HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR MULSA PLASTIK

Mulsa, Plastik Mulsa, Jual Mulsa, Mulsa Plastik, Plastik Hitam Perak, Harga Mulsa Plastik, Jual Mulsa Plastik Hitam Perak, Plastik Mulsa Murah, Pabrik Plastik Mulsa, Distributor Plastik Mulsa, Mulsa Plastik Pertanian, Mulsa Plastik Murah, Mulsa Plastik Hitam Perak, MPHP, Mulsa Plastik Tambak, Mulsa Olastik Untuk Kolam Ikan, Mulsa Plastik Cap Kuda, Plastik Mulsa Cap Tembakau, Mulsa Cap Tanimur



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Hama Tanaman Aglaonema

Aglaonema, mungkin masih banyak yang asing dengan nama tanaman yang satu ini tapi setelah ditunjukkan gambar tanamannya pastilah tanaman ini sangat popular dan sering kita temui di setiap pekarangan rumah seseorang. Aglaonema  atau nama lainnya sri rezeki, yang biasa dikenal juga dengan sebutan chinese evergreen adalah tanaman hias yang populer dari jenis suku talas-talasan atau Araceae. Tanaman Genus Aglaonema memiliki banyak spesies.

Tanaman ini mempunyai akar serabut serta batang yang tidak berkambium. Daun berbentuk sirip dan mempunyai pembuluh pengangkut berupa xilem serta floem yang tersusun dengan acak. Saat ini sudah berbagai macam Aglaonema hibrida telah dikembang biakkan dengan penampilan tanaman yang sangat menarik dengan berbagai macam warna, bentuk, serta ukuran daun sehingga sangat berbeda dari spesies aslinya.

Baca Juga : 3 Jenis Penyakit Bunga Anggrek Paling Mematikan

Aglaonema merupakan tanaman hias daun dengan ciri ciri memiliki daun yang besar. Aglaonema dengan varietas hijau memiliki kelebihan bisa tumbuh dengan kondisi cahaya yang minim sekali. Varietas varigata membutuhkan cahaya yang sedikit lebih terang. Di daerah bagian Eropa tanaman yang bisa tumbuh dengan toleransi cahaya matahari yang tinggi sehingga bisa tumbuh dan hidup walaupun diletakkan di dalam ruangan merupakah sebuah kelebihan dan banyak disenangi oleh masyarakat sana. Aglaonema merupakan jenis tanaman hias yang sanagt mudah untuk ditanam dan dirawat baik oleh orang yang serba sibuk sekalipun.

Tanaman Aglaonema ini hanya membutuhkan pemberian pupuk secara teratur. Pada specimen muda tidak mempunyai batang, namun untuk specimen yang sudah tua mempunyai batang pendek bekas pangkal daun yang sudah gugur. Tanaman ini tidak jauh berbeda dengan tanaman pada umumnya juga bisa terserang hama dan penyakit. Biasanya hama dan penyakit datang pada saat tanaman tidak mendapatkan perawatan yang baik dan lingkungan yang bersih. Berikut beberapa hama yang biasa menyerang tanaman Aglaonema. 

Ulat penyerang daun tanaman yaitu spodoptera sp sedangkan ulat penyerang batang adalah Noctuidae. Untuk menanganinya bisa dengan cara meanis yaitu mengambil hama ulat secara langsung. Tapi jika jumlahnya sudah sangat banyak hama ulat ini bisa deberi semprotan insektisida sebanyak dua minggu sekali. Insektisida yang biasanya digunakan adalah Atabron 1 ml/l, Decis 25 EC 0,5-1 ml/l, atau Buldok 25 EC dosis 0.5-2 ml/l.

Kutu putih ini sering ditemukan mengganggu tanaman hias aglaonema yang tumbuh atau hidup di dataran rendah dibanding di dataran tinggi. Kutu putih menyerang batang tanaman serta  daun di bagian bawah, kutu tersebut menghisap cairan daun serta meninggalkan jelaga pada daun. Cara terbaik untuk mencegah hama kutu putih ini adalah membersihkan dengan kapas yang telah dicelupkan insektisida encer. Kemudian, daun diberi semprotan kembali menggunakan insektisida. Insektisida kontak dan sistemik yang biasa digunakan, misalnya Decis 1 cc/l, mitac 200 EC dosis 1-2 ml/l,  dan Cofidor 200 SL dosisi 1 ml/l.

Belalang mengganggu tanaman aglaonema tidak jauh berbeda dengan hama ulat, yaitu dengan menyerang daun. Cara mencegahnya bisa dilakukan dengan cara menangkap belalang yang belum bersayap atau diwaktu pagi disaat embun masih membasahi sayapnya. kita juga bisa menyemprotkan Confidor 200 SL dosis 1 ml/l. Campurkan Decis 2,5 EC dosis 0,75-1 ml/l dengan frekuensi penyemprotan 2 minggu sekali.

Kutu sisik menyerang daun, pelepah, batang dan bunga, tanaman Aglaonema. Bentuknya mirip dengan lintah sedikit lebih kecil, kutu sisik ini bisa membuat daun mengerut, kriting, kuning, layu kemudian mati. Hama ini bisa ditangani dengan dikerik menggunakan kuku atau allat lainnya. Kita juga bisa menyemprotkan insektisida Confidor 200-SL atau Agrimex 18 EC dosis 1 ml/l dengan frekuensi 1 minggu sekali.

Jangan Lewatkan : 13 Cara Terbukti Ampuh Usir Penyakit Patek Pada Tanaman Cabai

Kutu Perisai menyrang bagian daun tanaman,  kutu ini hidup berkoloni dengan kutu lainnya, kutu ini mempunyai bentuk fisik seperti perisai pada bagian belakangnya. Cara menanggulanginya bisa dengan menggunakan insektisida sistemik dengan bahan aktif acephate.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hama Tanaman Aglaonema "

Posting Komentar