Minggu, 27 Desember 2015

Kiat Sukses Budidaya Tanaman Semangka Agar Hasil Maksimal

Tanaman semangka merupakan tumbuhan yang amat populer di masyarakat Indonesia, maklum disamping harganya terjangkau dan kaya manfaat untuk kesehatan. Karena itu budidaya tanaman semangka sangat perlu digalakkan, dan dikembangkan segi teknisnya agar diperoleh hasil yang memuaskan.

Syarat tumbuh tumbuhan semangka antara lain: curah hujan ideal 40-50 mm/bulan. Semua areal pertanaman butuh cahaya matahari dari ketika terbit sampai tenggelam, suhu optimal Insentif /- 250 C. Semangka cocok ditanam didataran rendah hingga ketinggian 600 m dpl. keadaan tanah cukup gembur, kaya bahan organic, bukan tanah asam serta tanah kebun/persawahan yang sudah dikeringkan. Cocok pada jenis tanah berpasir dengan keasaman tanah pH 6-6,7.

Beberapa Hal Teknis Pada Budidaya Tanaman Semangka
1. Mempersiapkan Media Semai
a. Campurkan Solbi Agro sejumlah 100 ml dengan pupuk kandang sejumlah 50 kg, serta tanah buat lahan seluas 1000m2, didiamkan sepanjang 1 minggu ditempat teduh dengan senantiasa dijaga kelembabannya serta sesekali di aduk aduk/dibolak balik.
b. Campurkan tanah halus (yang sudah diayak) sejumlah 2 ember, pupuk kandang matang yang sudah diayak 1 ember, serta TSP kurang lebih 50 gram serta dimasukkan dalam plastik polybag ukuran 8×10 cm hingga terisi 90% nya.

2. Masa Perkecambahan Benih
Benih dimasukan ke dalam kain lantas direndam dengan larutan Solbi Agro sejumlah 5 cc per liter air selama sekitar 10 jam. Sehabis dilaksanakan perendaman, benih tersebut diperam dalam kertas koran sepanjang 1–2 hari. Benih yang telah berkecambah dipindahkan ke media persemaian.

3. Masa Persemaian Benih & Pembibitan
a. Media semai disiram air secukupnya
b. Benih yang sudah keluar calon akar selama 2 cmm disemaikan dalam plastik polibag/polybag sedalam 1-1,5 cm. c  c. Polybag persemaian diletakkan berderet serta terkena sinar matahari secara penuh sepanjang hari.
d. Penyiraman 1-2 kali sehari, dan pada usia 12-14 hari bibit siap dipindam tanam ke lahan.
Jika Anda membutuhkan plastik polybag untuk pembibitan tanaman silahkan klik disini.

Cara Pengolahan Media Tanam
Pembukaan Lahan
a. Laksanakan pembajakan sedalam 30 cm serta setelah itu dihaluskan serta diratakan.
b. Bersihkan lahan dari sisa-sisa perakaran serta batu.
c. Untuk bedengan dengan lebar 1 m, tinggi 0,5 m, serta lebar telasah 2 m.
d. Berikan kapur dolomite supaya mencapai pH 6-6,7
e. Pemberian pupuk kandang yang sudah dicampur Solbi Agro ( 1lt Solbi Agro buat 1 ton pupuk kandang), seminggu sebelum tanam.
f. Pemupukan basis dengan TSP 200 kg / ha, ZA 140 kg / ha serta KCL 130 kg/ha.
g. Tanah bedengan sangat perlu diberi plastik mulsa dengan lebar 110-150 cm.
Mulsa plastik yang digunakan biasanya hitam perak. Warna hitam menghadap ke bawah (menghadap tanah), sedangkan warna perak menghadap ke atas (menghadap matahari). Tujuan pemberian mulsa plastik adalah untuk mengurangi penguapan pada media tanam. Dan juga warna hitam pada mulsa dapat menekan pertumbuhan gulma, tanaman liar pengganggu. Selengkapnya tentang mulsa plastik hitam perak silahkan klik disini.

4. Tahap Penanaman Semangka
Pembuatan lubang tanam dilaksanakan satu minggu sebelum penanaman dengan kedalaman 8 cm, dengan jarak 20-30 cm dari tepi bedengan. Adapun jarak tanam antar lubang 90-100 cm. Waktu paling tepat untuk penanaman bibit semangka adalah pagi atau sore hari. Kemudian lakukan penyiraman hingga tanah terasa cukup basah.

5. Masa Pemeliharaan Tanaman Semangka
a. Penyulaman
   Kegiatan penyulaman dilaksanakan 3-5 hari sehabis tanam.

b. Penyiangan
Adapun penyiangan dilakukan dengan cara mengatur cabang Utama, sisakan cuma 2-3 cabang saja dengan tidak memotong cabang sekunder. Ujung cabang sekunder disisakan 2 helai daun. Cabang sekunder yang tumbuh terhadap ruas yang adanya buahnya dipotong supaya tak menganggu peningkatan buah. Laksanakan perempelan tunas muda yang tak bermanfaat, karena akan memberi efek peningkatan kualitas buah.

c. Pengairan & Penyiraman
Pengairan dilaksanakan dengan dibasahi saluran antar bedengan dengan metode di siram dengan pipa atau digembor dengan masa 4-6 hari Insentif Insentif Insentif Isi penyiraman tak boleh terlampau berlebihan

d. Pemupukan
- Pemupukan Wahid minggu sehabis tanam dengan memakaikan ZA 40 kg/ha, KCL 140 kg/ha.
- Pemupukan semangka dua minggu sehabis tanam menggunakan ZA 120 kg/ha, TSP 85 kg/ha, KCL 170 kg/ha
- Pemupukan semangka ketika berbunga memakaikan ZA 130 kg/ha, KCL 30 kg/ha.
- Laksanakan penyemprotan Solbi Agro dengan Takaran 500 ml dilarutkan dengan 200 liter air, serta disemprotkan merata tiap 2 minggu sekali.

e. Sortir Buah
- Sebaiknya pilih buah yang cukup besar bundar baik serta tak cacat, berada antara 1 - 1,5m dari perakaran tanaman.
- Sisakan cuma 1-2 buah saja, lainnya di pangkas.
- Apabila berat buah telah hampir 2 kg, bolak balik buah supaya didapat pencahayaan sinar matahari serta warna yang rata.
Baca juga Cara Mengatasi Hama dan Penyakit Pada Tanaman Semangka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar