Minggu, 25 Desember 2016

Inilah Cara Tepat Budidaya Cabe Yang Dapat Meningkatkan Hasil Panen Anda

Pengolahan Tanah Pada Tanaman Cabai
Pengolahan tanah bertujuan untuk memperbaiki struktur dan porositas tanah sehingga peredaran air dan udara menjadi optimal. Pengolahan tanah dilakukan secara sempurna yaitu pembajakan dua kali dan penyisiran satu kali. Setelah pengolahan tanah (7-14) hari, dibuat bedengan dengan tujuan memudahkan pembuangan air hujan yang berlebihan, mempermudah pemeliharaan, mempermudah meresapnya air hujan atau air pengairan, serta menghindari tanah terinjak-injak sehingga menjadi padat.

Ukuran bedengan yang baik yaitu lebar 110-120 cm, dengan tinggi 20-30 cm, panjang disesuaikan dengan keadaan lahan, serta jarak antara bedengan 40-50 cm. Pada saat 70% bedengan kasar terbentuk dipupuk dengan pupuk kandang atau kotoran ayam yang telah matang sebanyak 1,0-1,5 kg/lubang tanam. Pada tanah yang pH-nya asam juga diberikan pengapuran sebanyak 100-125 gr/lubang pertanaman.
#Baca juga Cara Menanam Cabe Dengan Menggunakan Mulsa. 

Penyiapan Benih dan Persemaian Cabai
Ada 2 cara untuk membibitkan cabai yaitu disemai di bedengan atau disemai langsung di polybag (kantong plastik). Jika benih disemai di bedengan terlebih dahulu disiapkan bedeng persemaian, kemudian benih disebar dengan cara berbaris, jarak antara barisan 5 cm dan diberi naungan dari daun kelapa atau daun pisang.

Benih juga dapat disemai langsung dalam polybag kecil yang ukuran 5-8×10 cm. Sebelum  dikecambahkan, benih cabai sebaiknya direndam dulu dalam air hangat dengan suhu 55 – 60°C selama 15-30 menit untuk mempercepat proses perkecambahan benih. Bila benih cabai akan disemai langsung di polybag, sebelumnya polybag diisi dengan media campuran tanah halus 2 bagian + 1 bagian pupuk kandang matang halus + 80 gr pupuk NPK + 75 gram furadan. Bahan media dicampur secara merata lalu dimasukkan ke dalam polybag. Selanjutnya benih cabai ditanam dan diletakkan di bedengan secara teratur dan segera ditutup dengan karung goni
basah selama ± 3 hari agar benih cepat berkecambah.

Penanaman Cabai
Waktu penanaman yang paling baik adalah pagi atau sore hari. Umur cabai yang sudah dapat ditanam adalah umur 17.- 23 hari atau tanaman cabe mempunyai daun 2-4 helai. Sehari sebelum tanam bedengan yang telah ditutup mulsa plastik harus dibuatkan lubang tanam. Jarak tanam cabe yaitu 50-60 x 60-70 cm. Bibit cabe yang siap dipindahkan segera disiram secukupnya dan sebaiknya juga direndam dalam larutan fungisida sistemik atau bakterisida dengan dosis 0,5-1,0 g/l air selama 15-30 menit untuk mencegah penularan hama dan penyakit.
#Baca juga Keunggulan Mulsa Plastik Hitam Perak.

Pemupukan Cabai
Dosis pupuk yang digunakan adalah Urea 150 kg + ZA 50 kg + SP-36 150kg + KCI 200 kg. Pupuk dasar diberikan 2-3 hari sebelum tanam, yaitu semua dosis pupuk SP-36. Pupuk susulan pertama diberikan pada umur 10 hari setelah tanam dengan sepertiga dosis masing-masing pupuk Urea, ZA dan KCI. Pemupukan susulan kedua dan ketiga masing-masing pada 40 dan 70 hari setelah tanam dengan dosis sama dengan pemupukan pertama. Waktu pemupukan disesuaikan dengan ketersediaan air dimana keadaan air tanah dalam keadaan cukup. Pupuk diberikan dengan cara tugal sedalam 5-15 cm dan ditutup kembali dengan tanah. Pemberian pupuk dapat juga dengan cara dikocor, dianjurkan juga disemprot dengan pupuk daun Mamigro Super N atau NPK spesial atau dengan Gardena D dengan konsentrasi 2 – 5 gr/l air mulai umur 7 sampai 30 hst dengan interval pemberian 7 – 15 hari.

Panen dan Pasca Panen Cabai
Pada umumnya tanaman cabai mulai dipanen pada umur 75 -80 hari setelah tanam, panen berikutnya dilakukan selang waktu 2 -3 hari sekali. Sedangkan di dataran tinggi panen perdana dimulai pada umur 90 – 100 hari setelah tanam. Selanjutnya pemetikan buah dilakukan selang waktu 6 – 10 hari sekali.
#Dapatkan info pertanian & perkebunan terlengkap klik DISINI.


Panen cabai dipilih pada tingkat kemasakan 85-90% saat warna buah merah kehitaman. Untuk mendapatkan harga tinggi, hasil panen dikelompokkan berdasarkan standar kualitas permintaan pasar seperti untuk supermarket, pasar lokal maupun pasar eksport. Setelah buah cabe dikelompokkan berdasarkan kelasnya, maka pengemasan perlu dilakukan untuk melindungi buah cabai dari kerusakan selama dalam pengangkutan.

Gunakanlah plastik mulsa hitam perak,sebagai mekanisme pendukung untuk meningkatkan panen cabe anda. Untuk info harga plastik mulsa terupdate silahkan klik DISINI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar