Jumat, 16 September 2016

Ramuan Alami Dari Daun Tembakau Lebih Ampuh Membasmi Hama


Ada banyak bahan alami yang dapat mengusir hama lebih efektif dibandingkan dengan bahan kimia,tidak hanya hama yang akan kabur tapi tanah juga akan menjadi subur dan tanamanpun terbebas dari bahan kimia yang dapat membahayakan lingkungan ataupun tubuh manusia jika dikonsumsi.

Dalam pembuatan peptisida alami ini memang perlu ketelatenan selain itu kita juga harus hafal dengan berbagai macam ramuanya, setiap jenis tanaman yang terjangkit hama/penyakit akan berbeda penanganya satu dengan yang lainya,hal ini ditujukan agar obat alami ini tepat sasaran.

Adapun bahan alami yang digunakan yaitu empon-empon (berbagai jenis tanaman yang memiliki khasiat untuk mengobati seperti kencur,kunyit,kunci,jahe,lengukas,temulawak,dll).Dan bahan yang paling banyak dikenal petani untuk mengusir hama adalah daun tembakau.Berikut adalah komposisi ramuan :

Ramuan untuk membasmi ulat dan belalang pada padi
- 50 lembar daun sirsak
- Segenggam daun tembakau

cara membuatnya : tumbuk kedua bahan tersebut hingga lumat kemudian direndam dengan air selama 24 jam,kemudian air rendaman tersebut dicampur dengan air 14 liter sebelum disemprotkan ke tanaman padi.

Ramuan untuk membasmi ulat grayak
- 1 ons laos
- 1kg daun tembakau
- 5 biji gambir

cara pembuatan :tumbuk semua bahan hingga halus tambahkan 10 gelas air ,kemudian fermentasikan dengan 250cc EM4, setelah difermentasikan ramuan tersebut bisa digunakan dengan perbandingan 1 gelas larutan dicampur 10 liter air.

Ramuan untuk membasmi hama wereng

- 1 ons delingo
- 1 ons bengle
- 1 genggam daun tembakau

cara pembuatan : Tumbuk halus semua bahan, tambahkan 3 liter air kemudian saring, kemudian untuk penggunaanya encerkan 3cc larutan dengan 1 liter air.


Kami juga menyediakan plastik mulsa hitam perak merk "TEMBAKAU". Mulsa ini kami buat dengan menambahkan campuran tembakau sehingga plastik mulsa memiliki aroma tembakau yang berguna untuk mengusir hama dan tikus.Plastik mulsa ini diharapkan menjadi solusi cerdas bagi para petani dalam mengatasi gagal panen yang disebabkan oleh hama.


Info harga hub : 085233925564 / 081232584950 / 087702821277
tlp/fax : 031-8830487
e-mail : limcorporation2009@gmail.com

Baca juga Asal Usul dan Manfaat Penggunaan Plastik Mulsa.

Minggu, 14 Agustus 2016

Gagal Budidaya Cabai, Bagaimana Solusinya?



Ancaman para petani cabai (atau cabe) yang paling sering terjadi adalah layu fusarium. Ancaman fusarium hampir menyeluruh terjadi pada para petani cabai. Paling umum menyerang lahan terbuka, dan tidak jarang masuk ke lahan greenhouse.
Serangan layu fusarium memang menakutkan. Potensinya adalah gagal panen, dan petani hanya dapat mengelus dada “sabar.. sabar.. sabar Ya Allah”. Begitulah sulitnya bertani cabai. Meskipun fungisida dilakukan berkali-kali, semakin bertambah banyak biaya perawatan dan bertambah banyak lagi, semua belum menjamin fungisida berhasil. Layu Fusarium akibat jamur terus saja menyebar hingga keseluruhan tanaman cabai layu dan mati.

Sebenarnya Apa itu Layu Fusarium?
Untuk memudahkan pemahaman kita semua tentang penyakit cabai yang mematikan ini, mari kita simak poin-poin tentang penyakit Layu Fusarium.

  • Disebabkan oleh jamur/cendawan patogen, gejalanya hampir mirip dengan layu Verticillium.
  • Menyerang tanaman cabai, tomat, mentimun, melon, paprika, terong, kentang, kacang-kacangan, cucurbits, asparagus, ubi jalar, tembakau, pisang, bunga hias, tumbuhan herba, dan banyak lagi
  • Pada tanaman cabai, jenis penyerangnya adalah Fusarium oxysporum atau disingkat F. oxysporum. Spesiesnya dibagi lagi berdasarkan tanaman inang yang bersangkutan, yang dikenal dengan forma specialis
  • Patogen fusarium umumnya berawal dari tanah, masuk dan menyerang tanaman cabai  dari akar, bergerak naik ke batang dan jaringan daun.
  • Patogen fusarium menutup pembuluh tanaman. Akibatnya nutrisi macet, tanaman cabai jadi kelaparan.
  • Efeknya tanaman menjadi dehidrasi, kelaparan, layu, tidak dapat mengalirkan air ke seluruh tubuh tanaman.
  • Tanaman layu, daun menguning, nekrosis, rontok, daun dan buah berguguran, batang jadi coklat, ranting lemas, sekarat dan mati.
  •  Pada manusia, kita bisa menyamakan dengan penyakit stroke. Jika pada manusia disebabkan oleh kolesterol jahat, maka pada tanaman cabai disebabkan oleh Patogen fusarium.
  • Tanda atau gejala ini biasanya dapat dilihat ketika tanaman cabai terlihat segar pada pagi atau sore hari, namun tiba-tiba layu pada siang terik. Nampak segar lagi pada sore saat disiram. Hal ini terjadi karena adanya gangguan pada pembuluh tanaman.
  • Cendawan fusarium sangat mudah menyebar melalui alat berkebun, tangan dan pakaian petani, serangga, air, bahkan udara.
  • Cendawan fusarium mampu bartahan bertahun-tahun pada tanah.
  • Para petani mensiasati dengan praktek rotasi tanaman. Ini hanya sebatas meminimalisir tingkat serangan.
Jika cabai telah terserang Cendawan fusarium di atas, maka secara umum petani akan kehilangan harapan, pupus dan putus asa. Kondisi demikian bukan semata persoalan yang dialami petani Indonesia, bahkan pertanian di Negara maju juga mengeluhkan persoalan yang sama.

Solusi Mengendalikan Cabai dari Cendawan fusarium
  • Menjaga kebersihan
  • Pengolahan lahan yang baik
  • Sanitasi yang baik
  • Penggunaan benih yang tahan terhadap fusarium
  • Penggunaan mulsa plastik
  • Memusnahkan tanaman yang terinfeksi
  • Aplikasi terichoderma
  • Bisa mencoba fungisida berbahan aktif benomil atau metalaksil.
  • Untuk meminimalisir tertular, hindari menanam cabai di sekitar pekarangan kebun ketela, tanaman buah melon, semangka, atau jenis tanaman lain yang terkena fusarium.
Hmm.. Memang tidak mudah ya merawat tanaman cabai.
Jangan pupus harapan. Mari melihat mereka yang mengalami situasi sebaliknya. Mari melihat kisah dari petani sukses budidaya cabai dan mendapatkan hasil panen yang melimpah. Tanaman, batang, daun, dan buah cabai tumbuh subur, segar dan berlimpah.

Bercermin dari Petani Cabai yang Telah Berhasil
Ini adalah fakta tentang kisah sukses Fauzan mulai menanam cabai di Desa Sukajaya, Sukabumi, Jawa Barat sejak tahun 2009. Fauzan telah mempelajari berbagai teknologi Budidaya cabai. Pria asal lampung lulusan Akutansi STIE Malang ini telah melahap ratusan artikel, baik dari hasil penelitian maupun googling.
Lalu apa solusi yang ditemukannya, hingga Fauzan mampu meningkatkan jumlah panen tanaman cabai hingga 5 kali lipat dari petani lainnya? Bahkan fauzan juga dapat menikmati masa panen lebih panjang.

