HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Tips Menanam Semangka Non Biji Agar Hasil Panen Melimpah

Tips Menanam Semangka Non Biji

Halo semua, kembali lagi bersama penulis. Kali ini kita akan membahas artikel soal tips menanam semangka agar hasil panen melimpah. Buah semangka (dengan bahasa Inggris Watermelon) berawal dari semacam tanaman menjalar yang banyak didapati serta tumbuh di wilayah yang beriklim kering tropis serta subtropis Afrika. Pada perubahannya, tanaman semangka lantas mulai memasuki ke wilayah lain seperti Afrika Selatan, Cina, Jepang, serta Indonesia.

Semangka termasuk juga dalam keluarga buah labu-labuan (Cucurbitaceae) serta pada wilayah aslinya benar-benar digemari oleh manusia atau binatang yang berada di benua itu. Angka keinginan buah semangka di pasar khususnya di beberapa negara tropis tinggi sekali. Ini sebab buah semangka banyak terkandung air, hingga pas dengan iklim yang ada di beberapa negara itu. 

Menyikapi hal itu, beberapa usaha untuk penuhi kebutuhan pasar terus dinaikkan. Diantaranya dengan lewat pelebaran area tanam serta kenaikan produksi buah semangka memakai paket tehnologi budidaya.

Karena itu, dalam artikel kesempatan ini akan diterangkan tentang langkah menanam semangka yang benar dan baik supaya panen yang dibuat capai angka yang memberikan kepuasan.

Syarat Pertumbuhan Tanaman Semangka

Mengutip dari publikasi ang dikeluarkan oleh pusri.org, terdapat tiga syarat utama yang harus diperhatikan sebelum memulai budidaya buah semangka, yaitu;

1. Iklim

Dengan cara teoritis, curah hujan yang bagus untuk area penanaman semangka ialah 40-50 mm/bulan. Semua area pertanaman semangka perlu cahaya matahari semenjak keluar sampai terbenam.

Sebab, kekurangan cahaya matahari bisa mengakibatkan berlangsungnya kemerosotan waktu panen. Tanaman semangka akan tumbuh berubah dan berbuah dengan maksimal pada temperatur ± 25 derajat C (siang hari). Hingga, temperatur udara yang bagus untuk perkembangan tanaman semangka ialah temperatur harian rerata yang sekitar 20–30 mm.

Kelembapan udara condong rendah jika cahaya matahari menyinari area penanaman, bermakna udara kering yang miskin uap air. Situasi demikian pas untuk perkembangan tanaman semangka, karena di wilayah aslinya tanaman semangka hidup di lingkungan padang pasir yang bersuhu kering. Kebalikannya, kelembapan yang begitu tinggi akan menggerakkan tumbuhnya jamur penghancur tanaman.

2. Media Tanam

Situasi tanah yang pas untuk tanaman semangka ialah tanah yang cukup gembur, kaya bahan organik, bukan tanah asam serta tanah kebun/persawahan yang sudah dikeringkan.

Tingkat keasaman tanah (pH) yang dibutuhkan ialah di antara 6-6,7. Bila pH < 5,5 (tanah asam) karena itu harus diselenggarakan pengapuran dengan jumlah disamakan dengan tingkat keasaman tanah itu. Tanah yang pas untuk tanaman semangka ialah tanah porous (sarang) hingga gampang buang kelebihan air, tapi tanah yang begitu gampang buang air kurang bagus untuk ditanami semangka.

3. Ketinggian Tempat

Ketinggian lokasi yang bagus untuk area penanaman semangka ialah: 100-300 mdpl. Faktanya semangka bisa ditanam di wilayah dekat pantai yang memiliki ketinggian di bawah 100 m dpl serta di atas perbukitan dengan ketinggian lebih dari 300 mdpl.

