HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Cara Budidaya Belut Tanpa Lumpur untuk Pemula, Mudah dan Anti Ribet

Cara Lengkap Budidaya Belut Sawah

Hai, kembali lagi bersama penulis yang akan membahas seputar dunia pertanian, perkebunan, pertanian dan juga perternakan.

Belut merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki peminat yang cukup banyak. Belut sangat baik untuk dikonsumsi karena mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan.

Selain manfaat dan kandungan gizi belut, ikan ini juga cukup enak untuk disantap. Rasa dagingnya yang kenyal dan gurih membuat siapapun yang menikmatinya pasti ketagihan. Tak heran jika permintaan belut semakin meningkat. Belut merupakan hewan air yang tergolong dalam kelompok ikan. Tidak seperti kebanyakan jenis ikan lainnya, belut dapat hidup di lumpur dengan sedikit air.

Hewan ini memiliki dua sistem pernapasan yang dapat membuatnya bertahan dalam kondisi tersebut. Meski habitat aslinya berada di tempat berlumpur, namun cara budidaya belut tidak harus menggunakan media lumpur. Tapi Anda juga bisa menggunakan air bersih di kolam biasa. Namun ada beberapa kekurangan dari cara budidaya belut bebas lumpur ini. Artinya, Anda harus menyiapkan makanan yang cukup, hal ini dikarenakan belut hanya akan memakan makanan yang disediakan.

Selain kelemahannya, cara budidaya belut ini memiliki keunggulan yaitu memudahkan pengendalian belut saat terserang penyakit. Serta memudahkan pembudidaya belut untuk mengurangi intensitas kanibalisme antar belut.

Nah, berikut cara budidaya belut tanpa lumpur yang dirangkum kami dari berbagai sumber.

Menyiapkan Media Tempat dan Air Budidaya

Pembuatan persiapan merupakan langkah awal yang dilakukan untuk memulai usaha budidaya belut yaitu kolam pembesaran. Biasanya kolam yang digunakan adalah kolam yang merupakan kolam terpal atau kolam permanen yang terbuat dari semen.

Kolam air yang jernih ini dapat meminimalkan pemborosan ruang. Hal ini dikarenakan ukuran kolam yang tidak terlalu besar mampu menampung banyak benih, jika dibandingkan dengan kolam lumpur.

Jika akan menggunakan kolam dengan air yang jernih, maka harus beredar dengan baik. Hal tersebut agar Anda bisa mengatur tingkat pH di dalam air yang tentunya akan terganggu karena keluarnya lendir dari tubuh belut. Sirkulasi yang baik akan membuat kadar oksigen di kolam stabil dan air tetap jernih.

Pemilihan Bibit Belut

Pemilihan benih sidat akan menentukan hasil panen. Jadi anda harus mendapatkan bibit yang berkualitas dan unggul. Berikut beberapa ketentuan pemilihan benih:

1. Pilih bibit yang tidak memiliki bekas luka dan kondisi belut yang lincah.

2. Hindari bibit belut yang didapat secara alami, karena akan menimbulkan bekas luka seperti cara penangkapan dengan metode setrum, berburu di lumpur sawah dan sungai.

3. Inilah mengapa Anda harus lebih cermat dalam memilih dan membeli bibit belut. Bibit yang sehat berpotensi untuk berkembang secara optimal.

4. Ukuran bibit minimal genap atau sama besar. Tingkat kanibalisme dapat diminimalkan dengan memilih bibit yang berukuran sama.

5. Selain dengan adanya kanibalisme, pemberian pakan tentunya juga tidak akan merata jika mencampurkan benih kecil dengan benih besar dalam satu kolam.

Penebaran Bibit Belut

Cara budidaya belut bebas lumpur ini dengan menebar lebih banyak benih. Ini jika dibandingkan dengan cara budidaya belut konvensional atau menggunakan lumpur.

BACA JUGA:

Berbagai Nutrisi di Balik Manfaat Bawang Bombay

Panduan Lengkap Budidaya Udang Vaname dengan Mulsa Plastik

Beromzet Ratusan Juta saat Pandemi, Budidaya Lobster Air Tawar banyak Diminati Masyarakat

Pemberian Pakan Teratur

Pemberian pakan peternak belut terutama bagi pemula merupakan pemberian pakan yang teratur. Ini sangat penting untuk perkembangan belut.

Pemberian pakan yang tepat akan mendorong keberhasilan budidaya sidat secara optimal. Anda bisa menyediakan beberapa jenis pakan alami seperti kotoran ikan, bekicot, sisa cincang dari ayam atau pelet.

Biasanya pakan akan diberikan secara rutin 3-4 kali sehari. Semakin besar dan tua bijinya, semakin sedikit jumlah pakannya.

Perawatan Belut

Rawat belut dengan hati-hati. Perhatikan kualitas air, beri makan secara teratur dan sesuai dosis agar tidak menimbulkan air kotor dan kanibalisme belut. Untuk itu perlu diketahui kebiasaan belut yang mengalami penyakit, yang ditandai dengan belut yang terus bergerak di siang hari dan aktif menyerang belut lainnya.

Belut merupakan hewan yang mengeluarkan lendir, hal ini dikarenakan mekanisme tubuh untuk melindungi dirinya yang terbilang sensitif. Lendir yang keluar dari belut ini secara terus menerus dapat mempengaruhi keasaman air atau pH air di kolam. Sehingga pada saat air kolam mencapai ambang pH 7, maka air tersebut harus segera dinetralkan atau diedarkan. Oleh karena itu, media budidaya belut harus dilengkapi dengan sirkulasi air yang memadai.

Panen Ternak Belut

Proses pemanenan belut sebenarnya tidak memiliki takaran dan masa panen, karena sekecil apapun belut tersebut tetap dapat dinikmati dan bergizi tinggi. Namun, agar hasil panennya maksimal, Anda bisa panen setelah 3 hingga 4 bulan masa pemeliharaan.

Belut yang memiliki kualitas yang baik selanjutnya dapat dibuat untuk induk dan nantinya akan menghasilkan benih baru. Anda bisa memanen setiap hari atau tidak bersamaan dengan memancing manual. Ini karena kebanyakan orang menyukai belut dengan berbagai ukuran, belum tentu ukurannya yang besar.

Proses panen dengan budidaya belut tanpa lumpur lebih mudah dan praktis dibanding cara lain. Jika Anda menggunakan kolam, Anda bisa melakukannya dengan mengeringkan kolam atau menangkap belut yang ada di kolam.

Nah, berakhir sudah pembahasan materi untuk artikel kali ini. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Budidaya Belut Tanpa Lumpur untuk Pemula, Mudah dan Anti Ribet"

Posting Komentar