Bertanam Cabai pada Greenhouse High Population
Inilah yang dilakukan pemilik nama lengkap Yussa Fauzan:  Bertanam Cabai pada Greenhouse High Population. Demi sukses bertani cabai, dengan melihat potensi cabai yang kian menggiurkan, ia nekat menggelontorkan modal 300 juta untuk membangun 10 unit Greenhouse.

Seperti kami kutip dari Jitunews, modal tersebut digunakan untuk membangun 10 unit green house di atas lahan seluas 1 hektar, membeli mulsa plastik, 100 pack benih cabai, enzim Solbi, pupuk kandang, NPK, alat pertanian dan biaya tenaga kerja.

Lahan seluas tersebut diberikan naungan green house sederhana dari kerangka bambu dan ditutup dengan plastik ultraviolet. Ia ingin suhu di dalam greenhouse benar-benar dapat terukur dan stabil. Seperti yang diungkapkan Fauzan, ia ingin keseluruhan greenhouse steril dari pengaruh luar, termasuk dari pengaruh curah hujan dan serangan berbagai penyakit.

Sebagaimana bertani cabai pada umumnya, Fauzan menanam cabai di atas gundukan tanah atau bisa kita sebut bedengan. Di atas bedengan ia menggunakan mulsa plastik hitam perak. Diberikan lubang yang sesuai sebagai jarak tanam cabai.

Yang berbeda dari para petani pada umumnya, Fauzan menama cabai lebih rapat, yakni jarak lubang 10-20 cm. Bandingkan dengan kebanyakan petani yang memberik jarak lubang 60 cm. Dalam 1 unit greenhouse seluas 1.000m2 dibuat hingga 35-37 bedengan, diisi 150 ribu tanaman cabai: 40 persen cabai merah dan 60 persen cabai keriting. Dari sinilah kuantitas panen cabai Fauzan jauh lebih banyak dibandingkan petani cabai pada umumnya.

Untuk menopang makanan yang dibutuhkan cabai, Fauzan menambahkan enzim tanaman. Fauzan menuturkan hal tersebut sangat efektif untuk mensuplai kebutuhan tabnaman cabai yang rapat. Bahkan jika panen cabai pada umumnya petani adalah 5 bulan, Fauzan memaksimalkan waktu panen lebih panjang hingga 11 bulan, dan satu bulan untuk persiapan penanaman pada periode berikutnya.
Kunci dari budidaya cabai yang dilakukan Fauzan, sebagaimana wawancara kami kutip dari Jitunews, adalah kondisi greenhouse yang jauh lebih aman dari berbagai serangan penyakit. Selain itu didukung dengan enzim dan nutrisi makanan yang harus sesuai dengan jumlah tanaman. Semakin rapat tanaman, maka kebutuhan nutrisinya juga semakin tinggi.

Tidak mengherankan, jika kemudian omset pertanian Fauzan menembus 100 juta dalam satu bulan. Belum lagi jika kondisi harga cabe rawit sedang melambung tinggi (saat penulisan artikel ini, yakni Agustus 2016, harga cabai sudah menembus Rp.50.000/kg)
Sebuah kondisi yang kontradiktif bukan, dimana banyak petani mengeluh dan gagal panen, hingga hanya mampu mengungkapkan kata sabar, dan berserah diri pada takdir.