Pedoman Budidaya Tanaman Semangka

Ada 4 dasar dalam langkah menanam buah semangka yang benar dan baik, yang perlu Anda lihat serta turuti dengan cermat. Ini mempunyai tujuan supaya hasil panen yang Anda peroleh ialah tipe yang bermutu serta melimpah. 4 dasar itu adalah:

- Pembibitan

- Pengolahan Media Tanam

- Teknik Penanaman

- Pemeliharaan Tanaman

1. Pembibitan

Dalam langkah menanan semangka, hal paling penting yang perlu jadi perhatian ialah pembibitannya. Dalam pembibitan, ada 5 cara yang penting dilaksanakan yaitu;

1. Persyaratan Benih

Penyeleksian tipe benih semangka yang disemaikan ialah: Hibrida impor, khususnya benih tipe Triploid (non biji) yang memiliki kulit biji yang paling keras serta tipe Haploid (berbiji).

2. Penyiapan Benih

Tipe benih Hibrida import, khususnya tipe bibit triploid sesudah diambil disediakan alat membantu untuk menyayat/renggangkan sedikit sebab tiada direnggangkan biji itu susah untuk berkecambah, alat membantu itu berupa gunting kuku yang memiliki bentuk segitiga panjang memiliki ukuran kecil serta disiapkan tempat kecil yang memiliki permukaan lebar. Tipe Haploid dengan gampang disemai sebab bijinya tidak keras hingga gampang membelah di saat berkecambah.

3. Teknik Penyemaian Benih

Tehnik penyemaian benih semangka dilaksanakan lewat tahapan-tahapan, yakni:

1. Perenggangan bibit biji semangka lebih dulu agar untuk memudahkan dalam proses pertumbuhannya;

2. Perendaman biji pada suatu unit obat yang diramu dari beberapa bahan: 1 liter air hangat temperatur 20-25 derajat C; 1 sendok teh hormon (Atornik, Menedael, Abitonik); 1 sendok peres fungisida (obat anti jamur) misalnya:  Difoldhan 4T, Dacosnil 75 WP, Benlate; 0,5 sendok teh peres bakterisida (Agrept 25 WP). Sesudah dicelup 10-30 menit, diangkat serta ditiriskan sampai air tidak mengalir lagi serta bibit siap dikritikbahkan.

4. Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian

Kantong-kantong persemaian ditempatkan berderet supaya terserang cahaya matahari penuh semenjak keluar sampai terbenam. Dikasih perlindungan plastik terbuka sama rumah kaca mini serta untuk salah satunya ujungnya terbuka dengan tepian yang terbuka. Pemupukan dilaksanakan melalui daun untuk meningkatkan perubahan bibit digabung dengan obat, dilaksanakan teratur tiap tiga hari sekali. Pada umur 14 hari, benih-benih dipindah ke lapangan yang sudah masak serta siap ditanami benih itu.

5. Pemindahan Bibit

Sesudah pengecambahan dilaksanakan penyemaian bibit memakai kantongkantong plastik memiliki ukuran : 12 cm x (0,2 - 0,3 )mm. Satu kantong ditanam satu benih (pojok kantong dipotong seperlunya untuk pengurangan tersisa air) serta diisi kombinasi tanah dengan pupuk organik formasi: 1 sisi tanah kebun, 1 sisi kompos/humus, 1 sisi pupuk kandang yang telah masak. Sesudah bibit berusia 12-14 hari serta sudah berdaun 2-3 lembar, dipindah ke area penanaman yang sudah diproses.

2. Pengolahan Media Tanam

Ada 6 cara yang perlu jadi perhatian dalam step pemrosesan media tanam di langkah menanam semagka ini, yakni:

1. Persiapan

Jika area sisa kebun, perlu dibikin bersih dari tanaman sebelumnya yang tumbuh. Jika sisa persawahan, dikeringkan dahulu beberapa waktu sampai tanah itu gampang dicangkul, selanjutnya ditelaah pH tanahnya.

