HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Mau Tau Cara Budidaya Bunga Kol??





1. Persiapan Lahan Tanam
Pembuatan lahan tanam dilakukan dengan cara membuat bedengan dengan jarak antar bedengan sekitar 40 cm. Jika pH tanah kurang dari 5,5 setelah membuat bedengan dapat melakukan pengapuran dengan dosis sekitar 1 hingga 2 ton per hektarnya, dan selama bedengan dibuat lakukan pula pemupukan dengan dosis pupuk kandang berkisar antara 12,5 hingga 17,5 ton perhektar, serta pupuk dasar berupa za, urea, SP36, dan KCL dengan dosis masing-masing 250 kg yang disebar dan dicampur merata dengan tanah pada bedengan.


2. Persemaian benih atau bibit
Persemaian bibit dapat menggunakan polybag atau pun atau dalam bumbung yang terbuat dari daun pisang atau plastik. Untuk pembuatan media tanam campurkan pupuk kandang dengan tanah halus,  sebelum media digunakan di sterilkan dahulu dengan cara di kukus sekitar 30 sampai 60 menit pada suhu berkisar 55°C hingga 100°C atau dapat juga disiram dengan formalin lalu di tutup hingga 24 jam. Selama persemaian penyiraman harus dilakukan dua kali sehari, naungan pada persemaian dibuka setiap pagi dan sore, menyiangi gulma di sekitar tanaman juga perlu dilakukan, dan memberikan larutan urea dengan konsentrasi 0,5 gram perliter serta menyemprotkan pestisida ½ dosis.


3. Penanaman bibit
Bibit yang baik untuk ditanam adalah bibit yang memiliki setidaknya 3 atau 4 daun dan sekitar berumur satu bulan. Waktu yang baik untuk menanam adalah pada pagi dan sore hari.

Baca Juga :

Plastik Mulsa Pengusir Ampuh Hama Trip


 4. Pemeliharaan

Untuk langkah-langkah pemeliharaan terdiri atas berbagai aktivitas diantaranya adalah:

a. Penyulaman

Untuk tanaman bunga kol yang rusak atau yang mati harus diganti dengan tanaman baru proses ini disebut dengan penyulaman. Penyulaman dilakukan sampai tanaman berumur 2 MST.

b. Penyiangan

Penyiangan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak akar tanaman. Penyiangan dihentikan pada akhir fase vegetative.

c. Perempelan

Untuk tunas yang keluar dari cabang, harus dilakukan perempelan sedini mungkin agar ukuran dan kualitas massa bunga dapat terbentuk optimal. Setelah massa bunga terbentuk, agar massa bunga ternaungi dari cahaya matahari, maka daun-daun tua diikat. Penaungan bertujuan untuk mempertahankan warna bunga agar tetap putih.

d. Pemupukan

Pemberian pupuk susulan sebanyak 3 kali dilakukan selama masa pertumbuhan:

- Pertama, diberikan 7-10 HST yang terdiri dari SP-36 150 kg/ha, Urea 75 kg/ha, ZA 150 kg/ha, dan KCL 75 kg/ha

- Kedua, diberikan 20 HST yang terdiri dari Urea 75 kg/ha, ZA 150 kg/ha SP-36 75 kg/ha, dan KCL 150 kg/ha.

- Ketiga, diberikan 30-35 HST yang terdiri dari Urea 100 kg/ ha, ZA 150 kg/ha dan KCL 150 kg/ha. Jika perlu diberikan juga pupuk daun dengan kadar N dan K tinggi.

5. Penyiraman

Penyiraman bunga kol dilakukan pada pagi dan sore hari,  terutama pada saat tanaman berada pada fase pertumbuhan awal dan pembentukan bunga.

6. Pengendalian HPT

Untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman (HPT) kembang kol, dilakukan lewat rotasi tanaman dengan tanaman selain famili kubis-kubisan. Sedang untuk pengendalian biologis dengan cara mengaplikasikan organisme yang menjadi musuh bagi hama serta mengaplikasikan pestisida biologis atau kimiawi.

Cara lain untuk mengendalikan penyakit adalah dengan menggunakan bibit bebas patogen dan penyakit, serta merendam benih ke dalam air panas (50° C) atau di dalam fungisida / bakterisida selama 15 menit. Disamping itu juga lewat sanitasi kebun, menanam kultivar tahan penyakit, rotasi tanaman, pembersihan patogen pada media persemaian, tidak menggunakan tanaman yang rusak karena serangan hama, pemberian kapur pertanian pada lahan berpH asam dan membuang tanaman berpenyakit. Bila perlu, lakukan penyemprotan pestisida 2 minggu sekali untuk menghilangkan hama.


7. Panen

Bunga kol dapat dipanen pada umur 55-100 hari setelah masa tanam, tergantung dari kultivar yang ditanam. Panen dapat dilakukan pada pagi atau sore hari. Setelah panen, kegiatan yang akan dilakukan selanjutnya ialah penyortiran dan menyimpan kol di storage.


Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian.
Sekian dari saya, sampai jumpa diartikel berikutnya...



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mau Tau Cara Budidaya Bunga Kol??"

Posting Komentar