Barangkali kita dapat memulai dari proses dengan skala yang lebih kecil. Rahasianya adalah:
  • Banyak belajar, banyak membaca dan memahami bagaimana metode yang tepat untuk budidaya cabai. Paksakan diri Anda untuk menjadi petani dengan sikap terbuka dan menerima masukan dari perkembangan teknologi pertanian.
  • Pahami metode, manfaat, kekurangan dan kelebihan penggunaan greenhose. Lakukan berbagai pengamatan dan belajar bagaimana greenhouse dijalankan, hingga berani mencoba untuk menerapkan rahasia sebagaimana yang dilakukan oleh Yussa Fauzan.
  • Penerapan Penggunaan mulsa plastik pada pertanian. Mulailah dengan seksama mempelajari secara detail metode penggunaan mulsa plastik.
Artikel ini barangkali belum memberikan kejelasan secara teknis bagaimana cara budidaya cabai rawit yang benar dan menjamin sukses. Tapi kami berharap cerita di atas kembali memberikan semangat kepada Anda, ada solusi untuk sukses bertani cabai.



Selasa, 26 Juli 2016

Asal Usul dan Manfaat Penggunaan Mulsa Plastik

Tidak dapat dipungkiri, penggunaan mulsa plastik kini menjadi bagian penting pertanian tanah air. Penggunaan mulsa ini terbukti meningkatkan hasil pertanian secara segnifikan. Lebih-lebih dengan hadirnya mulsa warna Hitam Perak. Terbaru, penggunaan mulsa juga menjadi metode menguntungkan petani tambak.

Kapan Mulsa Plastik Mulai Digunakan?
Penggunaan mulsa plastik sejatinya telah lama ada. Pertama kali dilakukan oleh Prof. Emery Myers pada tahun 1948  di Universitas Kentuckey. Prof. Emery Myers berusaha mengganti rumah kaca dengan mulsa karena persoalan biaya. Sebagai gantinya ia menciptakan rumah plastik, yang hingga sekarang plastik telah banyak digunakan di bidang budidaya pertanian.

Sebetulnya, mulsa sintetis telah digunakan sejak I 920 an dari bahan kertas. Baru kemudian akhir rahun 1950 an pemakaian mulsa plastik merebak setelah diperkenalkan oleh Prof. Emery. Sejak itu pemakaian mulsa plastik sebagai metode pertanian mulai menyebar ke seluruh dunia dan merupakan suatu metode yarg penting untuk memperbaiki produksi hasilhasil pertanian. Metode mulsa ini menjadi cara bercocok tanam utama di negara Jepang, baik untuk pertanian di lahan terbuka maupun di rumah plastik.

Namun mulsa plastik yang ada belumlah secanggih mulsa plastik yang ada pada saat ini. Penelitian lanjutan kemudian menghadirkan mulsa plastik yang popular saat ini dengan MPH, yakni mulsa perak hitam. Terbukti penggunaan mulsa MPH ini menjadi faktor peningkatan hasil pertanian yang menggiurkan.

Manfaat Mulsa Plastik

Untuk Tanaman
Mulsa hitam perak, dimana warna perak bagian atas sangat membantu tanaman terhindar dari berbagai serangga. Mulsa juga menghambat benih gulma tumbuh. Tanaman menjadi bebas tumbuh tanpa kompetisi dengan gulma dalam penyerapan hara mineral tanah. Dengan demikian produktifitas tanaman menjadi tinggi sebagai potensi peningkatan hasil panen.

Kestabilan Agregat Tanah
Dengan adanya bahan mulsa di atas permukaan tanah, energi terpaan hujan yang jatuh hanya akan menimpa mulsa. Dengan demikian tanah tetap stabil dan terhindar dari proses penghancuran. Semua jenis mulsa dapat digunakan untuk tujuan mengendalikan erosi.

Kimia Tanah
Mulsa plastik hitam terbukti menurunkan potensi kehilangan Nitrat, Sulfat,Ca, Mg dan K (hasil penelotian Aswonh and Harison, sejak tahun 1983). Penggunaan mulsa juga dapat mencegah penindihan unsur hara. Jumlah unsur hara (N, P, K, Ca dan Mg) yang diabsorpsi oleh tanaman di dalam tanah juga lebih tinggi 1,4 sampai 1,5 kali dibandingkan tanpa mulsa.