2. Pembukaan Tempat

Tempat yang ditanami dilaksanakan pembalikan tanah untuk merusak tanah sampai jadi bongkahan-bongkahan yang rata. Tunggul sisa tangkai/jaringan perakaran tanaman sebelumnya dibuang keluar dari area, dan semua tipe batuan yang ada dibuang, hingga tidak memengaruhi perubahan tanaman semangka yang akan ditanam di area itu. 

3. Pembangunan Bedengan

Tanaman semangka memerlukan bedengan agar air yang terdapat di tanah gampang mengalir keluar lewat aliran drainase yang dibikin. Jumlah bedengan bergantung jumlah baris tanam yang diinginkan oleh sang penanam (bentuk bedengan baris tanaman ganda, bedengan membentang pada area penanaman). Lebar bedengan 7-8 mtr., bergantung tebal tipis serta tinggi bedengan (tinggi bedengan minimal 20 cm).

BACA JUGA:

Segudang Manfaat Plastik UV Untuk Pengeringan Hasil Panen

Dahsyatnya Keunggulan yang Dimiliki Plastik UV Untuk Greenhouse

Ingin Tahu Apa Saja Keunggulan Serta Fungsi dari Plastik UV Greenhouse?

4. Pengapuran

Dilaksanakan dengan pemberian tipe kapur pertanian yang me-ngandung faktor Calsium (Ca) serta Magnesium (Mg) yang berbentuk menetralisir keasaman tanah serta menetralisir toksin dari ion logam yang ada di dalam tanah. Dengan kapur Karbonat/kapur dolomit. Pemakaian kapur per 1000 m2 pada pH tanah 4-5 dibutuhkan 150-200 kg dolomit , untuk di antara pH 5-6 diperlukan 75-150 kg dolomit serta pH >6 diperlukan dolomit sekitar 50 kg.

5. Pemupukan

Pupuk yang digunakan ialah pupuk organik serta pupuk bikinan. Pupuk kandang yang dipakai ialah pupuk kandang yang dari hewan sapi/kerbau serta diambil pupuk kandang yang telah masak. Pupuk kandang bermanfaat untuk menolong mengembalikan situasi tanah yang kurang subur, dengan jumlah 2 kg/ bedengan. Triknya, ditaburkan di sekitar baris bedengan dengan cara rata.

Pupuk itu terdiri dari: (a) Pupuk Makro yang terbagi dalam faktor Nitrogen, Phospor, Kalsium (dibikin dari pupuk ZA, TSP serta KCl); (b) Pupuk Mikro yang terbagi dalam Kalsium (Ca) Magnesium (Mg) Mangaan (Mn), Besi (Fe), Belerang (S), Tembaga (Cu), Seng (Zn) Boron (Bo) serta Molibden (Mo). Pupuk itu, dipasarkan dengan beberapa brand seperti Mikroflex, Microsil dan lain-lain. Pemakaiannya, digabung 1% obat anti hama penggerek tangkai.

6. Lain-lain

Step penghalusan serta perataan bongkahan tanah pada bagian bedengan pada tempat penanaman semangka dilaksanakan dengan cangkul. Dibagian tengah, untuk dasar buah pada bedengan, diratakan serta di atas susunan ini dikasih jerami kering untuk perambatan semangka serta penempatan buah. Bedengan perlu disiangi, disiram serta dilapis jerami kering dengan tebal 2-3 cm serta plastik mulsa dengan lebar plastik 110-150 cm supaya menghalangi penguapan air serta tumbuh tanaman liar.

Penggunaan plastik bertambah memberikan keuntungan sebab bertambah bertahan lama, sampai 8-12 bulan pada area terbuka (2-3 kali periode penanaman). Plastik tersisa yang memiliki warna perak yang memantulkan cahaya matahari serta otomatis menolong tanaman banyak mendapatkan cahaya matahari untuk perkembangannya.

3. Teknik Penanaman

Tehnik penanaman semangka terbagi dalam 3 tingkatan yaitu penetapan skema tanaman, pengerjaan lubang tanaman serta langkah penanamannya. Berikut keterangan selengkapnya;

1. Penetapan Skema Tanaman

Tanaman semangka adalah tanaman satu musim dengan skema tanam monokultur.

2. Pengerjaan Lubang Tanaman

Penanaman bibit semangka pada tempat lapangan, sesudah persemaian berusia 14 hari serta sudah tumbuh daun ± 2-3 helai. Sekalian menanti bibit lumayan besar dilaksanakan pelubangan pada tempat dengan kedalaman 8-10 cm.

Persiapan pelubangan tempat tanaman dilaksanakan satu minggu sebelumnya bibit dipindahkan ke darat. Memiliki jarak 20-30 cm dari pinggir bedengan dengan jarak di antara lubang seputar 80-100 cm/bergantung tebal minimnya bedengan. Tempat tertutup dengan plastik mulsa, karena itu dibutuhkan alat membantu dari kaleng sisa cat ukuran 1 kg yang dikasih lubang-lubang disamakan dengan situasi tanah bedengan yang dikasih lubang.

3. Langkah Menanam Semangka

Sesudah dilaksanakan pelubangan, area penanaman disiram dengan cara massal agar tanah siap terima penanaman bibit sampai menggenangi area seputar ¾ tinggi bedengan, serta didiamkan sampai air teresap. Sebelumnya tangkai bibit ditanam dilaksanakan perendaman, supaya gampang pelepasan bibit memakai kantong plastik yang ada.

Cara imunisasi dilaksanakan dengan perendaman semasa 5-10 menit dibarengi kombinasi larutan obat obatan. Formasi obat terbagi dalam: 1 sendok teh hormon Atonik, Abitonik, dekamon, menedael, 1 sendok teh peres bakterisida tepung, 1 sendok teh peres fungisida serbuk/tepung (Berlate, dithane M-45, Daconiel).

Posisi penanaman ialah seperti berikut:

1. Kantong plastik diambil berhati-hati agar akar tidak rusak.

2. Tanam dengan tanah tempat kantong serta masukan ke lubang yang telah disediakan. 

3. Celah-celah lubang ditutup dengan tanah yang sudah disediakan.

4. Lubang tanaman yang masih ada ditutup dengan tanah serta disiram sedikit air supaya media bibit bersatu dengan tanah di sekitar bisa berpadu tiada sisa.

4. Pemeliharaan Tanaman

Cara paling akhir dari langkah menanam semangka yang betul ialah bagaimana mengatasi perawatan tanaman yang telah ditanam itu. Ada 8 cara perawatan tanaman semangka yang perlu dilaksanakan, yakni;

1. Penjarangan serta Penyulaman

Tanaman semangka yang berusia 3-5 hari penting diingat, jika tumbuh begitu lebat/tanaman mati dilaksanakan penyulaman/ditukar dengan bibit baru yang sudah disediakan dari bibit cadangan. Dilaksanakan penjarangan jika tanaman begitu lebat dengan memotong daun serta tangkai yang tidak dibutuhkan, sebab menghambat cahaya matahari yang menolong perubahan tanaman.

2. Penyiangan

Tanaman semangka cukup memiliki dua buah saja, dengan penataan cabang primer yang condong banyak. Dijaga 2-3 cabang tiada memangkas ranting sekunder. Perlu penyiangan pada ranting yang tidak bermanfaat, ujung cabang sekunder dipotong serta disisakan 2 lembar daun. Cabang sekunder yang tumbuh pada batas yang ada buah ditebang sebab mengganggu perkembangan buah. Penataan cabang penting serta cabang primer supaya semua daun pada setiap cabang tidak sama-sama tutupi, hingga pembagian cahaya rata, yang memengaruhi perkembangan baik pohon/buahnya.

