Hati-hati! Alasan Kenapa Nanas Bisa 'Memakan' Lidahmu Saat Dikonsumsi
Pernahkah kamu sedang asyik menikmati potongan nanas madu yang manis dan segar, tapi tiba-tiba lidahmu terasa perih, gatal, atau bahkan seperti "tersengat"? Tenang, kamu tidak sendirian dan itu bukan berarti kamu alergi.
Baca Juga:
Di dunia kuliner, ada sebuah candaan populer yang ternyata secara ilmiah benar:"Saat kamu memakan nanas, nanas tersebut sebenarnya sedang memakanmu kembali."
Terdengar seperti film horor? Jangan khawatir dulu. Fenomena unik ini punya penjelasan ilmiah yang sangat menarik dan melibatkan sebuah "senjata" kimia alami yang dimiliki oleh buah tropis satu ini.
Mengenal Bromelain: Si Pencerna Protein
Alasan utama di balik rasa perih di lidahmu adalah sebuah enzim bernama Bromelain. Bromelain adalah jenis enzim protease, yaitu enzim yang tugas utamanya adalah memecah protein menjadi asam amino.
Nah, di sinilah letak masalahnya. Lidah, pipi bagian dalam, dan langit-langit mulut kita tersusun dari protein dan asam amino. Saat kamu mengunyah nanas, enzim bromelain ini aktif bekerja dan mulai mencoba "mencerna" lapisan mukosa pelindung di dalam mulutmu.
Rasa perih atau sensasi "digigit" yang kamu rasakan adalah tanda bahwa bromelain sedang memecah protein di permukaan lidahmu. Jadi, secara teknis, nanas memang sedang "memakan" jaringan protein di mulutmu saat kamu mengunyahnya!
Apakah Ini Berbahaya?
Meskipun kedengarannya mengerikan, kamu tidak perlu panik. Tubuh manusia sangat luar biasa dalam meregenerasi diri. Begitu kamu menelan nanas tersebut, asam lambung dalam perutmu akan segera menonaktifkan enzim bromelain.
Selain itu, sel-sel di lidah dan mulut kita adalah salah satu bagian tubuh yang paling cepat sembuh. Rasa perih itu biasanya akan hilang dalam waktu singkat karena mulutmu segera membangun kembali lapisan protein yang sempat terganggu. Tidak ada kasus orang kehilangan lidahnya hanya karena makan satu buah nanas, dawg!
Manfaat di Balik "Serangan" Nanas
Faktanya, kemampuan bromelain dalam memecah protein ini justru sangat berguna di dapur. Karena sifat "pemakan protein" inilah, jus nanas sering digunakan sebagai pengempuk daging alami. Jika kamu merendam daging sapi yang alot dengan parutan nanas, bromelain akan memutus serat-serat protein pada daging sehingga hasil masakanmu jadi jauh lebih lembut.
Selain itu, bagi kesehatan, bromelain juga dikenal memiliki sifat anti-inflamasi (anti-peradangan) yang baik untuk tubuh, selama tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Tips Makan Nanas Tanpa Rasa Perih
Kalau kamu suka nanas tapi nggak tahan dengan "gigitan" di lidah, ada beberapa trik yang bisa kamu coba:
Rendam di Air Garam: Merendam potongan nanas di air garam sebentar dapat membantu menonaktifkan sebagian enzim bromelain di permukaan luar buah.
Dimasak atau Dipanggang: Suhu panas akan merusak struktur enzim (denaturasi). Nanas yang dipanggang atau dijadikan selai tidak akan membuat lidahmu perih karena enzimnya sudah "mati".
Hindari Bagian Tengah (Bonggol): Konsentrasi bromelain paling tinggi biasanya ada pada bagian tengah atau hati nanas yang keras. Menghindari bagian ini bisa mengurangi efek perih.
Kesimpulan Nanas adalah buah yang unik karena ia adalah satu-satunya sumber alami bromelain di dunia. Rasa perih di lidah adalah bagian dari pengalaman unik mengonsumsi buah tropis ini. Jadi, jangan takut untuk tetap makan nanas, ya! Sekarang kamu sudah tahu rahasianya, kamu bisa pamer fakta keren ini ke teman-temanmu saat lagi rujakan bareng.

.png)
0 Response to "Hati-hati! Alasan Kenapa Nanas Bisa 'Memakan' Lidahmu Saat Dikonsumsi"
Posting Komentar