Manfaat terhadap Ketersediaan Air Tanah
Teknologi penting penggunaan mulsa adalah dapat mencegah evaporasi. Air yang menguap dari permukaan tanah akan ditahan oleh mulsa dan jatuh kembali ke tanah. Lahan menjadi tidak kekurangan air karena penguapan air hanya terjadi melalui proses transpirasi. Melalui proses transpirasi inilah tanaman dapat menarik air dari dalam tanah yang di dalamnya telah terlarut berbagai hara yang dibutuhkan tanaman.

Peningkstan Hasil
Keseluruhan penelitian yang ada menunjukkan bahwa penggunaan mulsa efektif meningkatkan hasil panen. Beberapa penelitian diantaranya pada tanaman sayura mayur, cabai, tomat, buah-buahan, dan berbagai produk pertanian lainnya.

Jual Mulsa di Jakarta dan di Surabaya

Oleh karena itu jangan ragu untuk penggunaan mulsa plastik. Dengan manfaat di atas, tentu biaya perawatan pertanian Anda jauh lebih hemat. Kami adalah distributor Jual Mulsa Plastik di Surabaya dengan harga murah dan berkualitas. Kami juga melayani Jual Mulsa Plastik di Jakarta dengan sistem penjualan online. Kami siap melayani Anda untuk kesuksesan usaha pertanian Anda. Salam sukses!

Kamis, 21 Juli 2016

Jual Mulsa Plastik Hitam Perak Harga Paling Murah Cap Montana dan Tembakau

Kami pabrik mulsa plastik hitam perak atau MPHP di Surabaya. Bagi Anda yang berdomisili di luar Surabaya, misal di Jakarta, Semarang, Samarinda, Makassar, Manado atau Mataram jika membutuhkan plastik mulsa harga murah kami bisa melayani.

Plastik Mulsa Hitam Perak Cap MONTANA
Bagi Anda yang menghendaki mulsa dengan harga murah, kami menyediakan mulsa plastik dengan harga terjangkau merk Montana, ukuran 60/120cm x 457mtr x 0, 35, netto 17kg.

Mulsa plastik hitam perak (MPHP) ini banyak dipakai untuk pelapis tanah bedengan pada budidaya tanaman cabai, melon, semangka, vanilli, dan lain-lain. Mengenai faedah atau manfaat mulsa plastik ini yaitu melindungi struktur tanah supaya tak cepat kering, menghindar tumbuhnya tanaman liar (gulma) yang bisa mengganggu tanaman induk. Juga membuat perlindungan tanaman dari serangan hewan penggangu atau hama penggangu. Dengan memakai mulsa plastik diinginkan hasil panen bakal bertambah serta kwalitas hasil panen semakin lebih baik.

Mulsa Plastik Hitam Perak Cap TEMBAKAU
Kami produsen/pabrik mulsa hitam perak merk TEMBAKAU, harga ekonomis, murah serta terjangkau. Sesuai sama namanya mulsa ini keluarkan bau khas tembakau, yang begitu baik untuk mengusir hama trip. Ukuran mulsa plastik hitam perak merk Temabakau diantaranya :

Roll Besar 18kg
• Ukuran 60/120cm x 500 mtr. x 0, 35, netto 18kg
• Ukuran 50/100cm x 500 mtr. x 0, 35, netto 17kg
Minimum order 5 roll.

Roll Kecil 8-9kg
• 60/120cm x 250 mtr. x 0, 35, netto 9kg
• 50/100cm x 250 mtr. x 0, 35, netto 8, 5kg
Minimum order 10 roll.

Jangan ragu, penuhi keperluan mulsa plastik Anda pada kami, akan kami berikan harga spesial bila pengambilan dalam jumlah besar. Informasi harga mulsa plastik segera saja hubungi admin kami di 08123. 258. 4950 atau 0877. 0282. 1277.
* Baca juga Manfaat Mulsa Plastik Hitam Perak.

Selasa, 19 Juli 2016

Kami Menjual Plastik Mulsa Hitam Perak Merk KUDA


Produsen plastik mulsa hitam perak, mulsa pertanian di Sidoarjo Jawa Timur. Kami siap melayani pengiriman ke semuanya wilayah Indonesia.
Sedia READY STOCK mulsa plastik hitam perak cap KUDA (bahan 100% Asli dapat 2-3 kali penggunaan), mengandung senyawa yang bakal mengusir thrips & hewan klelet.Sedia 2 macam ukuran mulsa plastik cap Kuda :

Kemasan BESAR (minimal order 5 roll)
a. Ukuran 60/120 x 500 meter, ketebalan 0,35, netto 18 kg
b. Ukuran 50/100 x 500 meter, ketebalan 0,35, netto 16 kg
 
Kemasan KECIL (minimal order 10 roll)
a. Ukuran 60/120 x 250 meter, ketebalan 0,35, netto 9 kg
b. Ukuran 50/100 x 250 meter, ketebalan 0,35, netto 8 kg
 
Manfaat mulsa plastik hitam perak (MPHP) bakal mencegah tercucinya pupuk oleh air hujan, dan penguapan unsur hara oleh sinar matahari. Harga dijamin murah sebab kami cepat produksi pabrik.
Manfaat Plastik Mulsa Bagi Tanaman
Mulsa plastik (plastik mulsa) adalah lembaran plastik penutup lahan (tanah bedengan) atas budidaya tanaman. Manfaat/fungsi plastik mulsa & penggunaan mulsa plastik untuk :
- melindungi permukaan tanah dari erosi
- menjaga kelembaban & susunan tanah
- menghambat pertumbuhan gulma.

Plastik mulsa tergolong tipe mulsa anorganik dikarenakan terbuat dari bahan polietilena berdensitas rendah yang dihasilkan melalui poses polimerisasi etilen dibawah tekanan tinggi. Mulsa plastik banyak dipakai pada budidaya tanaman dengan sistem intensifikasi produksi, diantaranya tanaman hortikultura tipe sayur-sayuran (cabai, sawi) & buah (melon, semangka, dan lain-lain).
Warna mulsa bakalan memastikan energi radiasi matahari yang ditampung & berdampak atas suhu lapisan olah tanah, selain itu cahaya yang dipantulkan bidang atas mulsa berpengaruh terhadap situasi lingkungan kira kira tanaman.

Dari sekian tipe plastik mulsa yang paling tak sedikit dipakai yakni kategori mulsa plastik hitam perak (MPHP). Warna hitam buat menjaga kelembaban tanah, menghalangi pertumbuhan gulma & rumput liar, sedangkan warna perak untuk memantulkan sinar matahari buat memangkas penguapan cairan tanah.
Baca juga Gunakan Mulsa Plastik Hitam Perak Membantu Petani Sukses.

Selasa, 14 Juni 2016

Gunakan Mulsa Plastik Hitam Perak Membantu Petani Sukses

Di beberapa desa di daerah Sumenep, di desa Pakondang misalnya, para petani secara berkelanjutan tetap menanam cabe rawit. Tidak peduli musim kemarau atau musim hujan, mereka dapat membudidayakannya dengan baik sepanjang tahun. Hampir setiap hari, hasil panen tanaman cabe diangkut oleh pengepul menuju kota-kota di Jawa. Kadang ke Surabaya, Semarang hingga Jakarta.
Harga cabe rawit memang tidak stabil. Kadang 19.000 rupiah per kg, tetapi juga terkadang melonjak naik hingga 40.000 per kg bahkan lebih. Akan tetapi konsistensi dan kesungguhan mereka dalam memanfaatkan perkembangan teknologi pertanian membuat tanaman mereka dapat diukur dengan baik. Para petani dapat memberikan kalkulasi yang baik pada saat harga turun atau beranjak naik. Apa rahasianya?

Gunakan Mulsa Plastik Hitam Perak
Ya, ini adalah bagian dari cara bercocok tanam yang terus memberikan nilai tambah pada kemudahan proses budidaya. Pada dasarnya tanaman sayuran – khususnya cabe rawit, tidak membutuhkan banyak air. Dengan melakukan sedikit penyiraman dan penggunaan pupuk cair, terbukti penggunaan mulsa plastik menjadi bagian dari solusi dalam merawat dan menjaga kualitas tanah. Mulsa plastik hitam perak membantu tanah memiliki kelembaban yang lebih lama dan menjaga tanah dari dampak langsung sengatan panas ultraviolet.
Penggunaan mulsa plastik perak hitam juga dapat menghalangi tumbuhnya gulma di sektiar tanaman budidaya. Gulma yang mudah tumbuh dan “membantu” menghabiskan hara tanah dapat diminimalisir karena tidak dapat tumbuh terhalang oleh plastik mulsa.
Mengapa dengan mulsa plastik hitam perak dapat terus Produktif di Musim Kemarau?

Tidak bermaksud mengesampingkan jenis mulsa lain. Akan tetap penggunaan mulsa plastic hitam perak memang lebih membantu mengatur suhu tanah di bawah mulsa. Warna hitam mulsa berperan aktif menjaga kelembaban tanah karena kemampuannya menyerap panas cahaya. Sementara warna perak membantu menekan dan mengendalikan populasi serangga bersayap yang menyerang tanaman, khususnya pada tanaman cabe.
Metode inilah yang membantu budidaya tanaman (khususnya sayuran) dapat terus produktif sepanjang tahun. Pada musim penghujan, mulsa membantu menjaga tanah dari erosi dan terangkutnya hara tanah oleh erosi permukaan tanah akibat timpaan hujan atau aliran air tumpahan hujan. Struktur tanah lebih terjaga dan tertata. Sementara di musim kemarau, mulsa plastik membantu menjaga kadar air (kelembaban) tanah lebih tahan lama.

Ada Banyak Ukuran Mulsa Plastik

Untuk mendukung para petani dalam menjaga produktifitas segala metode bertani tersebut, kini plastik mulsa tersedia dari berbagai ukuran. Ukuran tersebut dapat disesuaikan dengan alur kita menanam sayura, bisa tomat, cabe rawit,cabe merah, atau jenis tanaman lainnya. Berikut rincinan mudah penggunaan mulsa plastik, yakni Lebar ( keadaan terlipat/terbuka ) : 40cm/80cm, 50cm/100cm, 60cm/120cm, 70cm/140cm, 80cm/160cm. Bahka saat ini juga tersedia berbagai ukuran mulsa plastik sesuai dengan pesanan.

Raih Sukses Bertani, Wujudkan Kebanggan Negara Agraris

Narasi petani cabe sukses dengan mulsa plastik sudah selayaknya Anda ikuti. Metode penggunaan mulsa plastik yang sudah teruji dengan baik tersbut layak kita ikuti untuk raihan hasil panen yang optimal. Caranya adalah dengan menata bedengan, manfaatkan mulsa plastik sebagai penutup lalu ditanami sesuai dengan  keinginan pada lubang-lubang mulsa.

Efektifitas tersebut, sudah selayaknya teknologi pertanian dengan hadirnya plastic hitam perak dapat kita manfaatkan. Dengan segala kelebihan ringkas di atas, terbukti para petani di berbagai wilayah dapat melakukan budidaya sayuran (termasuk cabe rawit) sepanjang tahun.
Baca Juga Konversi Tanah Dengan Mulsa Plastik.

Selasa, 07 Juni 2016

Konservasi Tanah Dengan Mulsa Plastik

Seiring dengan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bahan makanan berkualitas, usaha di bidang pertanian pun makin menjanjikan. Ketenaran jenis usaha ini sayangnya tidak dibarengi dengan tercukupinya lahan pertanian yang memadai. Lahan-lahan kosong banyak yang sudah terlanjur berubah fungsi menjadi area perumahan maupun pertokoan. Karenanya perawatan lahan yang masih tersisa menjadi mutlak diperlukan agar produksi pertanian tetap optimal.