3. Pembubunan

Tempat penanaman semangka dilaksanakan pembubunan tanah supaya akar menghisap makanan dengan cara optimal serta dilaksanakan sesudah beberapa waktu penanaman.

4. Perempalan

Dilaksanakan lewat penyortiran serta ambil tunas-tunas muda yang tidak bermanfaat sebab memengaruhi perkembangan pohon/buah semangka yang sedang berubah. Perempelan dilaksanakan untuk kurangi tanaman yang begitu lebat karena banyak tunas-tunas muda yang kurang berguna.

5. Pemupukan

Pemberian pupuk organik di saat sebelumnya tanam tidak semua terserap, karena itu dilaksanakan pemupukan susulan yang disamakan dengan babak perkembangan. Pada perkembangan vegetative dibutuhkan pupuk daun (Topsil D), pada babak pembangunan buah serta pemasakan dibutuhkan pemupukan Topsis B untuk melakukan perbaikan kualitas buah yang dibuat.

Pemberian pupuk daun digabung dengan insekstisida serta fungisida yang disemprotkan bertepatan dengan cara teratur. Mengenai penyemprotan dilaksanakan seperti berikut:

1. Pupuk daun diberi di saat 7, 14, 21, 28 serta 35 hari sesudah tanam;

2. Pupuk buah diberi di saat 45 serta 55 hari sesudah tanam;

3. ZA serta NPK (perbandingan 1:1) dilaksanakan 21 hari sesudah tanam sekitar 300 ml, 25 hari sesudah tanam sekitar 400 ml serta 55 hari sesudah tanam sekitar 400 ml.

6. Pengairan serta Penyiraman

Skema irigasi yang dipakai skema Farrow Irrigation: air disalurkan lewat aliran antara bedengan, frekwensi pemberian air pada musim kemarau 4-6 hari dengan volume pengairan tidak terlalu berlebih. Jika dengan pompa air sumur (diesel air) penyiraman dilaksanakan dengan pertolongan slang plastik yang lumayan besar hingga bertambah cepat. Tanaman semangka membutuhkan air dengan cara terus-terusan serta tidak kekurangan air.

7. Waktu Penyemprotan Pestisida

Kecuali pupuk daun, insktisida serta fungisida, ada obat lain yakni ZPZ (zat perangsang tumbuhan); bahan perata serta perekat pupuk makro (Pm) berupa cairan. Jumlah ZPT: 7,5 cc, Agristik: 7,5 cc serta Metalik (Pm): 10 cc untuk tiap 14-17 liter pelarut.

Penyemprotan kombinasi obat dilaksanakan sesudah tanaman berumur >20 hari di tempat. Seterusnya dilaksanakan setiap 5 hari sekali sampai usia 70 hari. Penyemprotan dilaksanakan dengan sprayer untuk area yang tidak luas serta memakai mesin bertenaga diesel jika luas tempat beberapa ribu hektar. Penyemprotan dilaksanakan sore dan pagi hari bergantung keperluan serta situasi cuaca.

8. Perawatan Lain

Seleksi calon buah adalah pekerjaan yang perlu untuk mendapatkan kualitas yang bagus (berat buah lumayan besar, terdapat di antara 1,0-1,5 m dari perakaran tanaman), calon buah yang dekat sama perakaran memiliki ukuran kecil sebab usia tanaman relatif muda (ukuran sebesar telur ayam berbentuk yang bagus serta tidak cacat). Tiap tanaman dibutuhkan calon buah 1-2 buah, bekasnya di potong. Tiap calon buah ± 2 kg seringkali dibalik buat hindari warna yang buruk karena ketidak-merataan terserang cahaya matahari, hingga warna kurang menarik serta turunkan harga jual buah tersebut.

Oke sekian yang bisa penulis sampaikan, jika ada pertanyaan silahkan beri komentar saja dibawah. Sekian dan terima kasih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips Menanam Semangka Non Biji Agar Hasil Panen Melimpah"

Posting Komentar