HUBUNGI KAMI

Pabrik & Distributor Mulsa Plastik
Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 0812.3258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Cara Budidaya Tanaman Obat Keluarga “Lidah Buaya”

Untuk para pecinta tanaman obat keluarga tanaman lidah buaya tentu masuk dalam salah satunya. Budidaya tanaman lidah buaya bisa dikatakan sangat mudah. Apalagi didukung dengan tingkat ketahanan hidup lidah buaya yang sangat tinggi. Bahkan pada kondisi lingkungan yang sedikit ekstrem, lidah buaya pun bisa bertahan hidup. Tanaman Lidah buaya memiliki banyak manfaat, seperti dapat menyuburkan rambut, sehingga banyak digunakan menjadi bahan utama pada industri shampoo.

Lidah buaya juga dapat diolah menjadi bahan makanan yang memiliki nilai ekonomi atau jajanan, seperti jelly yang enak, permen lidah buaya, ataupun dijadikan campuran es buah yang menyegarkan.

Di skala industri rumah tangga, banyak juga yang mengolah lidah buaya menjadi minuman sari lidah buaya. Manfaat lain dari lidah buaya yaitu bisa digunakan untuk menyembuhkan gatal – gatal, dengan mengoleskan bagian dagingnya ke bagian kulit yang dirasa gatal. Dengan berbagai manfaat diatas, paka pantaslah jika tanaman lidah buaya bisa dikatakan salah satu bagian dari “apotek hidup” yang dapat ditanam di pekarangan rumah kita.
*Baca juga Mulsa dan Bawang Merah

Tanaman ini memiliki banyak varietas, yang terbaik dan paling unggul adalah jenis atau varietas yang bernama Aloe barbandensis. Karena memiliki daun yang besar, hal ini tentu saja memberi hasil yang maksimal. Jenis ini memiliki daya tahan terhadap penyakit. Cara pembibitannya adalah dengan mengambil anakan yang tumbuh pada tanaman induk. Congkel anakan lidah buaya dengan hati – hati, jangan sampai merusak akar. Kemudian taruh anakan pada media polibag, atau dapat langsung ditanam di pot atau pekarangan rumah.

Dalam kesempatan kali ini kami akan berbagi ilmu tentang cara menanam lidah buaya agar tumbuh sehat. Pertama Lahan tanam sebaiknya disiapkan, walau lidah buaya mudah tumbuh di mana saja. Hal ini dilakukan agar kita mendapat hasil yang maksimal, dan lidah buaya tumbuh subur. Campuran yang baik untuk media tanam adalah kompos dan pupuk kandang. Beri jarak tanam yang cukup agar memberi ruang tumbuh tanaman lidah buaya, agar daun tidak bertabrakan satu sama lain. Siapkan lubang tanam sekitar 10 – 15 cm, tergantung dari besarnya bibit. Kemudian tutup lubang tanam dengan tanah yang sudah diolah dengan kompos dan pupuk kandang tadi.
Walaupun tanaman lidah buaya tidak terlalu membutuhkan air. Biasanya di musim kemarau akan terjadi penguapan yang ekstrem. Kulit lidah buaya tersebut menjadi kekuningan jika dirinya kekurangan air meski masih dalam kondisi hidup. Setelah usia tanaman 3 – 4 minggu tambahkan campuran kompos pada media tanaman lidah buaya agar semakin subur.

Tanaman lidah buaya dapat dipanen jika sudah mencapai usia dewasa, hal ini tergantung dari jenis lidah buaya. Ambil daun yang gemuk dan paling besar, segera olah hasil panen karena daun lidah buaya tersebut mudah layu atau kita dapat bungkus daun lidah buaya hasil panen kita dengan wrap-plastic, dan simpan pada lebari es jika memerlukan waktu untuk pengolahannya.

#Bagi para petani lidah buaya yang sedang membutuhkan polybag/mulsa plastik sebagai media penanaman silahkan Hub. 081232584950 | 087702821277. Info harga bisa Anda cek DISINI

Untuk melakukan peremajaan bisa kita lakukan saat tanaman lidah buaya sudah mulai tua, hal ini juga perlu dilakukan walau tanaman tidak terlihat tua namun sudah mengalami beberapa kali proses panen. Selain lidah buaya masih terdapat banyak macam tanaman obat keluarga yang biasa ditanam dirumah seperti Belimbing wuluh, Daun bayam duri, Kangkung, Pepaya, Sirih, Kayu manis, Jeruk nipis, Delima, Cabai merah, Mengkudu Dll.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Budidaya Tanaman Obat Keluarga “Lidah Buaya”"

Posting Komentar