Salah satu tantangan dalam usaha pertanian adalah menjaga agar kondisi tanah selalu siap untuk ditanami. Kondisi cuaca dan iklim yang tak dapat dikendalikan kerap menjadi alasan memburuknya kualitas produk pertanian. Selain itu, unsur-unsur hara yang terkandung dalam tanah bisa jadi berubah dari waktu ke waktu hingga mengubah kualitas hasil pertanian.

Di sisi lain, konsumen tidak pernah mengenal musim. Musim kemarau maupun hujan jumlah konsumen bisa dibilang tetap bahkan besar kemungkinan bertambah. Permintaan akan produk pertanian pun tidak berkurang. Karenanya, kualitas produk pertanian harus tetap dipertahankan meski ditanam dalam situasi apa pun.

Penggunaan mulsa plastik dapat menjadi solusi untuk menjaga kualitas tanah pertanian. Mulsa plastik hitam perak, misalnya, dapat menghalangi sinar ultraviolet berlebih sehingga kelembaban tanah dapat dijaga. Tanah yang lembab dan hangat merupakan tempat hidup tanaman yang tepat.
Penggunaan mulsa plastik perak hitam juga dapat menghalangi tumbuhnya gulma di sektiar tanaman budidaya. Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman dapat ikut mengambil unsur hara tanah sehingga tanaman yang dibudidayakan tidak mendapatkan unsur hara yang optimal.

Tentu saja ini akan berakibat pada kualtas produknya saat panen nanti. Gulma tidak hanya mengambil unsur hara yang penting, namun dapat juga membunuh tanaman budidaya yang susah payah kita rawat. Dengan demikian, penggunaan mulsa plastik akan mengurangi pekerjaan petani yang berkaitan dengan gulma. Penggunaan herbisida juga dapat dihilangkan sehingga standar kualitas pangan organik lebih mudah dicapai.

Sebagaimana jamak diketahui, pangan organik memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi ketimbang produk pertanian nonorganik.
Selain menjaga kelembaban tanah dan menghalangi tumbuhnya gulma, mulsa plastik juga dapat mencegah erosi dari tanah bedeng. Mulsa plastik menutupi tanah bedeng hingga ke semua sisi hingga ketika musim hujan tiba, tanah bedeng bisa tetap gembur tanpa terkikis oleh erosi akibat air hujan.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, pemakaian mulsa plastik haruslah diperhatikan. Waktu pemasangan paling optimal adalah pada pukul 14.00-15.00. Ini adalah masa ketika matahari sedang terik-teriknya. Panas matahari secara alami akan memuaikan plastik hingga dapat ditarik seluas-luasnya untuk menutupi tanah bedengan.

Sebelum memasang mulsa pada tanah bedengan, pastikan tanah sudah diberi pupuk sesuai kebutuhan. Setelah tanah siap tanam, barulah plastik mulsa dipasang. Plastik mulsa dipotong seukuran tanah bedengan dikurangi 1-0,5 meter. Pengurangan ini untuk mengantisipasi pemuaian plastik karena panas dan tarikan. Tarik kedua ujung plastik mulsa dan pasak dengan pasak bambu. Kemudian tarik bagian sisi-sisinya hingga menutupi seluruh tanah bedengan lalu pasak lagi tiap 50 cm. Setelah selesai dipasang, barulah ditandai bagian yang akan dilubangi dengan spidol. Atur jarak lubang sesuai dengan jarak antar tanaman yang disarankan.

Pemasangan plastik mulsa yang baik dan benar menentukan keberhasilan konservasi tanah lahan pertanian. Tentunya ini juga akan mempertahankan kualitas produk hasil pertanian. Titik akhir targetnya adalah peningkatan nilai jual hasil pertanian. Bagi para petani sendiri, diharapkan akan terjadi peningkatan kesejahteraan.
Baca Juga Tips Memilih dan Memasang Mulsa Plastik Untuk Tambak.