dapat dipindah ke kebun.


Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan dapat dilakukan dengan mencangkul atau membajak lahan untuk menghilankan rumput liar dan gulma serta membuat tanah lebih gembur. Setelah kondisi lahan bersih dan rata lanjutkan dengan membuat bedengan berdiameter 80x120 cm dan tinggi 30-50 cm dengan panjang bedengan menyesuaikan luas dan kontur lahan yang akan digunakan.

Pemberian pupuk dapat dilakukan setelah pembajakan lahan selesai dengan pupuk kandang pada permukaan bedengan secara merata, lalu siram lahan dengan air sampai lahan sedikit lembab. Pemasangan mulsa plastik sangat dianjurkan pada budidaya stroberi untuk menjaga kelembaban bedengan lalu buat lubang tanam berkisar 30-40 cm, usahakan pembuatan lubang tanam agar tidak merusak permukaan plastik mulsa.

Cara Penanaman Stroberi

Penanaman bibit stroberi dilakukan pada kondisi cuaca cerah atau tidak sedang dalam kondisi hujan penanaman pada pagi hari akan lebih optimal karena tidak mengganggu fotosintesis tanaman. Penanaman bibit stroberi dilakukan dengan mengambil bibit dari polybag tanpa merusak atau melukai akar tanaman karena dapat menimbulkan tanaman kurang optimal, kemudian tanam bibit di tiap lubang tanam lalu padatkan tanah. Lakukan Penyiraman secukupnya untuk membuat tanah pada sekitar tanaman lembab untuk pertumbuhan tanaman yang optimal.

Pemeliharaan Tanaman


Pemeliharaan tanaman stroberi dilakukan dengan penyulaman dengan menganti tanaman mati atau tanaman yang cacat, saat tanaman telah memasuki umur 15 hari setelah masa tanam. Penyulaman dapat disesuaikan dengan kondisi tanaman dan dilanjutkan dengan penyiraman bibit pada pagi dan sore hari selama 2 minggu setelah masa tanam. Penyiangan juga dilakukan menyesuaikan dengan pertumbuhan gulma pada lahan tanam stroberi

Pemangkasan (perempelan) bertujuan membuang daun tua atau rusak dan tanamna yang terlalu rimbun untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman, dan peremajaan pada tanaman stroberi dilakukan ketika tanaman tengah memasuki umur 2-3 tahun setelah masa tanam.

Pemupukan

Pemupukan dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kandungan unsur hara dalam tanah dan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman, sehingga tanaman dapat berproduksi secara maksimal. Pemupukan tanaman stroberi dapat dilakukan bersamaan saat penyiangan dilakukan ketika tanaman berumur 1-3 bulan setelah tanam. Pemberian pupuk dapat dilakukan dengan dilarutkan dalam air dengan campuran Urea, KCL dan SP-36  dengan perbandingan (1:4:2) setiap 5 kg dilarutkan dalam 200 liter air dan disiramkan 300-500 cc/tanaman.

Hama dan Penyakit Tanaman

Pada pembudidayaan tanaman stroberi serangan hama adalah hal yang biasa hama yang menyerang tanaman strawberry adalah kutu daun, tunagu, kumbang, kutu putih, dan nematoda. Pengendalian hama pada tanaman stroberi dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida secara berkala dengan dosis secukupnya.

Sedangkan penyakit pada tanaman stroberi pada umumnya seperti kapang kelabu, busuk buah matang, busuk rizopus, empulur merah, daun gosong, bercak dauan, busuk daun, layu vertisillium, dan virus penyakit tersebut dapat dikendalikan dengan penyemprotan fungisida

Panen dan Pasca Panen


Bibit yang berasal dari perbanyakan vegetatif memiliki masa panen relatif lebih singkat dari bibit generatif yaitu sekitar 4-6 bulan. Bunga pertama tanaman stroberi sebelum berumur 4 bulan sebaiknya dibuang dan jika tanaman telah berumur 4 bulan biarkan bunga tumbuh menjadi buah.

Ciri dan Umur Panen stroberi ketika buah bertekstur kenyal dan empuk, kulit buah berwarna merah berumur 2 minggu sejak pembungaan atau 10 hari setelah awal pembentukan buah. Pemanenan dilakukan dengan menggunting bagian tangkai bungan dengan waktu panen setiap dua kali dalam seminggu.

Sekian pembahasan tentang cara menanam stroberi semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan bisa membantu kalian untuk menanam stroberi dan jangan lupa share artikel ini agar semua orang dapat melihat informasi menanam stroberi. Terima Kasih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Budidaya Stroberi Dengan Plastik Mulsa yang Baik dan Benar"

Posting Komentar